25 September 2017

Persiapan Kafe Karanglo

Yes.....ide menjalankan bisnis dengan memanfaatkan rumah ini akan dilakukan segera. Awal dari persiapan dengan datangnya big boss cafe Poda :) Orang yang selalu mau belajar sampai datang ke Yogya dan Jawa Timur untuk mengembangkan ekspansi bisnisnya dalam bidang coklat nantinya.
Sebelum launching, mereka belajar lebih dulu. Nah...sambil menyelam minum air, maka kehadiran big boss cafe Poda diberdayakan untuk diskusi tentang memfungsikan rumah ini menjadi Kafe Karanglo. Hm...nama belum ditemukan, tetapi sementara ini mari kita sebut dengan Kafe Karanglo. Dimulai dengan diskusi mengenai hal-hal apa saja yang akan didesign, tanpa mengubah struktur bangunan rumah, hanya menambah meja bartender dan dapur dan mendekorasi ruangan. 
Mari kita lihat proses diskusi di dalam rumah sampai studi banding dengan mendatangi kafe-kafe yang ada di Yogya, tidak hanya kafe kopi, tetapi juga kafe teh, kafe Java Tea, di pinggiran jalan Ring Road. 
Perjalanan juga sampai ke kafe Filosofi Kopi. Hm...kafe yang sedang beken banget, dimana didahului dengan film perdananya Filosopi Kopi yang terkenal dalam dunia perfilman. Nah, ini nih menu kopi yang ditawarkan dan kami pesan saat mengunjungi Filosofi Kopi ini. Namanya persis seperti yang di film itu, salah satunya adalah kopi Timus. Tempatnya asyik...dan ramai sekali dengan pengunjung, kebanyakan kaum muda. Hm..sepertinya diperuntukan untuk kaum muda memang:) Big boss Cafe Poda mengatakan bahwa mesin kopinya itu bisa mencapai 200 juta. Alamak.......mahal bingits...
Hm...keder juga dengar harga mesin kopinya. Tapi tidak perlu khawatir...masing-masing punya kelebihan. Nah...mari kita cari kelebihan dari Kafe Karanglo nantinya. Kalau soal kualitas kopi....nggak kalah deh nanti sumber kopi Kafe Karanglo. Dijamin...!!! Lha iyah...wong kopinya sudah dieksport ke Korea dan juga Belanda. Kualitas eksport, bro...:)
Ok, sekarang mari serius untuk mempersiapkan segala sesuatunya. Jadi kudu serius. Wuih....serius banget dengan bisnis ini. So...pastilah....kita seriusin agar minggu ketiga bulan Desember 2017 dapat dilaksanakan launching Kafe Karanglo ini. Yes....semangat....!!! Bersama menjalani Progo untuk mencari perlengkapan pecah belah perkopian :) Luar biasa semangat untuk membuka Kafe Karanglo ini.

