27 November 2008

Laughing

Tertawa itu sehat!!

Satu ciri orang yang memiliki mental yang sehat adalah bisa ketawa ngakak (Menurut pendapat saya. Nggak ada dasar teori atau saya nggak tahu jika ada teori tersebut). He..he...Ketawa ngakak maksudnya bisa tertawa secara lepas, bukan karena terpaksa atau dibuat-buat.

Banyak acara di stasiun televisi kita yang membuat orang ketawa, tapi kalo saya perhatikan bahan leluconnya lebih pada mengejek kelemahan orang lain. Apa memang hal yang lucu itu "bersodara dekat" dengan mengejek kekurangan orang lain ya? Terlepas dari situ, satu yang pasti (bagi saya) bahwa ketika orang bisa tertawa lepas maka itu satu indikator bahwa dia memiliki jiwa yang sehat. Coba aja berikan lelucon pada orang yang sedang bete atau lagi pusing dengan banyak masalah dan dikuasai oleh masalahnya, nggak bakalan deh dia bisa ketawa ngakak.

Saya senang ketika ada adik saya, namanya Desi br. Purba mengirimkan satu email yang lucu sekali. Dia sering kirim email yang lucu-lucu ke email saya. Salah satu yang paling lucu adalah Ulla..Ulla....(klik aja). Semoga bisa terhubungkan, sehingga teman-teman yang baca bisa ketawa ngakak. Sampai berapa hari ini, jika swami saya melihatnya, pasti ketawa ngakak. Senang sekali melihatnya bisa ketawa seperti itu. Saya sih ketawa ngakak ketika pertama kali melihatnya, hanya tidak bisa keras-keras, ntar kedengaran bos. Ha..ha...(nyuri waktu lihat email di kantor karena lagi bete dengan tumpukan pekerjaan). Dan saya masih sering ketawa hanya karena melihat swami masih tertawa terbahak-bahak melihat adegan hulla...hulla tersebut.

Lihat deh...! Pasti ketawa. Huah..hah....Anda tertawa??? Anda pasti sehat secara mental. Hm....
video

25 November 2008

Let's Jogging


It's so fresh....

Sangat menyenangkan jika bisa bangun pagi lebih awal dan meluangkan waktu untuk jalan pagi, apalagi kalo ditemani oleh orang terdekat kita. Seperti dalam foto yang terlihat...diriku sedang lari pagi sambil mejeng sebentar. Ha...ha...sayang fotonya tidak menunjukkan sedang asyik lari pagi, tapi antara lari pagi dan tidur (matanya merem seh...).

Terlepas dari foto yang matanya merem, sangat menyenangkan lari pagi (sebenarnya). Akan tetapi sangat disayangkan kegiatan lari pagi ini belum rutin. Olah raga yang rutin dan teratur membuat stamina kita menjadi lebih fit. Kita tidak cepat lelah dan bekerja lebih semangat. Hidup semangat!!

Mungkin untuk sebagian orang, lari pagi merupakan suatu kegiatan yang agak berat karena harus bangun pagi, belum lagi mikir banyak hal yang harus disiapkan sebelum berangkat kerja dan pikiran bahwa rasanya sayang cepat bangun pagi karena merasa butuh istirahat. Belum lagi memikirkan tidak ada tempat yang nyaman untuk berolah raga. Kalo menggunakan fasilitas olah raga seperti: fitness or aerobik, biayanya mahal bok....bisa makan seminggu kale...(kalo di warung padang, kalo di restoran sekali dua kali aja kale...Ha...ha..).

Tapi sebenarnya olah raga tidak tergantung fasilitas koq. Jika ada kemauan disitu ada jalan (katanya). Jika tidak ada ruang untuk jalan pagi seperti yang menjadi latar belakang foto tersebut, kita bisa olah raga di dalam rumah atau kamar (bagi yang masih anak kos). Banyak CD tentang berolah raga dalam ruangan. Yang penting seh...niatnya olah raga.

