22 Maret 2014

Justin, My Lovely Brother !

Bertahun-tahun dia hidup dalam dunianya sendiri. Sedih...tapi kami tidak dapat berbuat banyak. Hal-hal kecil yang kami lakukan rasanya tidak memberikan arti baginya. Mengingat perjalanan waktu, kami sempat kehilangan harapan, tetapi lihatlah sekarang, Tuhan bekerja secara luar biasa. Berkatnya mengalir, dalam segala keberadaan istrinya, Tuhan memberikan perubahan sedikit demi sedikit sampai saat ini, kami bisa ngobrol lagi dengan dia, duduk bersama lagi dengan dia, bercanda. Melihatnya tertawa terbahak-bahak ketika kakak pertama membuat lelucon, rasanya waktu yang berlalu itu tidak berarti apa-apa. Senyum yang mengembang, kebaikan yang terpancar, dan kecerdasannya terlihat. Tuhan punya rencana apa dalam hidupmu, bang? Sampai sekarang orangtua kita memiliki pengharapan dan keyakinan bahwa dirimu diciptakan Tuhan dengan maksud dan tujuan yang khusus untukmu. Bersyukur untuk orangtua yang dalam segala keberadaan mereka, mendukung dan mengasihimu dan kita semua anak-anaknya. 

Terus berharap dan percaya dalam setiap waktu yang berlalu. Itu satu jalan dalam menjalani hidup yang diberikanNYA kepada kita, dalam segala keberadaan kita. Dalam segala keberadaanmu, aku sungguh bersyukur memiliki berkat Tuhan memberikanmu menjadi salah satu saudara dalam hidupku. Apa kabarmu, dek? Bagaimana sakitmu? Bentuk kepedulian yang terungkapkan. Coba....banyakkah abang yang seperti dirimu? Hanya satu, yaitu abangku, Justin Mardoharris Sihombing :)

0 komentar:

 
blog template by suckmylolly.com : header image by Vlad Studio