Pelatihan PSMP, Kader Petani Kakao, Kab. Luwu

Wow....ini sesuatu yang menarik. Setelah mengikuti pelatihan di UC UGM tentang pelatihan PSMP pada bulan Agustus 2017, maka aku berangkat ke Kota Belopa, Kab. Luwu untuk melaksanakan pelatihan PSMP kepada para kader petani kakao yang nantinya akan menjadi trainer di desa mereka masing-masing.
Hm..ini perjalanan pertamaku di tahun ini. Setelah kurang lebih 8 bulan istirahat cukup banyak pasca operasi. Ehm...in action....menjadi trainer di tengah Kader petani kakao di Kota Belopa, Kab. Luwu itu.....sesuatu banget deh. Walaupun 3 malam tidur tidak nyaman (hi..hi...salah pilih hotel deh), dan beban kerja yang banyak sekali, tetapi aku sangat menikmati setiap proses yang ada. Bekerjasama dengan MT lokal, yaitu Bapak Pajar. Dia pekerja keras. Terlihat wajah lelah di wajahnya karena sebelum aku datangpun, dia sudah menyiapkan banyak hal sehingga kegiatan pelatihan kepada kader petani kakao ini dapat berjalan dengan optimal. Thanks, Pak Pajar.
Peserta pelatihan di Batch 1 termasuk banyak kamu muda. Ehm...menggunakan istilah dalam modul, kaum muda. Well...sekalipun udara panas, tetapi semangat belajar dari para peserta luar biasa. Setiap sessi diikuti dengan keseriusan tetapi sepanjang sessi kita juga bisa tertawa terbahak-bahak. Benar-benar kaum muda....Dan peserta pelatihan di Batch 2, justru sebaliknya, banyak kaum dewasa, tetapi semangat dan kemauan belajarnya tak kalah dengan peserta di Batch 1.
Satu hal yang mengharukan adalah, ketika salah satu ice breaker tentang memberikan penghargaan kepada siapapun yang telah memberikan pendapat, presentasi mewakili kelompok dan lainnya dengan memberikan buah-buahan di angan-angan.....eh...hari kedua, salah satu peserta membawa buah pepaya california kepada aku dan pak Pajar sebagai bentuk penghargaan dan ucapan terimakasih karena sudah diberikan ilmu yang menolong mereka untuk memahami persoalan-persoalan sosial. Ach....aku juga berterimakasih untuk semangat kalian semua untuk belajar bersama dan Puji Syukur pada Tuhan karena kesempatan dalam pekerjaan ini mempertemukan aku dengan orang sederhana yang memiliki semangat luar biasa.

Edisi Jalan-Jalan di Kota Belopa, Kab. Luwu

Nah....ini dia nih....Mari bekerja dan kemudian jangan lupa untuk menikmati perjalanannya. Well...rasanya baru kali ini aku menerapkan pesan big bos..."Jangan lupa bergembira". Ha..ha..selama ini aku tidak menjalankan itu karena kerja ya kerja...tapi ternyata kerja sambil bergembira itu penting. Kebetulan juga nih....Pak Pajar yang menjadi teman di daerah juga mengerti perlunya bergembira dalam bekerja. Jadilah kami menikmati makan enak. Tentu makan enak itu adalah makanan khas Palopo, yaitu Kapurung. 
Selain Kapurung, ada Lawa juga. Hm...saat menuliskan ini, aku kebayang nikmatnya Kapurung dan Lawa. Apa sih Kapurung itu? Itu adalah makanan dengan berbagai jenis sayuran dan ada sagu nya plus dengan pilihan berbagai ikan. Nah...aku pilih ikan bandeng. Wow....enak banget ikan bandengnya lho. Jauh beda rasa ikan bandeng di sini dengan di Yogya. Jauh....jauh...banget. Di sini, enak banget....terasa manis dan segar sekali.
Wah....pokoknya...kalau datang ke Kab.Luwu lagi...bakalan ngejar Kapurung dengan ikan bandeng bakar dan Lawa. Oh iya, Lawa itu adalah ikan laut yang tidak dimasak dengan api, tetapi makan mentah dengan bumbu-bumbunya. Hm...seperti masak ikan naniura ala bataklah, tetapi ini tidak begitu kental dengan bumbu seperti naniura. Tapi....asli ngenes nih membayangkannya. Ha..ha...Nah, belum lagi makan di TPI....sayang tidak dapat pemandangannya karena kami datang sudah malam hari, selepas kerjaan selesai dan menanti datangnya Nevi dari Kab. Luwu Utara. Syukurlah, walaupun tidak dapat pemandangannya, tetapi kami sempat menikmati makan ikan bakar kakap merah dan....hayah...lupa nama ikan satunya. Ha..ha..soalnya biasanya tahunya ikan gembung....ikan asin...tahu dan tempe deh...:)
Oh iya...satu lagi nih...mari berselfi di depan kantor Pemda Kab. Luwu, terlihat tulisan Kota Belopa di puncak bukitnya, dan Mesjid baru yang besar....Luar biasa...

