11 September 2008

To Be

Good Morning, guys!

Sorry for being late to make this new posting! No reason for that. He...he.... Hm....pagi ini, saya ingin menyambung pembelajaran kita yang pertama dulu. Teman-teman masih ingatkan?? I, you, he, she, it, we, you, they. Oh iya...itu semua disebut sebagai subyek ya...

Ingat nggak ketika belajar Bahasa Indonesia dulu ada Subyek, Predikat, Obyek, dan Keterangan. Nah...yang kita pelajari itu disebut sebagai subyek. Supaya subyek itu "lebih hidup" ketika dipergunakan dalam kalimat yang mengandung kata sifat or keterangan, maka
I, you, he, she, it, we, you, they itu perlu teman-teman pendampingnya. Sama dengan kita kan...kita perlu teman biar hidup ini menjadi "lebih hidup" or menyenangkan. Gitchu lho....

Hm...untuk teman pendampingnya ini disebut
To BE.....!!! Jadi masing-masing si subyek itu ditemani oleh to be. Yuk, kita lihat apa aja to be dari si subyek itu.

I
am
You
are

He
is
She
is
It
is

We
are
You
are
They
are

Saya punya banyak sahabat, satu sahabat terbaik saya bernama Emma Manurung. Dari namanya tergambar dengan jelas dong kalau dia perempuan.
Dia tinggal di Malaysia. Orangnya baik deh.... Hm...November nanti kami bakalan ketemu. Pasti seru deh ketemu lagi dengannya.

Dari cerita saya itu, teman-teman sudah bisa lho buat kalimat dalam Bahasa Inggris dengan menerapkan pembelajaran kita hari ini:

She is a woman.
She is in Malaysia.
She is kind.

Gampang toh menerapkannya! Trus...kalo misalnya kita buat
She am a woman....Benar nggak ya??? Jelas nggak benar dong...kan seperti di atas dijelaskan bahwa masing-masing punya teman pendamping setia, tidak bisa ke lain hati ya. Jadi yang benar adalah She is a woman.

Kata orang Ambon: Inga....Inga......
TO BE

Bye....

0 komentar:

 
blog template by suckmylolly.com : header image by Vlad Studio