26 Juni 2009

Keuntungan Belajar Bisnis

Wah...yang berkelebatan di kepala beberapa hari ini hanya bisnis sampingan, yaitu bisnis pulsa HP. He..he...Baru belajar bisnis sampingan kecil-kecilan. Walau modal kecil tapi sangat menarik untuk berbisnis.

Banyak hal yang bisa dipelajari dari bisnis, bahkan bisnis kecil-kecilan seperti yang saya lakukan saat ini. Baru berjalan beberapa saat, tapi banyak yang saya pelajari di sini dan saya mau sharingkan apa yang sudah saya dapat dari keterlibatan berbisnis, beberapa diantaranya adalah:

1. Menghilangkan sifat boros. Bagi yang cukup boros boleh deh belajar bisnis kecil-kecilan. Kita belajar untuk menghargai setiap pendapatan rupiah demi rupiah. Dengan pengalaman mendapat keuntungan rupiah yang kecil, kita menjadi berpikir ulang untuk mengeluarkan uang untuk benda-benda yang tidak perlu. Contoh kecil saja! Sebagai ibu rumah tangga, wajib dong berbelanja kebutuhan sehari-hari. Nah...kebetulan saya belanja di pasar, membeli lauk pauk dan sayuran. Biasanya saya menggampangkan mengeluarkan uang seribu dua ribu..tapi sekarang saya jadi mikir...apakah perlu beli tempe dan tahu sebanyak ini? Rasa-rasanya kalo beli satu cukup deh...(menu hari ini adalah tempe dan tahu). Kalo beli satu lagi dan ternyata bersisa (biasanya selalu bersisa, hi..hi...) berarti dah berapa kali transaksi pulsa HP ya??? Ha..ha...menarik bukan pembelajarannya??

2. Otak dipergunakan. Katanya sih...kita perlu terus menerus menggunakan otak, jika tidak maka memori otak kita semakin lemah dan terbiasa malas berpikir (Semoga tidak ada diantara pembaca blog ini). Nah, dengan ikutan bisnis kecil ini, kita membangun kebiasaan untuk menggunakan otak kita. Contoh nih...bagaimana cara memasarkan pulsa ini ya? Siapa lagi teman yang saya tawari bisnis pulsa ini ya? Kalau iklan lewat internet, gimana caranya ya? (he..he..kalo yang satu ini bagian swami mengerjakannya). Gimana presentasi yang baik untuk membuat teman kita tertarik menjadi member ya? By the way...saya percaya banget akan bisnis kecil ini sekalipun keuntunganya tidak langsung besar, jadi saya sangat yakin dalam menawarkan bisnis ini ke teman-teman, tetapi tetap berpikir bagaimana menjelaskan dengan bahasa yang mudah dimengerti. Nah..itu kan dah membuat otak kita jalan nih..

3. Menghargai Waktu. Yup...pasti kita akan belajar menghargai waktu. Contohnya nih...kebetulan aku dan swami belum dikaruniai anak, jadi kami lebih banyak dong punya waktu dibanding pasangan lain. Nah..biasanya Sabtu-Minggu nih kami sering ke mall. Hasilnya??? Waktu terbuang, badan penat, dan paling parah kantong kering....Ha..ha...Nah, sekarang kami lebih kreatif...Sabtu-Minggu digunakan untuk mikirin bisnis ini. Tukar pikiran dengan suami. Wah...kan bagus tuh...Tapi jangan kwatir, kami masih tetap koq sekali-kali jalan ke mall...tentunya sambil produktif dong...mikir...bisnis apa lagi yang bisa diambil yah....Asyik kan?? Jalan berdua dengan swami, trus...uang swami nggak habis begitu aja..kita malah diskusi gimana supaya bisa bisnis kayak yang di mall itu. Ha..ha..dijamin makin disayang suami deh...

Wah...masih banyak yang lain deh...tapi aku fokus ke pekerjaan kantor dulu deh..Waktu menulis blog sudah cukup...Skarang fokus ke kerjaan kantor dong...Jangan lupa klik di sini ya untuk melihat bisnisku. Siapa tahu kamu tertarik dan menjadi teman bisnisku. Hi..hi...

Met belajar bisnis ya...!!!