Gimana guys...kita jogging yok!!!

21 November 2008

The Power Of Spirit

Judul di atas terinspirasi dari sebuah karya photoshop yang judulnya sama persis. Tidak apa-apalah menjiplak judul yang sama, kan dah permisi dari swami sendiri. He...he...Lagian, karya photoshop itu berbicara lewat gambar, sementara yang satu ini lewat narasi. Boleh dilihat lho...bagus banget. Tinggal klik aja kata yang berwarna biru di atas.

Berkenaan dengan the spirit, Aku jadi ingat kepada empat orang dalam lingkar kehidupanku. Yang pertama bapak. Istilah the power of spirit ini benar-benar dapat saya lihat dalam dirinya. Spirit dalam hidupnya terlihat jelas dengan hidupnya yang penuh semangat, tidak kenal lelah dalam setiap pekerjaan yang dia lakukan. Ada dong saatnya letih lesu tak bertenaga. Ha..ha...tapi letih lesu tak bertenaga itu lebih karena hidupnya diisi dengan pekerjaan yang terus menerus. Tiada kenal lelah. Ada juga saatnya lelah karena begitu banyaknya permasalahan yang terjadi dalam pekerjaannya. Tapi semua itu tidak membuat dia lelah dan terduduk dan tertunduk. Bapak akan mengambil waktu menyendiri dengan Tuhannya dan kemudian kembali menghadapi permasalahan dengan spirit yang tak pernah putus-putus.

Kan lucu, ketika melakukan perjalanan dalam sehari, bapak tidak terlihat lelah, tapi anaknya yang masih muda, yang masih memiliki energi yang lebih fit malah terlihat wajahnya kuyu kelelahan. Jika mengingat itu, aku bertanya dalam hati: "Apa yang membuat bapak begitu memiliki energi yang kuat? Sepertinya tiada kenal lelah?". Jawabannya adalah kekuatan dari spirit yang ada dalam dirinya. Spirit itu mengalirkan energi yang luar biasa.

Yang kedua adalah swami tercinta yang buat karya-karya dalam photoshop itu. Coba lihat deh karya-karyanya. Bagus bukan? Mungkin tidak terlalu bagus bagi yang sudah gape photoshop dan ngerti seni. Bagiku, aku melihat dari proses yang dilaluinya untuk menghasilkan karya tersebut. Spirit menghasilkan ketekunan dan kerja smart!! Spirit mengasah segala potensi yang sudah ada dalam dirinya!!Spirit mengalahkan rasa lelah secara fisik!! Sementara aku ketika pulang kerja, rasanya tempat tidur memanggilku dengan suara sayup-sayup: Mari...kemari....enak lho berbaring. Ha...ha...

Yang ketiga nih....Salah satu sahabat terbaik dalam hidupku. Kamu bisa baca kekuatan semangatnya dalam karya-karya srapbooknya. Mengasihi putranya, belajar tanpa lelah, berkarya, dan terus berkarya untuk menghasilkan yang terbaik dalam hidupnya. Hidup di negeri asing bukan menjadi suatu halangan baginya untuk terus berkarya dan menjalani hidupnya dengan penuh makna. Luar biasa bukan? The power of spirit....

Satu orang lagi dalam lingkar kehidupanku adalah adik KTB-ku
(Kelompok Tumbuh Bersama). Sebenarnya malu juga mengatakan adik KTB-ku karena itu sudah 12 tahun yang lalu, saat kami kuliah di Yogyakarta dan rasanya aku bukan kakak KTB yang baik. He..he..Lama ya....12 tahun bok. Tapi itulah....setelah 12 tahun berlalu, aku masih tetap melihat pribadi yang tidak pernah merasa lelah dalam hidupnya. Dia masih pribadi yang penuh semangat, yang selalu ceria, yang selalu mau berbagi cerita kehidupan. Bekerja dan kuliah dan tetap terlihat enjoy dalam hidupnya adalah suatu bentuk dari the power of spirit dalam hidupnya. Kubayangkan diriku jika bekerja dan kuliah, di Jakarta lagi......weleh...weleh....rasanya tak sanggup lagi...tak sanggup lagi....(sambil nyanyi neh...sumbang kali ye...) he...he...