Jejamuran Lagi...Bersama Pak Dave

Rasa sedih setelah mengantar Pak Yohanes ke tempat peristirahatan terakhirnya masih mengikuti dalam perjalanan pulang kami. Dalam perjalanan pulang, kami mengalami jalan yang panjang, tersesat oleh GPS yang menjadi pegangan kami. Kami melalui jalan-jalan desa yang kecil. Untunglah akhirnya kami sampai juga ke jalan besar Ring Road :) Lalu dengan segera kami meluncur ke Rumah Makan Jejamuran. Waktu sudah menunjukkan jam 16.00 WIB. Rasa lelah dan lapar menyatu yang mempercepat si abang mengendarai mobil menuju Jejamuran. 
Wow...akhirnya sampai juga di rumah makan ini lagi. Dengan cepat, aku memesan berbagai menu yang mengundang selera, apalagi saat lapar...bukan hanya mengundang selera tetapi juga mengundang air liur :)
Rasanya aku memasan sedikit makanan untuk kami bertiga, tapi koq ya kenyang banget ya. Hm...menu pesanan kami adalah 2 sate, 1 tongseng, 1 cah kangkung jamur, 1 tom yam, 1 asam manis. Minumnya sederhana saja, 2 teh dan Pak Dave tidak pesan minuman apapun karena ada sebotol aqua di tangannya. Nggak banyak kan? Tapi.....alamak....kita makan dengan lahap dan kenyang sekali. Nggak tahu nih, lahapnya karena enak apa karena sudah laper banget ya...Ha..ha...Tapi yang pasti, senang melihat Pak Dave makan dengan lahap, dia menikmati setiap menu yang ada. Tadinya aku sudah khawatir beliau tidak akan suka jamur, eh...ternyata....oh...ternyata...dia suka makan jamur dengan bumbu asia banget:). Jadilah kita makan dengan nikmat. Harganya? Hm...masih terjangkau oleh dompet ini:) Setiap saudara, keluarga atau teman yang datang ke Yogya, salah satu menu yang wajib dinikmati adalah Jejamuran ini. Sampai sejauh ini, semua teman, sodara dan keluarga yang diajak menikmati makan menu jejamuran ini.

Selamat Jalan, Pak Yo

Kabar duka itu kami terima subuh dari Kak Asther, rekan satu pelayanan di KOMPAK, bahwa Pak Yohanes, suami dari Ibu Rosa, telah memenuhi panggilan dari Bapa Surgawai pada dini hari Selasa, tanggal 19 September 2017.  
Beberapa hari sebelumnya, beliau sempat dirawat di RS Bethesda selama beberapa hari. Aku dan abang masih sempat bertemu dengan beliau dan melihat kondisinya yang lelah dengan penyakitnya. Sebelum itu, pernah satu-dua kali juga kami berkunjung ke RS menjenguknya, tetapi kondisinya masih semangat, tetapi saat kami datang dan bertemu terakhir kalinya, dia terlihat lemah. Malam sebelum dia pergi, abang sempat berkata "Dek, apakah memang ini waktunya bagi Pak Yo ya?" Lalu aku jawab, " Hus...koq mikir gitu sih". Aku mengingat Pak Yo yang memiliki semangat yang luar biasa dalam menjalani hidupnya walaupun dia sudah mengalami sakit ginjal sejak 9 tahun lalu dan harus mengalami cuci darah selama itu. Tetapi perjuangan Pak Yo sudah selesai di dunia ini pada Selasa dini hari yang lalu. 
Aku tidak dapat membayangkan bagaimana hancurnya Ibu Rosa dalam menghadapi situasi ini. Jadi ingat masa lalu dulu....saat mengalami betapa sedihnya ditinggal, padahal hanya mengenal sesaat. Tak bisa kubayangkan apa yang dirasakan oleh Ibu Rosa saat ini, setelah Pak Yo pergi untuk selamanya. Saat bertemu dengan Ibu Rosa, aku tidak dapat mengatakan apa-apa selain hanya pelukan yang erat dan diam seribu basa. Tak sanggup aku mengucapkan kata-kata penghiburan. Aku hanya bisa berdoa dalam hati untuk kekuatan dan penghiburan dari DIA untuk Ibu Rosa, Yola, Samuel dan keluarga besar. Selamat jalan, Pak Yo...Walau kita jarang komunikasi, tetapi semangatmu dalam menjalani hidup di atas penyakit yang Engkau derita mewarnai satu sisi dalam kehidupanku. Trimakasih untuk warna cerah yang Engkau hadirkan dalam hidup ku dan bang Ramses melalui cerita kasih mu dengan Ibu Rosa. Berbahagialah Ibu Rosa memiliki cinta kasihmu dan begitu juga Yola dan Samuel.

