23 Maret 2011

Kebutuhan atau Keinginan

Satu lagi bacaan dari blog teman, judul tulisannya adalah "Share, Belanja Cerdas Yukkk" Aku jadi teringat dengan perilaku belanja kami pada hari Minggu lalu. Membeli TV LG 22 inchi, sementara kami sudah memiliki TV. Hm..sebenarnya kami juga sudah lama ingin membeli TV Flat, tetapi selama ini kami masih bertahan tidak membeli karena itu bukan kebutuhan prioritas, disamping itu kami sudah memiliki TV yang cukup enak untuk ditonton. He..he..masalahnya kata enak ditonton itu relatif ya dan satu lagi sayang dana untuk beli TV harus mengorbankan tabungan yang dengan susah payah ditabung. Ha..ha..


Kebetulan minggu kemarin kami memutuskan gereja pukul 09.00 WIB karena berniat untuk sekaligus belanja bulanan. Persediaan kebutuhan bulanan sudah menipis. Nah..setelah lelah berputar-putar belanja, kami memutuskan untuk menghela napas sejenak sambil makan mie goreng dan es teh. Eh..sambil ngobrol kesana kemari, mataku melihat brosur yang dipajang dengan besar: "Harga promo, TV dengan harga sekian...." Iseng aja, aku bilang sama abang: "Bang..itu TV lagi promo, bang...kalo harga lagi tidak promo berapaan ya?" Lalu jawab suami: "Kalo tidak salah, kalo lagi tidak promo harganya sekian, dek" Wah....lumayan murah juga dong harga promonya yah. Kita beli yuk" Itu kalimat yang terucap tanpa mikir kali, hanya sekedar iseng. Eh..tak taunya suami mereson dengan iseng juga. "Yuk..kita beli, mumpung murah. Ach...abang ini ada-ada aja, nggak penting amat ma kitalah. Tapi kepengen juga sih, bang..Kalo nonton dengan TV ini kan jadi "cling" matanya. Lalu aku tertawa. Trus..cerita yang lain lagi. Trus...mata melihat ke harga promo lagi. Trus..mikir lagi...Trus..."Bang...gimana, serius nih setuju untuk beli TV itu? Trus lihat-lihat specknya dan tanya promonya sampai kapan? dan kalo lagi tidak promo harganya berapaan? trus dijawab, promo dari hari jumat pe hari ini dan harga normal sekian. Hiks..hiks...koq lumayan jauh bedanya.Trus lihat sana sini lagi dan trus sedikit mikir (sebenarnya pura-pura mikir kali) trus...akhirnya dibeli deh, walaupun harus mengambil uang dulu di ATM. Yah...beli deh...(setengah menghela nafas lega dan setengah menghela nafas berat). Ha.ha....

Selama beberapa hari ini rasanya tidak menyesal harus menggesek tabungan yang dengan susah payah itu dikumpulkan, he..he..tetapi setelah baca satu tulisan dalam blog teman, jadi mikir...."Benarkah keputusan kami ini???" Hm....Nggak mungkin hanya sopir bajaj dan Tuhan yang tahu. Kesimpulannya??? Tergantung pembaca deh....

3 komentar:

perahu sungai sambas mengatakan...

weh,...lagi terombang ambing lagi ya....( typikal renta ...wkwkwk)

SCBD mengatakan...

Huh...nggak lagi, buncit.........

Anonim mengatakan...

Quel site de blogs eu les annonces les moins invasives pour les utilisateurs libre-compte?. Ou ce site web blogging est le mieux pour quelqu'un qui cherche à commencer un blog professionnel littéraire?.

 
blog template by suckmylolly.com : header image by Vlad Studio