Masih banyak lagi orang-orang dalam lingkar hidupku yang menunjukkan the power of spirit. Tak bisa disebutkan satu persatu. Mamak yang tiada kenal lelah, kakak-kakak dan abang yang di kampung memperjuangkan nasib kaum perempuan, adik di kota pelajar, dan para sahabat
di Bandung, Yogyakarta. Masih banyak lagi.... Bersyukur mereka menjadi bagian dari perjalanan hidupku.

Ach...dari tadi cerita dari orang-orang dalam lingkar hidupku. Bagaimana dengan diriku ya? Hm...ada dong the power of spirit itu. Lha ini..buktinya....blog ini sebagai satu bentuk spirit yang terwujud. Ha..ha...

Ketika kita memiliki spirit dalam menjalani kehidupan akan terpancar dalam keseharian kita. Wajah tetap "bercahaya" walau terlihat lelah. Senantiasa sehat dan kuat walau banyak pekerjaan yang mengeluarkan energi.

Apakah kamu punya spirit itu? Yok...kita bangun spirit itu!!!

19 November 2008

A Gift for Parents

27 September adalah tanggal ulang tahun bapakku dan 29 November adalah tanggal ulang tahun mamakku. Kedua tanggal tersebut merupakan hari yang selalu kusyukuri karena mengingatkanku bahwa berkat Tuhan sungguh luar biasa dalam keluargaku. Gimana tidak. Aku memiliki kedua orang tua yang tetap sehat sampai usia senja mereka. Tahun ini bapak ulang tahun yang ke-70 dan mamak ulang tahun yang ke-62. Dan mereka tetap menjaga kehidupan rumah tangga yang kokoh.

Sekotak kado yang dibungkus dengan kertas kado berwarna biru muda sudah kukirimkan kemarin pagi lewat pengiriman kilat (TIKI), dengan harapan sekalipun bapak menerima terlambat kadonya, tapi mamak bisa menerima kadonya lebih awal. Berharap dengan apa yang kami berikan, orang tua dapat tersenyum mengingat "boru dan hela" (kalo dalam bahasa Indonesia artinya anak perempuan dan menantu) yang jauh di kota lain.

A simple gift merupakan suatu hal yang berharga bagi orang-orang yang kita kasihi, tapi sebenarnya bentuk dari sebuah hadiah tidaklah selalu dalam bentuk pemberian berbagai jenis barang dan yang diberikan pada hari ulang tahunnya. Sebuah hadiah yang berarti ketika kita memberi kasih sayang kita dalam bentuk perhatian. Memang benar bahwa mengingat hari ulang tahun dan mengirimkan kado merupakan salah satu bentuk perhatian, tapi itu kan hanya sekali setahun. Apakah cukup menunjukkan perhatian kita sekali dalam setahun? Atau dua kalilah, ditambah dengan hari Natal atau Lebaran atau apalah.

Jawaban untuk pertanyaan itu adalah TIDAK. Tidak cukup hanya sekali atau dua kali dalam setahun. Akan lebih berarti lagi ketika kita sering mengajak orang tua kita berkomunikasi. Bukankah ketika kita sudah menikah, waktu untuk orang tua kita semakin berkurang? Rasanya kita terhempas dalam kesibukan dan rutinitas rumah tangga kita yang baru, apalagi kalo sudah punya anak. Bayangan orang tua seakan buram dalam ingatan kita. Sementara orang tua kita di tempat yang jauh senantiasa mengharapkan anak-anaknya menyapa dirinya.

