24 Maret 2011

Pertanyaan Saat Wawancara

Ini merupakan tulisan yang aku ambil dari sumber kompas.com, dengan tujuan untuk kupahami lebih lanjut. Beberapa pertanyaan saat wawancara yang perlu diperhatikan dan disiapkan dengan baik, yaitu:

1. Apa kekurangan Anda?
Ini pertanyaan yang cukup menjebak, tujuan untuk melihat apakah Anda mengenal baik diri sendiri dan apakah akan ada usaha untuk memperbaiki diri.
Saran: mencari sisi positif dari apa yang akan dikatakan, misal, " Saya sangat memperhatikan detail dan di beberapa industri, terlalu mendetail bisa membutuhkan waktu lam sehingga kurang diperlukan. Namun di posisi akunting yang saya lamar ini, saya rasa saya bisa bekerja dengan baik dan nyaman.


2. Mengapa Anda berhenti dari pekerjaan sebelumnya?
Sebisa mungkin Anda tidak mengucapkan hal-hal negatif tentang tempat bekerja sebelumnya. Usahakan untuk bersikap netral dan menjawab secukupnya.Misalnya,"Tempat saya bekerja sebelumnya bukan tempat yang tepat untuk kepribadian saya yang senang berkreasi bebas. Namun dari sana saya mempelajari bahwa dalam sebuah organisasi memiliki sebuah tipe karakteristik tertentu seperti layaknya manusia. Sekarang saya mengetahui bahwa saya akan bekerja lebih baik di tempat yang memerlukan pemikir-pemikir independen dan memiliki metode bekerja yang berbeda dai tempat saya sebelum ini.

3. Mengapa Anda ingin bekerja di sini?
Perlu kemauan untuk meneliti dan mencari tahu tentang tempat yang dituju. Cari tahu sedikit tentang latar belakang perusahaan tsbt. Misalnya," Saya ingin menjadi bagian dari perusahaan global yang dalam satu tahun saja bisa menginvestasikan 1,4 triliun rupiah hanya untuk riset dan pengembangan proses industri yang ramah lingkungan

4. Ceritakan tentang diri Anda
Inilah kesempatan untuk unjuk gigi, tapi bukan untuk menceritakan sejarah hidup Anda. Mulai dengan karakter Anda, penghargaan-penghargaan yang pernah Anda terima, pendidikan, atau pekerjaan yang relevan dengan posisi yang dituju. Jangan terlalu banyak mendalam ke informasi personal kecuali informasi tersebut berhubungan dengan pekerjaan yang dilamar. Misalnya,"Saya tipe yang senang berkreativitas. Saya sudah menajdi sales manager selama 5 tahun dan menggunakan kreativitas saya untuk menciptakan insentif-insentif unik untuk membuat para sales di bawah saya termotivasi. Karena ide-ide tersebut, tim sales saya mendapatkan banyak penghargaan dari perusahaan.

5. Ceritakan tentang bos terburuk yang pernah Anda temui
Meski ini terlihat sebagai "sarana" baik untuk bercurhat tentang si mantan bos yang menyebalkan itu, namun Anda harus menahan godaan itu. Alih-alih cobalah bersikap bijaksana, misalnya," Meski tak ada mantan atasan saya yang menyebalkan, namun ada yang mengajarkan saya lebih banyak tentang bermacam hal ketimbang yang lainnya.

6. Apa gol yang ingin Anda tuju?
Pertanyaan ini adalah pertanyaan yang baik untuk dijawab sesuai dengan pernyataan tentang tujuan hidup yang tertulis di surat lamaran Anda. Usahakan mendaetail, namun tidak berlebihan. Misalnya,"Saya ingin bekerja sebagai teknik sipil di sebuah perusahaan yang berkonsentrasi pada pengembangan ritel. Secaar ideal, saya iningi bekerja di perusahan yang baru berkembang, seperti tempat ini, agar saya bisa mempelajari segala hal yang bisa saya pelajari sedini mungkin mengenai banyak hal di perusahaan yang sedang berkembang." Namun ada pula tempat-tempat tertentu yang mengharapkan jawaban jujur dari calon pekerjanya, misalnya dengan mengatakan bahwa Anda mencari penghasilan yang lebih baik. Sebaiknya perhatikan pula karakter si pewawancara.

0 komentar:

 
blog template by suckmylolly.com : header image by Vlad Studio