Pembinaan Bidang 5, GKI Gejayan

Bidang 5, GKI Gejayan melakukan pembinaan bagi para aktivis di GKI Gejayan pada hari Sabtu-Minggu, 23-24 September 2017. Salah satu komisi yang adalah KOMPAK, di mana ada beberapa rekan yang mengikuti pembinaan ini, yaitu: Kak Asther, Kak Othie, Fisti, Olga, Sandi, Jejep dan Bang Ramses. Senang melihat teman-teman bisa mengikuti kegiatan ini.
Aku percaya mereka mendapatkan penyegaran kembali dan semangat untuk melayani dalam komisi masing-masing. Sayang aku tidak bisa ikut kegiatan ini karena dalam waktu yang bersamaan, aku mengikuti kegiatan Reuni Perak Padmanaba Angkatan 47 di SMA 3, Yogyakarta.
Hm...tulisan ini aku buat karena ada foto yang bagus yang dapat menjadi pengingat untuk perjalanan ke depan. Yup...bahwa abang semakin terlibat dalam pelayanan semenjak bergabung dalam Pancaran Anugerah. Proses yang dilaluinya di Pancaran Anugerah memperkuat hatinya untuk ambil bagian dalam pelayanan. Hi..hi...kadang malahan aku yang mengerem langkahnya agar tidak mengikuti jejakku waktu muda dulu, hanya bergerak di seputaran aktivitas pelayanan, bukan pelayanan yang sesungguhnya. Aku tidak mau dia mengalami itu, maka ada saat aku mengajak dia "ngerem" langkah yang diambil. Fokus dalam pelayanan itu penting sehingga kita tidak terjebak dalam banyaknya aktivitas pelayanan, tetapi melupakan proses kita dalam bertumbuh mengenal DIA. Dalam semua pelayanan yang diambil, jangan sampai kita bablas dalam banyaknya kegiatan, tetapi lupa pada hati yang hancur di hadapan DIA. 
video
Wow...jadi ingat video yang dikirim oleh Ibu Pdt. Rimma tentang hati yang hancur dalam pelayanan itu adalah sangat....sangat..penting. Hm...jika mendengarkan video itu...rasanya aku perlu berpikir ulang lagi tentang pelayanan yang dilakukan selama ini. Hm....dalam sekali isi pesan dari David Wilkersons. Siapa sih sebenarnya David Wildersons ini? Siapapun dia...yang pasti...pesannya sangat dalam sekali...menohok hati ini....

Reuni Perak Padmana Angkatan 47 (1989-1992)

