16 Februari 2017

Lembaran Transferan Lima Puluh Reboooo !!!

Yes....melanjutkan kesepakatan antara aku dan Emma dalam merajut our biggest wish is to...adalah seperti foto di samping ini:). Yes...ini satu langkah "iman" kami bahwa mimpi itu akan terwujud. Yes...kami sepakat untuk menabung setiap bulannya Rp 50.000,-. Jika Tuhan memberi usia panjang pada kami, maka kami sudah mengambil bagian dalam mewujudkannya. Dengarkan doa kami ya, Tuhan. Amin....!!!


Catettt ya....Sepertinya itu jumlah yang kecil di zaman ini:) tetapi bagi kami berdua adalah kami bersepakat untuk mewujudkan mimpi itu dari sekarang. Ya...sekarang, tidak nanti, tidak besok, tidak bulan depan, tidak tahun depan. Yah...SEKARANG! Lha...koq hanya selembar transfer 50 rebo? Waw...itu bukan hanya sekedar selembar kertas transferan 50 rebo, tetapi bukti nyata kami mengambil langkah mewujudkan impian kami. Kami akan menabung sampai uang itu  "menggunung" dan saatnya tiba nanti (setelah kau besar ya, Ben sayang....) tante dan emak akan jalan-jalan mewujudkan mimpi kami. Yipppeee.....

Kemana kira-kira kami akan pergi? Kami belum menentukan dimana tepatnya lokasinya. Yang pasti kami ingin berada di suatu tempat yang membaur dengan alam. Memandang bintang malam, main air di danau atau laut. Mandi hujan di halaman rumput yang luas. Tidak lupa...tidur nyenyak di hotel nyaman. Tapi teringatnya, Em...ndak nyaman pun hotelnya, selama masih bidang datar, nyenyaknya aku...:) tapi kalau dirimu....diragukanlah bisa tidur nyenyak. Jadi memang kita harus searching hotel nyaman lah nantinya. Ha..ha...dengan semua kondisi itu, kita bisa ngobrol lama...dan panjang....dan melupakan sejenak segala pergumulan yang ada. Tapi semoga saat itu tiba, kita ndak berada dalam pergumulan berat lagi ya...Tapi kalaupun iya...Tuhan pasti jaga kita dalam segala pergumulan kita.

Yes....mari bersama kita merajut mimpi kita ya...

13 Februari 2017

Ponakanku yang hebat

Hallo Binsar !!!
Dirimu hadir di tengah keluarga yang luar biasa. Mamakmu dalam segala kelebihan dan kekurangannya menghadirkanmu  sebagai anak yang penuh tawa di antara kesulitan yang mereka alami. Kamu juga memiliki seorang bapak yang luar biasa. Dalam segala kelebihan dan kekurangannya, dia sangat menyayangimu. Itu terlihat bagaimana dia memperlakukanmu dengan sangat lembut dan halus. Istrinyapun dimarahi ketika nada suara istrinya keras kepadamu. Ach...engkau sungguh bersyukur memiliki bapak yang luar biasa. Percayalah...dalam segala keadaannya, dia adalah bapak yang luar biasa, Binsar. Saat kau besar, kau akan semakin melihat betapa luar biasanya bapakmu. Bou sebagai adiknyapun sangat bersyukur memiliki abang yang luar biasa.
Tawamupun memberikan sukacita di kedua ompungmu yang semakin menua. Kehadiranmu menjadi warna yang mencerahkan hidup mereka. Sepertinya tawa ompung borumu menurun padamu. Tidak ada yang dapat membuatmu bersedih berlarut-larut, sama seperti ompung borumu:) Belum lagi boumu yang kelihatannya tak perduli, tetapi sangat perduli padamu dan pada siapapun yang dia kasihi. Matamu berbinar ketika melihat boumu berjalan di depanmu. Wajahmu langsung terangkat dan tersenyum dan tubuhmu menggeliat untuk dipeluk dan digendong oleh boumu:) Walau baru beberapa hari bou di sana, tetapi bou dapat merasakan "kehidupan" yang kau hadirkan di tengah hidup mereka. Bou bersyukur sekali akan kehadiranmu di tengah mereka. Jadilah anak dan pahompu yang selalu membawa tawa menyukakan hati semua orang.
Di tengah rasa sakit yang bou derita, tak sabar rasanya ingin menggendongmu, tetapi apa daya...bou belum bisa menggendongmu, hanya bisa memegangmu dan melihat tawamu yang terus melekat di wajahmu. Semoga Juni ini bou jadi datang ya...bou tak sabar untuk memeluk dan menggendongmu. Trimakasih untuk kehadiranmu yang memberi warna begitu indah dalam hidup keluarga besar kita....Bertumbuhlah terus dengan tawamu dan keceriaanmu. Sampai ketemu Juni 2017....tak sabar menanti rasanya:)