3 Manfaat Bisnis Pulsa HP

Kemarin siang, habis makan masakan mas Amir terasa ngantuk sekali. Berusaha keras melawan kantuk dengan sebentar mengalihkan perhtian dari pekerjaan dengan membaca informasi ringan yang selama ini difilekan dengan baik.

Satu informasi ringan yang dibaca mengenai bisnis sampingan. Memulai bisnis sampingan tidak perlu menunggu sampai punya waktu yang banyak. Ini masalah niat saja dan ambil ACTION. Jika kita menghitung waktu kita, pastilah ada waktu yang kita pakai untuk nonton, chatting, facebook, jalan-jalan di mall. Kalo dibilang sampai nggak punya waktu berarti bisnis sampingannya sudah menjadi bisnis utama. Ha..ha...Jadi jika merasa belum punya waktu, maka kurangilah waktu nonton, chatting, facebook, apalagi jalan-jalan di mall.

Yang kedua, dalam bisnis tidak ada istilah langsung sukses besar. Setiap orang yang sukses dalam dunia bisnis pasti memulai dari langkah pertama dan pasti pernah mengalami gagal atau kemunduran. Akan tetapi sebenarnya istilah gagal atau kemunduran itu tidak ada bagi yang sukses...yang ada hanya Sukses atau Belajar.

Jadi teringat akan bisnis pertama, yaitu bisnis pulsa HP. Wah..malu hati rasanya nawarin pulsa ke bos sendiri. Tapi untunglah bos di kantor easy going dengan keberanian yang terkumpul sebagai dampak mengikuti seminar Tung Desem Waringin, aku menginformasikan diri bahwa aku sudah memiliki bisnis sampingan. Wah..langsung si bos minta diisi pulsa simpati 50. Dengan sedikit grogi, jari jemariku menekan nomor-nomor di HPku. Tunggu punya tunggu koq belum masuk ya?? Terdengar suara ledekan teman-teman...gimana nih...antriannya dah sampai jalan PLN nih...Ha..ha..pengalaman pertama yang tidak mengenakan. Akhirnya setelah 1 jam, report pulsa sudah masuk....Akhirnya.....Sedikt agak sorean, teman kerja minta diisi pulsa esia dan tidak ada trouble.

Pagi ini satu teman kerja minta diisi pulsa. Bersyukur dan bertekad tidak akan mundur dari bisnis sampingan ini. Mengapa? Benar bahwa bisnis pulsa HP ini adalah sampingan yang tidak membutuhkan waktu dan modal besar. Sebagaimana dalam tulisan sebelumnya, aku dan swami ikut bisnis ini karena 3 tahapan keuntungan, yaitu:

1. Keuntungan pertama adalah Daftar Gratis dan deposit bisa berapa aja, tidak akan hangus dan apes-apesnya bisa pake untuk pulsa sendiri, sehingga kapan aja bisa isi pulsa sendiri dan tentunya dengan biaya lebih MURAH dibandingkan beli di luar (silahkan cek sendiri dengan mengklik link ini).

2. Keuntungan kedua adalah selisih penjualan pulsa ke teman kantor dan tetangga dekat dengan pembelian dari pulsagram.

3. Keuntungan ketiga adalah bonus sebesar Rp50/transaksi yang diperoleh jika kita punya member dan member tersebut melakukan transaksi ke orang lain. Jadi kita tidak memperoleh bonus dari uang pendaftaran member tapi ketika member bertransaksi kita memperoleh Rp50/transaksinya. Jadi member kita mendapat untung dari selisih harga dasar dan penjualan, dan kita mendapat untung karena member kita melakukan transaksi. Jangan kwatir...bonus Rp50 tidak diambil dari keuntungan member kita koq.

Menguntungkan bukan bisnis sampingan ini?? So...buruan daftar di sini ya...

24 Juni 2009

http://www.pulsagram.com/?id=WJ0652

Semangat!!! Itu kata pertama yang muncul dalam jiwa ketika berhasil melakukan suatu action bisnis kecil. Bersama dengan swami melakukan bisnis Pulsa HP. Dengan keahlian swami di dunia internet (at least dibandingkan dengan diriku, hi..hi..), kami akhirnya mengambil tindakan dengan ikut bergabung disini.

