09 Juli 2009

Semangat Bisnis Masa Kecil

Lelah rasanya sore ini!! Dari pagi sampai makan siang tadi konsentrasi banget ma kerjaan. Trus, makan siang kebanyakan. Ha..ha..., jadinya lelah dan ngantuk. Intermezo sebentar dengan mengirimkan satu email kepada sahabat terbaik menginformasikan mengenai rencana bisnis yang akan kami bangun bersama. Senang sekali kami bisa memulai bisnis bersama.

Mengikuti perjalanan bisnis pulsa hampir tiga minggu ini, sedikit muncul penyesalan mengapa dari awal tidak mau terlibat dalam dunia bisnis kecil-kecilan. Hm..sebenarnya ketika masih kecil dulu, aku pernah bisnis kecil. Bersama dengan mamak yang sangat senang bisnis (tapi sayang terhambat karena statusnya), aku jualan es buah. Setiap malam, aku dan mamak mengupas buah-buahan, memotongnya, memasaknya, memasukkan dalam plastik panjang yang kecil, dan akhirnya memasukkan ke dalam kulkas. Keesokan harinya mengantarkannya ke satu kios di pinggir jalan masuk ke rumah. Aku masih ingat betapa senangnnya melakukan itu dan ketika menerima uang hasil penjualan es. Bisa kurasakan kebanggaannya sampai sekarang. Akan tetapi sayang sekali, karena status mamak yang istri pendeta, tidak memungkinkan lagi melakukan bisnis kecil itu. Jemaat protes dengan bisnis kecil kami itu. Tidak layak!! Itulah yang tertanam akhirnya dalam diri bahwa bisnis itu tidak baik. Bibit itu akhirnya mati sebelum berkembang.

Teringat akan hal itu, aku bandingkan dengan bisnis kami saat ini. Perasaan senang saat melakukan transaksi penjualan HP. Rasanya sama dengan perasaan ketika kecil dulu. Aneh...rasanya kepuasan mendapatkan keuntungan berbeda dengan menerima gajian bulanan. Koq lebih senang dengan keuntungan yang diperoleh daripada gaji bulanan ya? Masih jauh kali gaji bulanan yang kuterima dibandingkan dengan keuntungan yang kuperoleh, tapi kesenangan dan kebanggaannya jauh berbeda pula. Jauh lebih senang menerima hasil penjualan transaksi pulsa.

Minggu ini kami akan merambah pada bisnis kedua. Modal yang dibutuhkan sudah jauh lebih besar dibanding bisnis pertama, tentu lebih besar resiko yang dihadapi. Kwatir?? Tidak perlu dibiarkan mencekam diri, karena percaya bahwa bisnis akan membentuk kita, mengajar kita banyak hal. Hal itu sudah terbukti dari tiga minggu ikutan bisnis pulsa ini. Semangat bisnis masa kecil tidak akan terhapuskan dengan kekwatiran akan resiko yang dihadapi.

1 komentar:

Adikmu mengatakan...

aseekkk.. semoga sukses ya Kak.. aku senang deh kalo Kakak sukses, soale aku pasti akan 'kecipratan' juga, hehehe.. Jgn lupa per-10-an nya ya *wink*

 
blog template by suckmylolly.com : header image by Vlad Studio