Malam Penuh Berkat :)

Wah...Engkau tau aja isi hatiku, Lord. Sejak menerapkan tahun penghematan, maka di bulan February ini baru satu kali makan di luar. Waw...amazing...:) Di bulan Januari, 50% berkurang dari waktu-waktu sebelumnya, tetapi di bulan February....emang masih pertengahan sehhh, tetapi bagiku itu amazing, sudah beberapa kali mengatakan tidak makan di luar karena di rumah makanan berlimpah. Hm...kemudian, sore ini kami sengaja keluar untuk rencana makan malam (boleh dunk..kan memang ada anggaranya:), tetapi Tuhan punya cara yang ajaib untuk memberikan berkatnya. Ha..ha..mau tau jalan cerita malam yang penuh berkat itu?

Jadi, ceritanya setelah seharian kerja di rumah, tubuh dan pikiran lelah nih. Lalu abang mengajak, "Yuk..malam ini kita makan di luar ya. Kan besok ndak bisa rayakan valentine (beuhhh) karena besok malam ada kegiatan KOMPAS di GKI. Jadi malam ini aja kita makan di luar ya".  Asyekkkk. Lalu aku bilang, "Bang, sebelum makan malam, kita ke hotel Atrium dulu  ya. Mau lihat kamar dan ruang meetingnya dulu, memastikan tempatnya nyaman dan asyik untuk meeting Migunani Jumat Sabtu ini, daripada besok harus keluar rumah lagi". Ok....kami pun meluncur ke hotel tersebut. Tidak jauh, sekitar 20 menit dengan mobil.

Well...kami diajak melihat ruang kamar dan meeting room. Hm...not bad. Lumayan lah. Hotel baru...Kemudian kami diajak ke ruang makan. Beuh...kupikir ketika dibilang food test, maka memang sudah ada makanan sebelumnya, kita tinggal nyicip-nyicip. Weleh...ini malahan diberikan daftar menu makanan, seperti pesan makanan di restoranlah. Namanya pengalaman pertama food test, ya...nanya dulu dunk, ini akan dibayar apa tidak. Ha..ha...Lha, beberapa kali datang ke hotel untuk showing room, ndak pernah ada moment food test. Jadi ngajuin pertanyaan dunk dan jawaban oleh pelayannya bahwa mungkin discount 50%. Hm...baiklah...ra po po...karena memang rencana mau makan di luar, tapi kalo ndak ada rencana dan mendapat jawaban discount 50%, ya ngedumel juga sehhh....maka kami mencari dan menentukan pilihan. Kemudian salah satu lelaki di situ yang berinisial A mengajak kami keliling, ke ruang terbuka, mini bar, dan lokasi kolam renang. Saat berjalan, dia mengatakan, pesan saja apa yang ibu dan bapak mau. Boleh dibawa pulang juga lho. Gpp koq. Tapi aku jawab, makasih, mas. Dah cukup apa yang kami pesan tadi, kebanyakan ndak habis nanti. Bagiku perkataannya itu menyatakan nanti menu pesananku pasti "ra sah mbayar":) Ruangannya asyik...tenang dan nyaman dan kebetulan tidak ada pengunjung lain, jadi serasa itu ruangan milik kami berdua:)