Bisnis kecil-kecilan yang tidak membutuhkan waktu yang panjang untuk memperoleh manfaatnya. Ya..untuk manfaat pertama tidak membutuhkan waktu yang panjang karena manfaatnyapun tidak besar. Mendaftar GRATIS dan kemudian membayar deposit saja sudah menguntungkan. Bagaimana tidak menguntungkan....Kita bisa isi pulsa sendiri dengan harga pulsa yang sangat MURAH. Nah..manfaat yang lebih besar lagi kalo mengambil langkah berikutnya, yaitu menjual pulsa ke teman-teman kantor or kenalan dimana aja. Tidak perlu nyewa kios, cukup nenteng satu HP saja. Dengan harga pulsa yang sangat MURAH...kita dapat KEUNTUNGAN hasil penjualan. Tidak percaya kalo sangat MURAH? Coba klik disini dan lihat sendiri harga pulsa yang ditawarkan. Sudah melihatnya?? Menarik bukan???

Nah...untuk meraih keuntungan yang lebih besar lagi....kita kudu punya usaha ekstra lebih...kawan...!!! Pernah dengar MLM kan??? Tidak tertarik??? Jangan ditanya...Saya juga paling anti dengan MLM. Gimana tidak...MLM identik dengan mencari member baru dan kita dapat uang dengan biaya pendaftaran member baru tersebut. TENANG kawans.....MLM Pulsa HP ini tidak merugikan member baru. Sama seperti kita...kita tidak perlu mengeluarkan biaya untuk registrasi, maka member barupun tidak perlu mengeluarkan biaya registrasi. Hanya perlu Deposit yang bisa dipakai untuk mengisi pulsa sendiri dan deposit tidak mengenal kata hangus. Dan member kita akan memperoleh keuntungan sedikit dan lebih banyak seperti yang kita alami, tapi tidak keuntungan sangat besar. Karena jika dia mau keuntungan yang sangat besar...dia perlu mencari member baru dong.

Lalu keuntungan kita sebagai yang sudah mendapatkan member apa dong? Kita nggak dapat uang dari pendaftaran member baru itu. So??? Well...ketika dia melakukan transaksi untuk orang lain bahkan untuk dirinya sendiri, kita mendapatkan keuntungan sangat sedikit....bahkan kalo ada di depan mata, pencuri juga nggak akan mengambilnya, dan lebih jauh lagi..pengemis juga bakalan nolak deh...Mau tahu berapa??? 50 rupiah bok...Dikitkan??? Tapi hitung dong jika kita punya member baru yang banyak dan mereka melakukan transaksi banyak...Bak umpama pepatah....Sedikit demi sedikit...lama-lama menjadi bukit. Makanya buruan dong daftar di sini. Buktiin sendiri deh...Hi..hi..untuk manfaat yang sangat besar itu...saya kudu usaha lagi nih...tapi manfaat kecil dan lumayan itu...sudah diraih dong...

Seminar yang Mengubahkan

Tung Desem Waringin??? Sudah lama aku mendengar nama itu sejak aku pacaran dulu, sekitar 4 tahun yang lalu. Aku hanya memandang sekilas buku yang diberikan. Hm....tapi kemudian aku dan swami ikut seminarnya dua minggu yang lalu. Seperti salamnya yang selalu dikatakan: Salam Dahsyat....!!! Ya...benar-benar dahsyat sekali seminarnya. Sekitar 4-5 ribuan orang penuh semangat dan enerjik mengikuti pelatihannya tanpa lelah. Dari pagi sampai hampir tengah malam dan dari pagi lagi sampai tengah malam, 3 kali pagi dan 3 kali malam. Salam dahsyat....itu selalu menjadi kata kunci dalam setiap sessinya.

Paradigma kita dibabat habis mengenai konsep keyakinan, tujuan yang ingin kita raih, impian yang kita bentuk, uang dan kekayaan dengan 100 pertanyaan yang tertuang dalam buku pegangan selama seminar. Berangkat dari perubahan paradigma itu, kita mengarah pada apa yang dapat kita lakukan untuk menghasilkan perubahan dalam hidup kita. Tiga permainan yang menyadarkan kita. Permainan yang pertama "Cepek dong".....membuat kita menjadi sadar bahwa tidaklah perlu malu untuk menawarkan produk kita kepada banyak orang. Paling kita ditolak banyak orang, tapi pasti dari sekian orang itu pasti ada yang melihat penawaran kita. Permainan kedua "Uang beredar"....membuat kita menjadi sadar bahwa uang itu ada di sekitar kita, bok...tapi bagaimana kita menyadari dan memilki kemauan untuk menerima uang yang beredar itu juga, tersadarkan tidaklah bijaksana memberi tanpa perhitungan. Dan yang terakhir "Mengucap Syukur"...ha..ha...dari situ menjadi sadar betapa banyak orang yang tidak dapat bersyukur.

