15 November 2008

People Change!!!

Koq rasanya lebih asyik menggunakan kata " People Change" daripada menggunakan kata "Orang bisa berubah". Mungkin aku sudah terpengaruh kata-kata kebule-bulekan ya atau mungkin karena istilah ini sudah sangat sering terdengar sehingga serasa menyatu dalam pikiranku.

Terlepas dari istilah menggunakan Bahasa Indonesia or Inggris yang digunakan, rasa-rasanya nih...kata people change ini mengandung makna negatif bagiku secara pribadi. Koq bisa ya? Mungkin karena seringnya aku mendengarkan istilah itu muncul ketika aku menyampaikan keluhan-keluhanku bahwa orang-orang yang kukenal berubah menjadi pribadi-pribadi yang tidak kukenal. " Koq dia jadi begini ya? Dia dulu nggak sombong, koq sekarang jadi sombong? Koq dia jadi ketus begitu ya? Koq dia jadi matre ya? Koq dia jadi tidak peduli ya?" Banyak kata koq dia jadi....... Ketika aku mengungkapkan kata koq dia jadi.....maka teman curhatku akan memberikan dua kata: People Change.

Manusia pasti berubah dong...nggak mungkin nggak. Begitu banyak peristiwa dalam hidup manusia yang membuat dia pasti berubah. Akan tetapi, kalo bisa berandai-andai nih....alangkah indahnya hidup ini jika orang-orang yang kita kenal berubahnya ke arah yang positif, sehingga tidak muncul kata " Koq dia jadi ...." Tapi kali itu uniknya hidup di dunia ini. Dengan banyaknya terjadi perubahan-perubahan itu membuat hidup kita jadi dinamis, terlepas perubahan itu baik atau buruk. Bisa aja kan perubahan buruk seseorang membuat kita menjadi berubah positif karena kita dibuat berpikir agar tidak berubah menjadi seperti dia yang berubah buruk.

Akan tetapi alangkah menyakitkan ya, kalo orang-orang yang kita sayangi berubah dari yang kita kenal. Kalo orang yang tidak kita begitu kenal berubah, No problem...tidak akan menyakiti kita. Ops...sory....ikutan gossip nih...katanya Tora Sudiro, pemain extravaganza itu, dengar-dengar telah bercerai dengan istrinya dan pindah ke lain hati, teman main dalam extravaganza. Bisa bayangin nggak ya kalo aku dalam posisi mantan istrinya mas Tora.....Wah...sakit banget kali ya....

Jadi teringat sama teman yang dulu sehidup semati ketika di Yogyakarta dulu. Waktu ngekos di Gang Sambu dulu. Nggak lama sih, cuma setengah tahun doang. Saat tidak ada uang lagi di tangan untuk makan apa...(aduh segitu melaratnya kah masa itu??? Hi...hi...) Kita pe bongkar celengan receh-receh....baru deh bisa belanja trus masak dong...(tahu tempe kali lauknya). Huah..hah...Dan setelah sekian lama berpisah...pasti terjadi perubahan dong...Yup...dia makin sukses dengan karirnya dan karirku tidaklah secemerlang dia. Walau karir tidak secemerlang dia, tapi nggak sampe harus bongkar celengan receh-receh koq. Ha...ha...

Lanjutan ceritanya tahu dong....perubahan apa yang terjadi....Muncullah satu kata dari lanjutan "People Change" nambah dengan kata "Sombong". Kayaknya cerita ini sudah sering dialami orang kali ya...Sebenarnya point yang ingin kusampaikan adalah ketidak mengertianku kenapa orang bisa menjadi sombong. Teryata ada satu kalimat yang sangat bagus yang membuatku mengerti tentang kesombongan itu: "Keangkuhan hatimu telah memperdayakan engkau".

Maksudnya apa ya? Ya menurut pikiranku sih...orang yang sombong itu akhirnya tidak menyadari apa yang sedang dikerjakannya karena dia dalam proses mengalami ditipu. Di tipu??? Iya...ditipu oleh kesombongannya sehingga dia tidak bisa lagi melihat sesuatu secara obyektif. Jadi sebenarnya kasihan ya kalo melihat orang sombong tu, karena dia sedang ditipu lho...

Wah...aku bicara tentang kata people change ditambah kata sombong. Jangan-jangan aku juga bagian dari kalimat itu ya? Oh....Tuhan Yang Maha Kasih, jauhkanlah diriku dari tiga kata itu. Amin...!!!

Terdengar suara bisikan halus: "Iya nak...kudengarkan permohonanmu itu, engkau tidak sombong karena engkau belum secermelang temanmu (hi..hi...) tapi engkau menjadi kurang memiliki kasih". Gedubrak.....brak....brak....(Maksudnya, udah jatuh ketimpa ma tangga lagi). Berarti aku bagian dari : "People Change" dong????? Ops....yang bisikian tadi siapa ya??? Eh....mantan pacarku. Dia merasa aku lebih kurang perhatian. Weleh...weleh....

2 komentar:

AmeyasA mengatakan...

emma:
hahahhaha akhir ceritanya yg paling kocakkk...
ada bisikan mahkluk halus ya ren hihi

-G- mengatakan...

*L*.... ahh..tapi mmg people change kok from day to day, even from minute to minute (^^,) Ya kan? Sebentar pengen makan tahu tek tek, pas liat siomay, ah siomay aja deh, heheheee.. Itu hal yg lumrah sebetulnya kok, situasi2 tertentu mmbuat seseorang harus menyesuaikan en berubah (^^,)

HALAAAAAH...sok tau yah gw??? Betewe, masih nyambung ga siy sama entry-nya, wekekekeee..

Yowis, salam kenal ya, kbetulan numpang lewat...

-G-

 
blog template by suckmylolly.com : header image by Vlad Studio