Hm...pesanan kami cukup lama juga. Jadi aku dan abang ngobrol tentang hasil apa yang telah kami kerjakan hari ini. Trus....hasil obrolan kami aku catat, ada sesuatu yang penting untuk aku catat. Tuh...lihat gayanya, serius bingits...(padahal action aja tuh....:) Lalu kamipun menikmati makanannya dengan perlahan. Sangat menikmati. Bagaimana tidak...kami berada di ruang makan yang sangat nyaman dan hanya kami berdua lagi. Wah...tinggal pasang lilin aja sudah serasa valentine deh. Ha..ha...Aku benar-benar sangat menikmati moment itu. Moment sebelum makan, kami ngobrol tentang pekerjaan kami dan menikmati moment makannya. Nikmat sekali...Kebetulan rasa makananya memang istimewa, beda dengan yang lain. Hm....enak....enak...dan suasananya...mak nyes...seperti yang kuharapkan. Lha...dari sebelum berangkat ke Atrium, sudah berulang kali ngomong, "Bang, kita makan dimana?" Lah dilalah bertanya pada orang yang pilihannya cuma dua, mall atau pecel lele langganannya. Huh....kalo pecel lele mah, nggak makan di luar namanya itu, tapi makan di warteg..Kalau di mall...sudah biasa lageee....(dulu....saat belum bertobat dari hidup boros).

Nah...begitulah cerita malam penuh berkat itu. Pekerjaan selesai, perut kenyang, hati tenang dan sukacita.....Trus pamit deh tapi sebelumnya "pura2" nanya, "Berapa yang harus saya bayar?" Ha..ha..bisa juga aku acting. Lalu jawabnya, " Ndak bayar, bu...ini food test koq". Oh..happy day....oh..happy day...when blessing come..:)

Jadi, apa yang mau kusampaikan adalah...sepertinya hal kecil...makan enak tidak perlu bayar, gratis..tis...tetapi lebih dari sekedar makan enak dan gratis...Aku melihat itu sebagai berkat yang luar biasa dari Tuhan. Dulu, mungkin aku tidak melihat itu sebagai berkat. Yah...ok oc...makanan enak dan gratis. Tapi sekarang...semakin belajar mengelola uang yang DIA percaya dengan bijak, maka aku juga semakin belajar untuk bersyukur untuk setiap berkat-berkat "kecil" yang dulu kuabaikan, tetapi sekarang aku  melihat menjadi berkat-berkat "yang luar biasa". Tidak hanya dari makanan enak dan gratis, tetapi sampai ke suasananyapun aku melihat sungguh moment itu luar biasa....So...Thank you, Lord for your wonderfull blessing....


10 Februari 2017

Menabung, Asuransi, dan Income Passive! Percaya??

Selama ini aku dan abang selalu bersebrangan dalam "berinvestasi" dan jika kulihat sejarah ke belakang, maka kebanyakan karena aku tidak memahami apa yang dia maksud dengan "berinvestasi". Dari dulu dia bilang, "Yuk, kita investasi di reksadana....di saham....di logam mulia...di forex..." Hampir sebelas tahun kami menikah, dan penyesalan di awal adalah ketika tidak mendengarkan ajakannya berinvestasi di reksadana. Coba kalau dari awal kami menikah sudah investasi di reksadana, lambat...tapi pasti ada peningkatan jumlah uang yang ditabung di reksadana (14-20%).

Belum lagi logam mulia. Masih mending, ketika diajak diawal aku setuju "dengan berat hati" tetapi jumlahnya seupil sementara dulu dapat bonus dari kantor lama "ajuibileh". Tapi nasi telah menjadi bubur bukan? Tidak perlu disesali. Lha..pembelajaran untuk hidup dengan mengelola keuangan dengan bijak alias hemat saja baru dijalankan, itupun setelah "getak" dari kakak yang awalnya aku bilang "nyiyir" tetapi saking sayang dan pedulinya padaku, tak putus "nyiyir"nya sampai akhirnya adiknya sadar diri. Terlambat? Tidak ada kata terlambat dalam hidup. Sepanjang napas masih berhembus dari lobang hidung:) maka selalu ada jalan yang dibukakanNYA.