Komunikasi tidak membutuhkan biaya yang mahal, apalagi saat ini, ketika banyaknya promosi-promosi dari berbagai operator telepon seluler yang membuat kocek kita sedikit lebih ringan. Berapalah biaya nelpon seminggu sekali dibandingkan dengan kebahagiaan orang tua ketika kita "menyapa" mereka. Sekedar menanyakan: "Gimana kabarnya, pak? Mak? Lagi flu? Bapak dan mamak pasti kurang istirahat. Tidak perlu terlalu sering pelayanan lagi dong, pak. Perlu dijaga kesehatannya". Lalu kita mendengarkan cerita mereka tentang kehidupan mereka, si anu nikah, si anu sakit, bapak dan mamak mau ke ladang, mau istirahat di Parapat. Atau keluhan sedang jengkel dengan anaknya yang lain. Hik..hik...

A gift for parents adalah menyapa dan mendengarkan mereka. Tuhan tahu setiap orang dapat memberikan hal ini sebagai ungkapan terimakasih dan sayang kita kepada bapak dan mamak kita.

Sapalah dan dengarkanlah!!!

17 November 2008

Indo Comtech


Hik..hik....

Tulisanku yang pertama tentang Indo Comtech hilang hanya karena ingin cepat copy paste....Buyar deh...tulisanku yang pertama. Hik...hik....Kucoba menuliskannya lagi.

Indo Comtech merupakan pameran komputer terbesar di Indonesia (perlu dichek lagi nih informasinya). Pameran ini dilaksanakan dari tanggal 12-16 November 2008 di Jakarta Convention Center. Luar biasa pameran ini. Gimana nggak luar biasa, dari memasuki area parkir antre....beli tiket antre...masuki ruang pameran antre....dan ketika masuk ke ruang pameran sudah banyak orang antre untuk duduk selonjor di lantai yang bisa duduki. Hi..hi...Pasti mereka sudah kecapekan mengelilingi stand yang ada.

Saat kami masuk ke ruang stand, ajubileh....lautan manusia yang terlihat, sepertinya standnya tidak ada. Hi..hi...Dengan sedikit memaksa menerobos lautan manusia. Bisa dibayangkan dong...kita tidak bebas untuk mendapat informasi dari penjaga standnya, kita hanya berhasil menanyakan informasi ke beberapa stand saja, lebih banyak mengumpulkan brosur-brosur.

Sepanjang stand yang kami lalui, tidak terlihat sama sekali PC, tetapi notebook, printer dan sejenisnya, dan proyektor. Luar biasa perkembangan teknologi ini. Mantan pacar yang disampingku sangat antusias melihat produk-produk yang disediakan. Matanya bersinar-sinar seperti mendapat durian runtuh. Ha..ha...

Ketika melihat produk-produk yang ditawarkan, kata pertama yang mucul di pikiranku adalah: waw...luar biasa.....keren...pengen dong punya...gantiin yang punya kantor, tetapi nambah kata lain, mahal bok....tidak terjangkau bok...(untuk saat ini, hi..hi..) Tapi the show must go on!! Dengan semangat empat lima, kita tetap keliling walau disenggol di sana sini..Ha...ha...

Oh ya...ada satu foto yang sempat kami ambil, karena kecapekan, kami duduk di luar. Kesempatan deh untuk ambil fotonya. Emang kepikir foto ini untuk mejeng di blog ini. Tadinya sih pengen ambil foto suasana di dalam ruang stand, tapi ketika akan ambil foto disenggol sana senggol sini...yah...nggak jadi deh....

15 November 2008

People Change!!!

Koq rasanya lebih asyik menggunakan kata " People Change" daripada menggunakan kata "Orang bisa berubah". Mungkin aku sudah terpengaruh kata-kata kebule-bulekan ya atau mungkin karena istilah ini sudah sangat sering terdengar sehingga serasa menyatu dalam pikiranku.

