19 Oktober 2010

Antara Rumah dan Gramedia

Hm...teringat akan hari libur panjang, janji untuk menuliskan pengalaman selama berlibur belum lunas juga. Ini tulisan yang kesekian yang harusnya dituangkan dalam blog ini pada saat libur. Ever is better than never dan..maaf pak dan bu bos. Menuangkan tulisan pada jam kerja, tapi masih di pagi hari, saat teman-teman kantor belum pada datang dan kalaupun datang masih pada di meja makan, sarapan pagi. Hm..korupsi waktu kerja yang bermanfaat juga untuk menuangkan ide tulisan, mumpung lagi muncul moodnya untuk menulis.

Yup..aku teringat akan satu ide tulisan, yaitu antara rumah dan gramedia. Ide tulisan ini muncul saat aku dan suami memiliki rencana ke toko buku Gramedia Matraman. Pusat toko bukua Gramedia. Luas, ada 3 tingkat, dan nyaman. Menjadi satu alternatif favorit suami untuk mengisi libur panjang. Hm..sebagai istri yang mendukung suami, he..he..aku ikutlah menyempurnakan sukacita libur panjangnya. Sebelumnya dia sudah menyempurnakan sukacita libur panjangku dengan berlibur seharian sebelum libur panjang.

Judul ini muncul saat kami menuju ke toko buku tersebut, hujan datang dengan sangat deras, hanya beberapa menit lagi sebelum sampai ke Gramedia. Karena tidak ingin berbasah-basah, kami minggir di emperan bengkel motor yang tutup karena sudah menjelang libur panjang. Banyak orang yang ikut berteduh. Hm...ada kenikmatan tersendiri, duduk di atas motor didampingi suami sambil menikmati terpaan hujan yang terbawa angin kencang. Sambil menikmati hujan dan melihat sebagian orang tetap meneruskan perjalanan sekalipun hujan deras membasahi tubuh mereka (bagi yang naik motor, he...he..) aku dan suami bicara ngalor ngidul yang akhirnya berbicara dengan kesiapan punya anak.

Aku tidak kaget ketika dia mengatakan sudah siap untuk memiliki anak, bahkan sudah rindu untuk memiliki anak karena akupun demikian. Setiap melihat anak kecil yang lucu, aku langsung terbayang perpaduan wajah kami berdua. Hm..kebayang nggak, jika wajah ikut mamanya yang manis dengan hidung bengkoknya. Ha.ha..dan kulitnya ikut bapaknya yang putih, khasnya suku Dayak. Hm...pasti cantik dan ganteng deh...

Tuhan..dengarin doa kami ya...Karunia kami dua putra dan putri yang cantik dan ganteng. He..he...Bagi teman-teman yang baca blog ini, tolong diselipkan doa untuk itu ya. Makasih...makasih...

1 komentar:

Nirmala mengatakan...

Tuhan, berikan aku ponakan-ponakan yang cantik dan ganteng melalui Kak Renta & Abang. Amin.

 
blog template by suckmylolly.com : header image by Vlad Studio