Nah...baru kali ini kami sepakat untuk "berinvestasi" dari keberhasilan mengelola keuangan dengan bijak. Ha...ha...Iyah...kami diberitahu oleh salah satu teman di KOMPAK tentang peluang yang baik dalam Menabung/Investasi, Asuransi Jiwa, dan Pendapatan. Istilah kerennya menjadi nasabah di CAR3I Network/ bit.ly/Ssii337 . Klik linknya jika ingin segera tahu:) 

Secepat kilat kami mengambil peluang baik itu? Ada apa gerangan? Yup...sebelum dia menawarkan peluang itu, kami sudah sepakat perlu menabung untuk membangun rumah kami sendiri. He..he..sekarang kami masih tinggal di "villa mewah", tapi masih numpang. Atas kebaikan dari adik ipar dan adik yang luar biasa, kami menikmati nyamannya di rumah dan indahnya alam pedesaan. Tapi menabung dimana??? Lha, nek nabung di bank dengan jumlah setoran bulanan ndak sampai sejut...apa kelihatan tuh bunganya? bukan malahan tabungannya tergerus dengan biaya administrasi yang tinggi? Bagaimana kalau deposito? Lah..kalau depo minimal 5 jut atau 10 jut? Lha..jadi jut..jut...genjut deh nanti:).

Ada satu teman KOMPAK juga menginformasikan...bukan menawarkan yah:) Itu beda maksudnya lho. Dia menginformasikan kalau di salah satu bank swasta ada program A, dengan menabung minimal 250 rebo setiap bulan dan ndak bisa diambil dalam jangka 5 tahun, kalau diambil kena penalti, tetapi asyiknya di awal kita bisa dapat berbagai hadiah promo dari  HP mahal, TV layar lebar, motor, sampai mobil.  Hm..sudah tergoda untuk bersegera melangkahkan kaki ke sana, tetapi ada aja yang membuat tertunda.

Dilalah....abang menginformasikan tentang penggabungan 3 hal, yaitu menabung/investasi, asuransi jiwa dan pendapatan. Hm..aku tidak tertarik bagian ketiga. Aku tertariknya menabung setiap bulan dan tidak ada biaya administrasinya, kapan aja bisa ditarik uangnya, tidak kena penalti, asal ditinggal minimal sejuta, dan ada asuransi jiwa nya. Stop....sampai disitu...aku berpikir sebentar. Tabungan apa? Lalu kami berdua sama-sama belajar tentang CAR3I Network. Waw...semakin mempelajari semakin tertarik untuk bergabung karena akhirnya bisa melihat manfaat ketiga itu, menambah pendapatan. Hm....searching dong di om google...benda apakah CAR31 Network itu? Oh..ini toh dia....Apaan tuh? Yuk...kita buka, baca dan pertimbangkan isi tulisannya di web yang satu ini: bit.ly/Ssii337 . Monggo dibuka, dibaca, dan pertimbangkan. Jika ada yang mau ditanyakan, mari...bersama-sama kita membahasnya.

Bagaimana? Menarik kan? Silahkan kontak saya di No WA:  0813-7614-5379. Lha...ini koq jadi promo seh? Yup...berlari bersama sang upline, Peter Dendi, yang sebelum launching web yang dia buat sendiri, dia sudah melakukan research selama sebulan tentang bit.ly/Ssii337 . Salah satu kelebihannya adalah dia sebelumnya adalah selain dosen, dia juga internet marketing. Piuh...kudu belajar banyak dari dia untuk semangat dan keyakinan dirinya.  Semangat...!!!Semangat!!!Apes-apesnya nih nggak ada yang percaya ma aku tentang bit.ly/Ssii337, maka...kami sudah menabung dan berinvestasi yang dikelola oleh CAR ini dan ada asuransi jiwanya. Tidak banyak, tetapi layak untuk dijalani. bit.ly/Ssii337  .