Terlepas dari istilah menggunakan Bahasa Indonesia or Inggris yang digunakan, rasa-rasanya nih...kata people change ini mengandung makna negatif bagiku secara pribadi. Koq bisa ya? Mungkin karena seringnya aku mendengarkan istilah itu muncul ketika aku menyampaikan keluhan-keluhanku bahwa orang-orang yang kukenal berubah menjadi pribadi-pribadi yang tidak kukenal. " Koq dia jadi begini ya? Dia dulu nggak sombong, koq sekarang jadi sombong? Koq dia jadi ketus begitu ya? Koq dia jadi matre ya? Koq dia jadi tidak peduli ya?" Banyak kata koq dia jadi....... Ketika aku mengungkapkan kata koq dia jadi.....maka teman curhatku akan memberikan dua kata: People Change.

Manusia pasti berubah dong...nggak mungkin nggak. Begitu banyak peristiwa dalam hidup manusia yang membuat dia pasti berubah. Akan tetapi, kalo bisa berandai-andai nih....alangkah indahnya hidup ini jika orang-orang yang kita kenal berubahnya ke arah yang positif, sehingga tidak muncul kata " Koq dia jadi ...." Tapi kali itu uniknya hidup di dunia ini. Dengan banyaknya terjadi perubahan-perubahan itu membuat hidup kita jadi dinamis, terlepas perubahan itu baik atau buruk. Bisa aja kan perubahan buruk seseorang membuat kita menjadi berubah positif karena kita dibuat berpikir agar tidak berubah menjadi seperti dia yang berubah buruk.

Akan tetapi alangkah menyakitkan ya, kalo orang-orang yang kita sayangi berubah dari yang kita kenal. Kalo orang yang tidak kita begitu kenal berubah, No problem...tidak akan menyakiti kita. Ops...sory....ikutan gossip nih...katanya Tora Sudiro, pemain extravaganza itu, dengar-dengar telah bercerai dengan istrinya dan pindah ke lain hati, teman main dalam extravaganza. Bisa bayangin nggak ya kalo aku dalam posisi mantan istrinya mas Tora.....Wah...sakit banget kali ya....

Jadi teringat sama teman yang dulu sehidup semati ketika di Yogyakarta dulu. Waktu ngekos di Gang Sambu dulu. Nggak lama sih, cuma setengah tahun doang. Saat tidak ada uang lagi di tangan untuk makan apa...(aduh segitu melaratnya kah masa itu??? Hi...hi...) Kita pe bongkar celengan receh-receh....baru deh bisa belanja trus masak dong...(tahu tempe kali lauknya). Huah..hah...Dan setelah sekian lama berpisah...pasti terjadi perubahan dong...Yup...dia makin sukses dengan karirnya dan karirku tidaklah secemerlang dia. Walau karir tidak secemerlang dia, tapi nggak sampe harus bongkar celengan receh-receh koq. Ha...ha...

Lanjutan ceritanya tahu dong....perubahan apa yang terjadi....Muncullah satu kata dari lanjutan "People Change" nambah dengan kata "Sombong". Kayaknya cerita ini sudah sering dialami orang kali ya...Sebenarnya point yang ingin kusampaikan adalah ketidak mengertianku kenapa orang bisa menjadi sombong. Teryata ada satu kalimat yang sangat bagus yang membuatku mengerti tentang kesombongan itu: "Keangkuhan hatimu telah memperdayakan engkau".

Maksudnya apa ya? Ya menurut pikiranku sih...orang yang sombong itu akhirnya tidak menyadari apa yang sedang dikerjakannya karena dia dalam proses mengalami ditipu. Di tipu??? Iya...ditipu oleh kesombongannya sehingga dia tidak bisa lagi melihat sesuatu secara obyektif. Jadi sebenarnya kasihan ya kalo melihat orang sombong tu, karena dia sedang ditipu lho...

Wah...aku bicara tentang kata people change ditambah kata sombong. Jangan-jangan aku juga bagian dari kalimat itu ya? Oh....Tuhan Yang Maha Kasih, jauhkanlah diriku dari tiga kata itu. Amin...!!!

