21 Desember 2008

Merry Christmas!!!


Horre....!!
Natal tahun ini akan tiba, tanpa terasa tinggal 3 hari lagi, bahkan dari sejak minggu lalu suasana Natal sudah terasa. Awal Desember saja pohon Natal sudah dipasang di banyak toko-toko dan Mall. Senang rasanya melihat pohon Natal bertebaran di toko-toko yang dikunjungi.

Jadi ingat, minggu lalu, bersama abang sedang di Plaza Blok M. Saat berada di dalamnya, terlihat pohon Natal dan hiasan yang menunjukkan suasana Natal dengan iringan lagu-lagu Natal. Rasanya betah sekali berada di dalamnya. Lucu dan ironisnya, aku ajak abang ke Plaza Blok M hanya untuk menikmati suasana tersebut. Minta lebih lama lagi berada di dalamnya. Pura-pura melihat sepatu yang discount pe 50%. Ha..ha..padahal udah capek udek-udek isi Matahari mencari baju Kerja. Lho...Natal koq malah cari baju kerja? Hi...hi...sudah setahun tidak beli baju kerja. Baju udah kucel. Kesempatan untuk berburu baju discountnan di bulan Desember.

Tapi tersadar ketika abang mengatakan: "Lho, kenapa cari suasana Natal di Mall?. Aneh kau ini, dek...Suasana Natal itu ya di rumah dan dalam diri kita". Dengan acuh aku mendengarkan perkataannya, tetapi sebenarnya jauh dalam hati, aku tersentak. Perkataan sepintas lalu, tapi menusuk kalbu. Apakah benar aku sesungguhnya mencari makna Natal di antara pohon-pohon Natal yang dipajang di dalam toko-toko atau Mall dan lagu-lagu yang diperdengarkan? Apakah hanya karena pohon Natal tidak ada di rumah, aku menjadi tidak merasakan makna Natal itu? Aku berharap tidak. Sungguh disayangkan jika makna Natal hanya sekedar perayaan "hura-hura" di antara pohon-pohon terang itu. Apakah banyak orang yang mengaku Kristen pernah merasakan "kehampaan" menyambut Natal dan kemudian tanpa menyadarinya mencari maknanya dalam kemeriahan pohon-pohon terang tersebut?. Aku berharap,tahun ini aku bukan diantara orang yang mencari makna Natal di antara pohon-pohon terang tersebut.

Bagaimana dengan Anda? Apakah selalu menyadari makna Natal setiap Natal menjelang? 3 hari lagi menjelang Natal. Semoga kita menemukan makna Natal tahun ini dalam diri kita masing-masing. 3 hari waktu yang singkat tapi mungkin cukup untuk menemukan Makna Natal itu. Merry Christmas !!!

By the way, pohon Natal di atas merupakan karya pengkritik akan makna Natal tersebut. Hi..hi...

2 komentar:

Ndepurba mengatakan...

natal, akhir tahun, tahun baru, evaluasi, resolusi.
aku tak mudik, mari bertemu, ngupi2, foto2, ngobrol2 (Abang Ram harus ikut) hehehe...

renta mengatakan...

@Dek Ima

Koq ndak mudik? Jadi kita bernatal dan bertahun baru di Jakarta? He...he...Ngupi-ngupi dimana? Lha..kami ke kosmu dulu. hi..hi...

 
blog template by suckmylolly.com : header image by Vlad Studio