09 Februari 2017

Resep Bubur Manado

    Wah, lagi-lagi lihat di facebook teman. Jadi teringat bubur manado di GKI Gejayan. Kangen dan pengen. Ngences deh...!! Yuk, coba resep ini.
    Bahannya adalah:
  • 250 gram beras
  • 2 buah jagung manis dipipil
  • 100 gram singkong/ubi kayu potong dadu
  • 100 gram ubi kuning, potong dadu
  • 300 gram labu kuning, potong dadu
  • 1 1/2 liter air
     
  • Bahan sayur:
  • 1 lembar daun kunyit, rajang halus.
  • 1 ikat kecil kangkung, ambil daun dan pucuk mudanya, rajang kasar
  • 1 ikat kecil bayam, ambil daun dan pucuk mudanya, rajang kasar
  •  Bumbu:
  • 3 batang serai memarkan
  • 1 sendok makan garam
  • 1 sdt lada
  • 1 sdt gula
  • 4 lembar daun jeruk
  • 1 lbr daun pandan
  • 1 lbr daun kunyit
  • 2 genggang daun kemangi
  • 1 ruas jahe
  • 4 pcs bawang merah slice
  • 1 pcs bawang putih geprek
  •  Pelengkap :
  • Ikan asin jambal

    Cara Memasak:
    1. Masukkan air, beras, sereh daun salam, jahe dan lengkuas aduk, lalu tambahkan garam, lada serta gula aduk kembali hingga hampir mendidih.
    2. lalu setelah hampir mendidih masukan singkong ubi kuning labu kuning aduk masak kembali selama 1 jam.
    3. setelah hampir matang masukan bahan sayuran masak kembali hingga semua bahan matang, sajikan dengan hidangan pendamping

Resep Bakso Tahu Kuah


Hujan deras disertai angin kencang. Jadi pengen makan bakso, tetapi kembali dalam rangka penghematan, mari otak atik dapur dengan segala kelengkapan yang ada untuk membuat bakso dengan bahan utama daging babi:)  Tentu resep ini lagi-lagi diambil dari om google dan ketemulah resep dari Lie Kioen.

Bahan-bahan

  1. 150 gr daging babi cincang
  2. 5 bh tahu putih
  3. 1 siung bawang putih, parut atau cincang kecil
  4. 1 btg daun bawang
  5. 1 btr telur
  6. 1,5 sdm terigu
  7. 1,5 sdm tepung sagu/ tapioka
  8. 1 sdt gula pasir
  9. 1/2 sdt garam
  10. 1/4 sdt merica
  11. 1/2 sdt minyak wijen
  12. bahan kuah:
  13. 1,5-2 ltr air/kaldu
  14. 4 sdm kecap ikan/kecap asin
  15. secukupnya garam, gula, merica
  16. 1 btg daun bawang

Langkah

  1. Belah dua tahu, keruk bagian tengahnya, sisihkan. Bagian tengah tahu dihancurkan dan nanti ditambahkan ke dalam adonan bakso
  2. Masukkan semua bahan bakso, jangan lupa tambahkan bagian tengah tahu yg sudah dihaluskan. Aduk rata
  3. Masukkan adonan bakso ke dalam tahu. Sisihkan
  4. Didihkan air/kaldu, masukkan bakso tahu. Masak hingga bakso tahu mengapung semua.
  5. Setelah mengapung, masukkan semua bumbu kuah dan daun bawang. Tunggu mendidih. Bakso tahu kuah siap disajikan

Resep Ikan Bandeng

Keaktifan melihat dan membaca facebook membuatku menemukan resep untuk ikan bandeng. Selama ini di pasar selalu menemukan ikan bandeng, tetapi tidak pernah membeli karena katanya banyak duri dan belum tahu bagaimana cara masak ikan bandeng yang enak. So, terimakaih Mbak Delia karena sudah mengupload resep ikan bandeng ini. So, mari...kita lihat bagaimana resep ikan bandeng yang enak dan mari kita praktekan:)

Tapi sebelumnya perlu diketahui cara membersihkan ikan bandeng dengan baik:

  1. Gunakan pisau atau sendok untuk mengerik sisik ikan dan sisik hingga bersih secara merata. Setelah itu, bilas kembali ikan dengan air bersih untuk menghilangkan sisik ikan yang masih tersisa. 
  2. Selesai membersihkan bagian sisik ikan, lanjutkan dengan membersihkan bagian jeroan ikan. Caranya, belah bagian perut ikan dengan menggunakan pisau. Jika bagian perut ikan sudah terbelah, silahkan masukkan jari kedalamnya dan jangkau bagian jeroan ikan dengan jari tangan hingga bersih secara merata. 
  3. Selesai membersihkan bagian jeroan ikan, kita akan pula membersihkan bagian insang yang ada di kepala ikan. Caranya, buka bagian kepala ikan dan bersihkan lapisan insang ikan dengan menggunakan tangan hingga bersih secara merata. Setelah itu, bersihkan kembali bagian kepala ikan hingga bersih. Kemudian potong-potong ikan sebanyak dua potongan pada masing-masing ikan. 
  4. Terakhir, silahkan lumuri ikan bandeng dengan garam dan air jeruk nipis untuk menghilangkan bau amis yang menempel pada ikan. Setelah itu, diamkan ikan selama kurang lebih 10 menit agar bumbu ini meresap pada ikan secara merata.
Ikan Bandeng Kuah Asam yang Lezat, Enak dan Gurih

Bahan dan Bumbu Ikan Bandeng:
750 gram ikan bandeng
1/2 sendok teh garam
1 sendok makan air asam jawa
4 buah cabai merah, dipotong
1 1/4 sendok teh gula pasir
4 buah tomat, dipotong-potong
2 buah cabai hijau, dipotong
2 1/4 sendok teh garam
1 tangkai daun kemangi
25 ml air asam jawa
1.200 ml air
2 sendok makan minyak goreng
 

Bumbu Ikan yang Dihaluskan:
3 siung bawang putih
10 butir bawang merah
4 cm kunyit
Cara Membuat Ikan Bandeng Kuah Asam yang Lezat, Enak dan Gurih

Cara Membuat Ikan Bandeng Kuah Asam:
  1. Panaskan minya dan tumis bumbu yang telah dihaluskan hingga bumbu mengeluarkan aroma yang harum dan sedap. 
  2. Masukkan cabai merah bersama dengan tomat dan cabai hijau. Lalu aduk-aduk hingga merata sampai bahan ini layu.
  3. Tuangkan air kedalamnya bersama dengan garam, gula pasir dan ais asam jawa dan rebus kuah ini hingga mendidih. 
  4. Setelah kuah bumbu mendidih, silahkan masukkan ikan kedalamnya dan masak ikan hingga matang secara merata. 
  5. Menjelang matang dan akan diangkat, silahkan masukkan daun kemangi kedalamnya untuk menambah rasa dan selera.




Ikan Bandeng Bumbu Bali yang Enak, Gurih dan Spesial

Bahan Utama Ikan Bandeng:
500 gram ikan bandeng
2 sdm air jeruk nipis
gula merah secukupnya
1 batang serai dimemarkan
air secukupnya
2 buah tomat dibelah 4 bagian
4 sdm kecap manis
2 sdt kunyit bubuk
garam secukupnya
minyak goreng secukupnya
 

Bumbu Ikan Bandeng yang Dihaluskan:
4 siung bawang putih
4 buah cabai keriting
2 butir kemiri disangrai
6 buah cabe merah segar
6 siung bawang merah
1 cm jahe

Cara Membersihkan Ikan Bandeng Sebelum Diolah:

  1. Siapkan wajan dan goreng ikan bandeng hingga matang dan garing. Lalu angkat ikan yang telah matang dan sisihkan ikan sementaa. 
  2. Kembali panaskan wajan dengan diberikan 3 sdm minyak goreng dan tumis bumbu yang telah dihaluskan hingga bumbu ini mengeluarkan aroma yang harum dan sedap. 
  3. Lalu masukkan tomat, kecap manis, serai, gula, garam dan garam. Lalu aduk-aduk bumbu ini hingga airnya mendidih secara merata. 
  4. Setelah mendidih, masukkan ikan bandeng kedalamnya yang telah digoreng sambil diaduk-aduk merata sampai bumbu ini meresap pada ikan secara merata Silahkan masak ikan dengan menggunakan api yang kecil.