Terdengar suara bisikan halus: "Iya nak...kudengarkan permohonanmu itu, engkau tidak sombong karena engkau belum secermelang temanmu (hi..hi...) tapi engkau menjadi kurang memiliki kasih". Gedubrak.....brak....brak....(Maksudnya, udah jatuh ketimpa ma tangga lagi). Berarti aku bagian dari : "People Change" dong????? Ops....yang bisikian tadi siapa ya??? Eh....mantan pacarku. Dia merasa aku lebih kurang perhatian. Weleh...weleh....

14 November 2008

Nyamuk

Banyak nyamuk di rumah ku.....gara-gara kamu....malas bersih-bersih....

Aku ingat lagu kanak-kanak itu, kalo tidak salah dinyanyikan oleh Joshua??? Aku tidak begitu pasti. Aku ingat lagu itu ketika tadi pagi, saat duduk di ambal, ada seekor hewan halus yang hampir tidak terlihat oleh mata (bukan makhluk halus lho dan bukan nyamuk), tapi
bisa kita rasakan dari gerakan-gerakannya. Saat aku akan mengusirnya dengan tanganku, ada yang mengatakan: "Aduh...jangan keras begitu...kasihan....Bandingkanlah tangan kita yang besar yang memiliki kekuatan beribu-ribu kali lipat dari badannya yang hampir tidak terlihat itu. Cukup ditiup aja...kasihan....hewan sehalus itu ditepuk dengan tangan kita".

Pernyataan itu tidak pernah terpikirkan olehku...Aku tahunya ada nyamuk yang mengganggu, pukul aja sekeras-kerasnya (pe telapak tangan jadi sakit, he..he..). Teringat akan lagu di atas...Aku pernah buka pembicaraan di meja makan, saat makan di kantorku tentang cara memukul nyamuk. Ada yang bilang: " Nyamuk??? Pak..puk...mate deh nyamuknya, nggak cukup di situ aja, aku gesek lagi ampe tidak berbentuk. Hi..hi...ada yang komentar: "kejam amat sih..." Bosku malah lucu banget....ditepuk sekali, trus...dengan ujung jarinya yang lentik itu membuangnya dengan rasa geli dan sedikit jijik melihat hewan malang itu.

Apa yang kupelajari dari peristiwa itu adalah, ternyata ada tipe-tipe orang dalam "membunuh" hewan kecil. Pertanyaan selanjutnya, "Apakah cara orang tersebut mempengaruhi karakter seseorang?" Kayaknya perlu ada penelitian juga neh...Capek deh....

13 November 2008

Support

Piuh.......!!!

Kata pertama yang muncul dalam pikiranku ketika akan mengupdated blog ini. Rasanya berat sekali untuk mulai menulis kembali. Terakhir ku update 2 Oktober 2008, sampai-sampai sohib terbaikku `protes`....plus mantan pacarku kehilangan kata-kata untuk memotivasiku mengupdate blog ini. He...he...

Pikiranku, isi blog ini merupakan pembelajaran Bahasa Inggris. Ternyata perkataan sohibku mengingatkan bahwa tidak harus demikian. So, jadilah kutuliskan isi pikiranku saat ini.

Butuh hati dan ketekunan dalam mengupdated blog kita. Jika tidak memiliki itu, kita terhempas dengan kesibukan pekerjaan harian di kantor dan rumah. Kita merasa tidak memiliki tenaga lagi untuk menuangkan pikiran kita. Tapi syukurlah....aku memiliki mantan pacar dan sohib yang tetap memberi semangat untuk belajar mengembangkan kemampuan menulis (apa aja....tidak harus Inggris kan???). Hi..hi...

Wah....dalam proses menulis ini, koq jadi pengen sharing lagi tentang Inggris ya? Perhaps...perhaps....tomorrow morning aja ya...

 
blog template by suckmylolly.com : header image by Vlad Studio