Mau ikutan seminarnya? Mahal bok...Rp 4.999.000. Biasanya harga seminarnya tu seharga itu.Tapi jangan kwatir....dia juga memberikan seminar yang memungkinkan kita untuk menghadirinya. Rajin-rajin aja melihat informasi dalam link ini Siapa tahu ada kesempatan lagi. Bersyukur kami memiliki kesempatan mengikuti seminarnya seharga Rp 100.000. Apakah ada perbedaan kualitas seminarnya? Saya percaya tidak ada karena dia selalu memberikan yang terbaik untuk pendengarnya.Tentu tidak ada makan dan minum bok...kita bawa sendiri dari rumah, jadi kayak piknik juga. Ha..ha...tapi jangan kwatir...bagi yang belum punya istri...ada koq makanan yang ditawarkan.

Selamat searching seminar murah Tung Desem Waringin!!

17 Juni 2009

Larut dalam Semangat

Dua nyonya besar sedang tidak berada di kantor saat ini. Yang satu sedang berada di kampung asalnya dalam rangka tugas dengan mengikut sertakan satu pasukannya selama dua minggu ini. Sementara yang satu jadi nyonya di kantor suaminya. Ha..ha...Suatu kondisi yang sangat menyenangkan.

Akan tetapi yang menjadi satu pertanyaan adalah, apakah situasi ini membuat aku menjadi bermalas-malasan? Hm....beberapa teman kuperhatikan mendadak pengantuk. Ha..ha..termasuk diriku. sesaat kebiasaan lama muncul kembali. Hm...aspemo kata sohibku. "Asal peak modom" menjadi gelarku dimasa lalu. Maaf...bagi yang tidak mengerti harap mencari sendiri arti kata tersebut dengan teman-teman Bataknya. Ha..ha...Aspemo berarti begitu tergeletak langsung tertidur.

Sesaat dadak kebiasaan lama itu muncul, wajah Pak Tung melintas di benakku. Action, larut dalam belajar, mimpi, tujuan, uang beredar, jalan-jalan ke luar negeri...semua kata-kata itu bermunculan dengan sangat cepat. Berubah dalam sekejap?? Tentu tidak...butuh waktu untuk memotivasi diri agar berubah....Lalu mata dalam cermin itu berkata: Ayo....larut..larutlah dalam semangat itu....Nyonya-nyonya tidak ada??? It's time to learn so many from the project...

But...sebelum melarutkan diri dalam semangat itu, aku tertarik untuk menuangkan pengalaman kecil ini dalam suatu tulisan yang sederhana. Tulisan sederhana yang melarutkan jiwa dalam semangat untuk belajar.

05 Juni 2009

Di Balik Wajah Ceria

Again...Again....!!!

Aku ingin menulis tentang ide apapun yang muncul dalam pikiranku. Daripada pikiran menerawang jauh dan tidak menghasilkan sesuatu, lebih baik kutuangkan dalam bentuk tulisan, dan lagi...lagi...belum terfokuskan apa yang akan kutulis. Biarlah mengalir seperti air mengalir di aliran sungai yang jernih sehingga mendatangkan kejernihan pikiran.

Lihat album foto di file lap top. Hm...terlihat wajah ceria seperti yang terlihat dalam foto di atas. Kalau melihat wajah cerianya, aku senang sih...(manis gitu bok!!!) Pengumuman...pengumuman....ada orang narsis neh...!!

Tapi kalo melihat baju seragam kantornya, bete...bete...bete...ach....Ha..ha...itu merupakan baju seragam kantor yang dipakai setiap hari Jumat. Hm..sebenarnya bagus sih corak batiknya, buatan Aceh lagi, tapi sayangnya modelnya membuatku bete...bete..bete...ach...dan lebih betenya, wajib dipakai setiap hari Jumat.