Ikan Bandeng Kuah Kuning yang Enak, Segar dan Lezat

Bahan Utama Ikan Bandeng:
2 ekor ikan bandeng
1/2 sdt bawang putih bubuk
1 sdt garam
2 sdt air jeruk nipis
 

Bahan dan Bumbu Ikan Bandeng:
1 ikat daun kemangi
2 lbr daun salam
1 sdt air asam Jawa
1 sdt kecap ikan
2 btg serai, memarkan
500 ml kaldu ikan
1 sdt garam
1 1/2 sdt gula pasir
2 sdm minyak goreng
10 bh cabai rawit merah
5 bh belimbing wuluh, potong dadu
 

Bumbu Ikan yang Dihaluskan:
3 bh bawang merah
2 cm kunyit
8 siung bawang putih
6 bh cabai merah
3 cm lengkuas, iris halus

Cara Membuat Ikan Bandeng Kuah Kuning:

  1.   Panaskan minyak goreng dalam wajan dan tumis bumbu yang telah dihaluskan bersama dengan daun salam dan serai hingga tercium bau harum yang lezat dan nikmat. 
  2. Setelah itu, masukkan kaldu ikan bersama dengan air asam jawa. garam, gula pasir, kecap ikan dan ikan bandeng yang sudah dipotong-potong dan masak ikan hingga mendidih. 
  3. Masukkan daun kemangi kedalam rebusan ikan bersama dengan belimbing wuluh dan cabai rawit merah yang telah dipotong-potong.
  4.  Terakhir ketika ikan menjelang matang, masukkan potongan daun bawang dan tomat kedalamnya dan masak ikan hingga matang.
  
Ikan Bandeng Goreng Kering, Renyah yang Gurih dan Spesial

Bahan Utama Ikan Bandeng:
Ikan bandeng 500 gram
2 sdm air jeruk nipis
1/2 sdt garam dapur
Minyak sayur untuk menggoreng
Air putih 50 mililiter
 

Bumbu Ikan yang Dihaluskan:
Bawang putih 4 siung
Lada putih secukupnya
Kunyit 2 sentimeter
Garam secukupnya
Ketumbar 1 sendok teh
 

Bahan Pelengkap Ikan Bandeng:
Daun seledri 1 utas dicincang halus
Lalapan
Sambal terasi
Bawang goreng untuk taburan

Cara Membuat Ikan Bandeng Goreng:

  1. Sambil menunggu ikan direndam dengan bumbu tadi, anda bisa menghaluskan bumbu yang harus dihaluskan dengan menggunakan ulekan hingga bumbu ini halus secara merata. 
  2. Setelah bumbu halus, silahkan larutkan bumbu tersebut dengan air putih yang sudah disiapkan sambil diaduk-aduk. 
  3. Kemudian, gunakan larutan bumbu ini untuk melumuri ikan bandeng secara merata. Setelah itu, diamkan ikan selama beberapa saat agar bumbu meresap kedalamnya. 
  4. Panaskan minyak dalam wajan dan goreng ikan bandeng kedalamnya hingga ikan matang dan kering secra merata. Anda bisa menggorengnya dengan menggunakan api sedang agar ikan matang secara merata. 

Penyakit yang diangkat!!

