26 Mei 2014

Lesson Learned and Smart Practices: SESAME Project

Well, ini satu pekerjaan yang Tuhan berikan lagi kepadaku. Di bawah payung Migunani, aku memiliki kesempatan lagi untuk melakukan kunjungan lapangan ke Kupang. Jika kita melihat ini sebagai suatu pekerjaan saja, maka kita akan memandang sebagai sesuatu yang biasa-biasa saja, tetapi ketika kita melihat bahwa ini adalah suatu kesempatan yang DIA berikan, maka kita akan melihat bahwa ini adalah salah satu anugerah yang DIA berikan. So, apa istimewanya bekerja dalam pekerjaan ini?
Pertama, narsis dulu dong:) ini fotoku setelah pekerjaan selesai, aku menyempatkan diri menikmati udara sore yang menyegarkan. Kedua, ada banyak pembelajaran selama perjalanan ini, saat bekerjasama dengan mas Benny, saat kami ngobrol dan diskusi, saat kami makan ikan bakar bersama, saat ngobrol dengan salah satu peserta yang memilih untuk tetap berada di NKRI. Banyak sekali. Tapi satu hal yang aku ingin sharekan di sini adalah ketika aku berkenalan dan ngobrol dengan Julietty, yang biasa dipanggi bu Etty. Dia adalah....hm....koq lupa ya posisinya di Caritas??? Tapi dia datang dari Jakarta untuk mengawal kegiatan Lesson Learned ini. Saat kami jalan kaki makan siang bersama di warung yang sederhana, dia bercerita bahwa bersama anak dan suaminya mereka tetap melakukan bisnis warung makan setiap sabtu-minggu. Dia jualan nasi beserta lauk pauknya. Ha..ha...khas jawaban misua ketika ditanya mau makan apa. Well, tepatnya aku tidak ingat apa yang dijual, tapi pasti makanan nasi dan lauk pauknya. Waw....dengan pekerjaannya yang super di Caritas, beliau tetap konsisten untuk mengerjakan bisnis warung makannya. 
Jadi teringat dengan rencana-rencana kami yang sampai saat ini belum terealisasi. Apakah itu? Bisnis....dari bisnis jualan batik, bisnis warung makan, bisnis laundry....Wah...belum kesampaian deh. Dulu sempat bisnis bareng dengan 2 sohib, Ana dan Emma, tetapi berhenti di tengah jalan:( Sampai sekarang modal dan keuntungan yang walaupun sedikit masih tetap kusimpan, dengan harapan suatu saat masih memungkinkan untuk melanjutkan bisnis ini.
Well...back to lap top...jadi kawans...melalui perjalanan ini, Tuhan ingatkan aku bahwa berkat Tuhan itu tidak selalu dari pekerjaan tetap kita, tetapi juga bisa dari "pekerjaan sampingan", as long as...kita tekun, Tuhan pasti buka jalan dan memberkatinya. Pertanyaannya: Seberapa tekunkah kita menjalankan "pekerjaan sampingan" yang Tuhan juga mau berkati???

0 komentar:

 
blog template by suckmylolly.com : header image by Vlad Studio