03 Mei 2015

Impian Berbagi dengan Anak Sekolah Minggu Pedesaan


Sudah lama sekali aku tidak membuka blog ku ini dan juga sudah lama tidak update tulisan tentunya. Sekilas kulihat tulisanku dan aku senang sekali dengan tulisan terakhir "Antara Aku dan Tuhanku". Menarik ya. Sebenarnya menuliskan segala ide dalam blog ini merupakan kegiatan yang menarik dan tentunya bermanfaat untuk mengasah otak, mengumpulkan pengalaman-pengalaman perjalanan hidup dan juga dengan harapan bisa menjadi manfaat juga bagi orang yang membacanya, siapapun itu:)

Pagi ini, Hari Minggu, 3 Mei 2015, aku terdorong menuliskan apa yang muncul dalam gambaran pikiranku saat aku tadi mengikuti kebaktian pagi hari di GKI Gejayan. Hm.....entah kenapa aku tidak begitu konsen saat mendengarkan kotbah, tapi aku sangat  menikmati setiap pujian dan penyembahannya:) Mungkin  karena aku sedang memikirkan juga tulisan Kesaksian Pribadi yang perlu aku kirimkan ke Pancaran Anugerah, yang seharusnya tanggal 30 April yang lalu. Walaupun aku sudah mengirim email meminta perpanjangan waktu, tetapi rasanya koq merasa bersalah karena dengan keterlambatanku akan mengganggu proses persiapan tim selanjutnya. Maafkan daku ya, mbak Shelfie...:)

Nah lanjut dengan gambaran pikiran tadi dan berkaitan dengan gambar mobil di atas :) Itu masih merupakan gambar saja. Itu  mimpi kami untuk memiliki mobil. Pengennya sih mobil keluarga seperti Avanza, mobil sejuta umat katanya:) atau grand livina, atau bahkan ertiga, tetapi nggak kuat di keuangan. Jadi mimpinya diperkecil lagi menjadi mobil city car. Itu adalah gambar mobil Agya, dari Toyota. Kami sangat berharap bisa memiliki mobil ini segera, tetapi belum bisa dipastikan. Kiranya Tuhan mendengarkan:) AMin.....

Nah, saat di gereja tadi, aku seperti mendapat ide, dengan adanya mobil Agya itu, kami bisa melakukan pelayanan keliling alam pedesaan menuju gereja-gereja kecil yang ada anak sekolah minggunya. Kami bisa menjadi "guru sekolah minggu" dan kemudian berbagi bingkisan kepada anak-anak sekolah minggu. Bentuknya seperti apa, aku nggak tahu. Hanya kepikiran saja, dengan mendapat berkat mobil nantinya, maka bisa menyalurkan berkat itu kepada anak-anak sekolah minggu di pedesaaan. Bentuknya seperti apa, aku ingin share dengan sobatku, Emma yang terbiasa dengan anak-anak kecil pastinya. Dia memiliki bakat dalam dunia anak-anak, pernah menjadi guru. Hm...nantinya menjadi salah satu bahan dalam website pelayanan bang Ramses juga. Semoga...

Update tulisan nih:) setelah diskusi ma sobatku, Emma, ada beberapa masukan dari dia:
1. Memilih 1 gereja sebelumnya dikontak lebih dulu.
2. Persiapkan materi yang mau disampaikan, konsepnya fun.
3. Hubungi teman lain yang memiliki beban pelayanan yang sama.
4. Konsepnya tetap mengajar sekolah minggu tapi berkesan fresh, sehingga menyegarkan anak-anak sekolah minggu lokal.
5. Create nama pelayanan "Praise the Lord".
6. Pikirkan tentang apa yang mau dibagi kepada anak SM, apakah snack atau buku.
7. Cari peluang untuk mencari sponsor.

Matur nuwun, mauliate godang, thank you, sobat...!!!

0 komentar:

 
blog template by suckmylolly.com : header image by Vlad Studio