Rasanya kalo memakai baju itu seperti terlihat penyanyi dangdut (maaf ya bagi yang suka lagu dangduts). Masalahnya aku nggak selera dengan lagu dangdut jadi entah kenapa ada hubungan antara baju penyanyi dangdut dengan lagu dangdut. Jadinya bete deh make baju seragam ini. Untunglah wajah manis nan ceria mendukung fotonya menjadi terlihat bagus. Ha..ha...

Di samping itu, kata baju seragam dengan baju tidak seragam. Hm...sepertinya ada yang kurang pas di perasaan dengan bahasa baju seragam dengan baju tidak seragam. Keseragaman identik dengan anak sekolahan sehingga rasanya tidak nyaman jika memakai baju seragam di kantor swasta ya. Kalau di kantor pemerintahan emang wajib hukumnya baju seragam.

Untunglah baju seragam di atas sudah di museumkan, tapi sayangnya datang lagi seragam yang lain. Ha..ha...tapi masih lebih bagus modelnya seragam yang baru. Terlepas dari seragam atau tidak, at least baju yang lama sudah dimuseumkan.

Selamat memakai seragam batik baru!!

Foto Wajah Jelek


Hm....lagi gila updated blognya nih....!! Aji gila, dalam dua hari dah mau yang ketiga nich....Bagus....Bagus...lah...tapi mungkin isinya nggak fokus kali ya...Tapi nggak apa-apalah, lebih baik menuliskan apa yang ada di pikiran daripada bengong. Hah??? bengong??? Hari gene???? Iye, makanya aye menuliskan segala isi pikiran dulu biar otak berkembang....

Teringat akan berangkat ke kampung halaman pada bulan Maret yang lalu, jadi teringat ma foto jelek sebelum berangkat. Lihat sendiri kan...jelek banget lho...Gimana nggak jelek. Lihat deh...tangannya lagi ngapain. Ngitung uang di dompet yang tipis....Tipis kan identik dengan uangnya cekak. Ha...ha...jadi ketika akan di foto, pasang wajah jelek deh....menutupi dompetnya yang tipis. Kwek...kwek....Tapi walaupun begitu, aku bersyukur banget DIA masih kesempatan untuk kami pulang kampung dan kumpul bersama semua saudara, kecuali dengan keluarga kakak yang terbesar. Baik ayah bunda dan anak-anak pada nggak bisa semua karena kesibukan yang nggak bisa ditinggalkan.

Sepertinya cerita di kampung halaman belum semua kutuangkan dalam blog ini. Mungkin setelah yang satu ini. Aku bahas dulu tentang foto jelek ini. Ha..ha....walau wajah jelek, tapi aku senang dengan ekspresinya. Coba lihat deh...bibirnya tak berbentuk lagi tapi terlihat hidung yang mancung (narsis nih). Kulit yang hitam (manis, he..he..) tapi mulus bok (at least yang terlihat di sekitar tangan). Ha..ha...ha...Seperti apapun itu, aku bersyukur dengan tubuh yang diberikan oleh Tuhan Sang Pencipta diriku. Berapa banyak manusia ciptaanNya yang tidak mensyukuri tubuh yang dimiliki? Rasanya tak terhitung lagi....(semoga bukan yang baca blog ini). Ada yang merasa kulitnya terlalu gelaplah, atau malah terlalu terang kali, bibirnya terlalu tebal atau terlalu tipis, bibirnya terlalu masuk ke dalam atau terlalu ketinggian dan masih banyak lagi....

Teringat akan tulisan seorang teman yang bekerja di kalangan anak-anak luar biasa (maksudnya yang cacat). Dia bahagia bisa berada di antara anak-anak tersebut karena bisa melihat dalam keterbatasan fisiknya, anak-anak itu bisa berbuat banyak yang mungkin jika dibandingkan dengan orang lain yang lengkap tubuh fisiknya tapi tidak bisa berbuat banyak. Waw...luar biasa. Menyenangkan sekali memiliki pekerjaan yang seperti itu ya. Kapankah ada kesempatan untuk bekerja yang memberikan makna bagi banyak orang lain?? (Hm...ini satu tema yang perlu dituliskan secara tersendiri deh).

Kembali ke foto jelek di atas....di balik foto dengan tampang jelek tersebut, aku bangga lho dengan apa yang sudah diciptakan Tuhan atas tubuhku ini. Terimakasih Tuhan....!!!