Well....19 Desember adalah satu  masa dalam hidupku yang "menggetarkan". Menggetarkan dari sisi kesehatan, keuangan, masa depan, kekeluargaan, pertemanan. Iyah...aku sakit miom yang sudah menahun. Salah satu kebandelan dan tidak mendengarkan apa kata orangtua ya....sakit miom ini. Sudah lama emak mengingatkan untuk periksa ke dokter ketika masih juga belum hamil-hamil. Hm..karena terlalu menikmati masa berdua atau juga ada unsur ketidaksiapan, maka enjoy aja dalam kondisi berdua, tidak resah dengan situasi itu. Tetapi memang perlu belajar mendengarkan apa kata orang tua dengan lebih baik lagi. Ternyata salah satu penyebabnya adalah adanya si miom dalam rahim. Sudahlah tahu, tetapi masih saja merasa tidak apa-apa karena memang tidak menyebabkan keluhan sakit apapun. Akan tetapi si miom semakin membesar dan akhirnya dia mendesak di bagian dalam dan sudah saatnya diangkat:( Sayangnya diangkat bersamaan dengan anugeraha Allah dalam hidup seorang wanita.

Nah...ini satu moment yang menggetarkan ketika memilih antara kesehatan dan terselipnya kerinduan yang justru semakin nyata ketika dia mau diambil:(. Tidak ada pilihan lain karena sudah menyebabkan resiko nyawa. Kesiapan hati sangat diperlukan. Dukungan abang, keluarga dan sahabat sangat menolong untuk melalui semua itu. Doa dan dana mengalir, bahkan ponakanku yang memiliki kepekaan rasa juga mendoakan aku dengan sangat detil. Hiks..terharu mendengar ketika mboknya menyampaikan cerita itu.

Terharu dengan dukungan keluarga, dukungan doa yang tiada putus dan juga dana, dari yang memiliki hidup banyak berkat sampai yang cukup berkat, semua berkontribusi mendukung biaya operasiku ini. Luar biasa....!! Belum lagi dukungan dana dari rekan kerja yang tak terduga. Betapa tak menyangka akan dukungan mereka. Ach...semua mendukung. Orang tua yang sangat khawatir dan akhirnya bisa merasa lega setelah melihat borunya sampai di rumah:). Sungguh menggetarkan pengalaman ini. Mungkin bagi orang lain berkata, "Aih....biasa lagi operasi seperti itu". Yah...memang biasa karena banyak perempuan yang mengalami, tetapi bagaimana perjalanan dari bandelnya, kemudian mengetahui, dan berusaha dengan cara sendiri dan akhirnya menjalani dengan berbagai cerita dukungan yang mengharukan. Semua itu menjadi tidak biasa bagiku.

DIA yang sangat paham dengan kebandelanku tetap menyatakan kasihNYA dengan memenuhi segala yang kuperlukan untuk operasi ini dengan cara-caranya yang tak terduga. Aku hanya bisa berkata,"Trimakasih untuk kasihMU, pemberianMu melalui kasih dan kepeduliaan orang-orang yang Engkau hadirkan dalam hidupku". Satu penutupan kejadian tak terduga adalah saat mendapatkan berita bahagia dari si M:) Siapakah dia? Yang pasti kami percaya dia dikirim oleh tangan TUHAN:)

Belum lagi dengan moment ini menjadi ada moment indah lainnya. Betapa tidak, yang harusnya tidak bisa pulang dan "berdamai" dengan masa lalu, akhirnya diberi kesempatan untuk "berdamai" dengan masa lalu. Doa yang terjawab, walaupun secara logika rasanya tidak mungkin terjadi. Tuhan buat semuanya baik sekali.

Jadi, dengan semua pengalaman yang "menggetarkan" ini, apakah aku masih perlu bersedih? Yah...ada masa berduka atas kehilangan anugerah itu, tetapi akan sampai berapa lama? Dengan doa dari Cici yang baik hati, aku disadarkan arti rasa di relung hati akan masa berduka atas kehilangan anugerah itu. Trimakasih, Ci..:) Akan tetapi aku juga bersukacita dengan semua moment yang luar biasa itu. Tak terceritakan satu persatu:) 

Jadi, terimakasih untuk kalian semua yang memberi warna dalam momentku ini, terkhusus buat abang sayang yang terus mendukung walaupun dirimu berduka atas kehilangan itu.

 
blog template by suckmylolly.com : header image by Vlad Studio