Bagaimana dengan teman-teman yang baca blog ini?
Yuk...Selamat bersyukur atas tubuh yang diciptakanNYA!!

04 Juni 2009

Sejoli di antara Jemuran!!!


Teringat akan foto sepasang sejoli di antara jemuran pakaian dengan latar belakang pemandangan yang cukup indah. Membayangkan tempat itu, aku jadi ingin kembali lagi ke sana, tapi hanya berdua saja, tidak perlu ikut satu rombongan keluarga besar kantorku. Ha..ha..

Aku senang dengan baju seragamnya. Kaos putih dengan celana jeans. Hm...keren...(rasanya sih...nggak tahu pendapat orang lain). Hayo...setuju dong dengan perasaanku. He..he..belum lihat fotonya ya??? Blum bisa diupload nih...kucoba lagi deh...Gagal lagi...mungkin lain kesempatan diulang lagi.

Ini foto favoritku. Soalnya baju seragamnya itu lho...rasanya dah lama aku ingin foto berdua dengan "the white man" dengan kaos putih dan celana jeans. Hm...i love it....Thanks to kantor deh...difasilitasi jalan-jalan ke Puncak, nginap di tempat peristirahatan Bulog lagi. ha...ha...asyik juga (gratis kan...) Tapi dah 2 tahun dulu kerja baru dapet acara jalan-jalan gratis. Maunya sih tiap tahun dong ibu...ibu...bapak..bapak.. Aye....

Keren ya....!!!

Warna-Warni Pikiran

Smangat sore!!!

Hm..sebenarnya aku nggak tahu harus menulis apa sore ini, tetapi hatiku tergerak aja untuk membuka blog dan melihat tanggal terakhir aku menulis dalam blog ini adalah tanggal 15 Mei 2009. Itu berarti sekitar setengah bulan yang lalu dan temanya mengenai waktu adalah uang. Bagaimana kita bisa menghargai waktu dengan menilai setiap waktu yang berjalan dengan sejumlah uang.

Jika setengah bulan yang sudah berlalu aku hitung kembali dengan sejumlah nilai uang, sudah berapa banyak uangku yang hilang ya? Tak berani untuk menghitungnya lagi, ntar aku menjadi sedih lagi. He..he..mungkin lebih baik saat ini aku menuliskan saja apa yang ada dalam pikiranku.

Apa yang ada dalam pikiranku saat ini ya? Hm...banyak cabangnya...rasa gerah beberapa akhir minggu ini, yang membuat tidur tidak menjadi nyenyak, temanku yang sudah bertemu dengan Sang Illahi, suara teman kerja yang sedang membicarakan teman kerja kantor lamanya yang juga sudah berpulang kepada Sang Khalik, tesis adiku yang membuat dia masih terbeban, sahabatku yang sudah di Indonesia tapi aku masih belum bisa terkoneksi dengan dirinya, bosku yang tiba-tiba datang (hari gini???dah kesorean lagi, bos....) tapi tak apalah, menunjukkan keinginan bekerja yang tinggi. Hi..hi...rencana Sabtu beli buku dengan suami tersayang...(emang ada suami lain yang tidak tersayang ya???Hi..hi...), ponakan-ponakanku yang ganteng, cantik, dan lucu. Ach...banyak yang muncul dalam pikiran ini. So what gitu lho....

Begitu banyak yang muncul dalam pikiranku. Sepertinya diriku tidak fokus lagi untuk bekerja hari ini. Yah...dan satu lagi....Minggu masuk kerja lagi....(barusan di SMS oleh bosku yang lain), padahal dah rencana mo arisan keluarga swami...Ach....bagaimana caranya agar bisa tetap dengan rencana semula ya???

Bunga...warna hijau....di depan mataku saat ini. Jadi teringat kapan aku akan menambah tanaman bunga di halaman secuil itu ya? Apakah bisa dikatakan halaman secuil? Hi..hi...

Wah...ini benar-benar tulisan warna warni pikiranku. Hm...asyik juga....membuat diriku belajar untuk tetap semangat. Apa hubungan antara tulisan warna warni pikiran dengan semangat ya??? Hm..sepertinya sih menstimulus pikiranku untuk "menghitung hari lagi". Ha..ha...nggak nyambung...

 
blog template by suckmylolly.com : header image by Vlad Studio