Yippeee.....akhirnya bisa juga mengikuti reuni perak padmana angkatan 47 (1989-1992). Pada tanggal 23-24 September adalah hari yang patut dikenang dalam memori, reuni perak Padmanaba angkatan 47.
Tadinya sudah kasih kabar kepada teman panitia kalau bakalan ndak bisa datang karena ada pekerjaan yang mengharuskan ke luar daerah. Tapi Puji Syukur....akhirnya bisa mengikuti reuni perak ini.
 Wow....walaupun dulu aku adalah siswa yang pendiam...Ehm....tapi setelah 25 tahun....rasa haru biru juga mengingat sekolah ini. Engkau masih anak sekolah....(Lagu Chrisye....) Yup...25 tahun lalu, aku ternyata masih anak sekolah, yang lucu dan imut...seimut adik-adik yang ditemui di kelas saat memasuki kelasku yang dulu. Wow....mereka melihat kami seperti sudah tua banget. Ha..ha...baper sih....
Melewati lorong ini serasa masih muda kembali, soalnya ndak ada adik kelas yang imut dan lugu...time freeze...Benar-benar serasa muda kembali. Wow....masih serasa mimpi, 25 tahun lalu aku bersama teman-teman SMA di sini. Wow...Wow...banyak kenangan, yang pasti, aku adalah siswa yang pendiam sekali. Hi..hi..sampai di kuliah juga aku selalu mendeklarasikan kalau aku adalah anak yang pendiam, tetapi tidak ada satupun teman yang menyetujuinya, sampai sekarang. Hi..hi...masih berasa anak yang pendiam, padahal misua bilang, aku istri yang cerewet. Hm....
Nah, kembali ke reuni perak ini, kami bersama teman-teman dan guru wali kelas, Ibu Anna Woro, guru bahasa Jerman, "Ich liebe dich, Bu Anna..." Kami berfoto bersama dalam kelas. Tidak semua teman bisa datang, tetapi koq serasa kelas ini sempit ya. Rasanya dulu.....dulu...25 taon yang lalu, ini kelas serasa luas....tapi sekarang berasa sempit deh...Hm...tanda emang sudah mengembang ke kanan dan ke kiri, ke depan dan ke belakang nih badan. Ha..ha...Ini foto bersama tampak depan ruang kelas dan juga duduk manis di meja kursi saat sekolah dulu. Wow...tuh Koko mau terbang ke masa lalu, ke 25 taun silam. Ha..ha..siswa iseng...teman-temanku memang pada iseng banget dulu. Ya...bolos lompati jendelalah...buang angin yang memabokkan seisi kelas, sampai-sampai Ibu Anna ngambek tidak mau mengajar satu semester bila tidak ada yang mengaku. Dan....itu teman-teman memang kompak banget.....semua diam seribu bahasa. Ha..ha...
 Yang cewek-cewek..?? Tuh...pada masih centil. Terlihat kan? Lupa kalo pada sudah punya anak SMA juga. Ha..ha...tapi itulah semangat muda yang muncul saat ketika kumpul bareng lagi bersama teman SMA. Masa muda yang sangat indah....masa yang menyenangkan...rasanya tidak ada persoalan yang tak bisa diatasi. Semua adalah sesuatu yang menyenangkan. Hi..hi...jadi maksudnya sekarang tidak menyenangkan? Menyenangkan juga, tapi beda nilai rasanya. Ha..ha... Ini adalah guru-guru yang mengajar dan mendidik kami 25 tahun yang lalu. Luar biasa....guru yang mengajar dari hati selalu dihormati dan dikenang oleh siswanya. Terimakasih bapak dan ibu guru. Pengabdianmu terlukis dalam perjalanan hidup siswa dan siswimu. 
Bersyukur untuk semua itu. Aku bersyukur pernah mengalami sekolah di SMA 3 Padmanaba, mengenal teman-teman yang rendah hati, saling mendukung, kebersamaan menjadi nilai yang penting di antara teman sekelas. Mungkin aku tidak terlalu dekat dengan mereka saat itu karena aku anak pindahan yang masih membutuhkan proses adapatasi, si pendiam dan pemalu. Halah....(sekarang malu-maluin). Dan....seiring dengan waktu, aku kembali diingatkan bahwa hidup itu dijalani dengan syukur kepada Sang Pencipta dan Pemberi Berkat. Mari....kita jalani kehidupan ini dengan mengingat siapa DIA dalam hidup kita, maka perjalanan naik dan turun itu menjadi suatu hal yang indah. Love you, guys.....

22 Agustus 2017

Retret Kompak GKI Gejayan, 19-20 Agustus 2017

Wow...baru aja selesai pelatihan di hari Jumat, eng..ing...eng....Sabtu dan Minggu sudah beracara dengan Retret Kompak GKI Gejayan, 19-20 Agustus 2017. Rasa penat selama seminggu mengikuti pelatihan terobati dengan keriuhan dan kehangatan teman-teman Kompak, apalagi dipandu dengan MC yang lucu abis, Kak Maria. Asyik...deh...plus...dengan Firman yang dibawakan oleh Bang Tuan Juniar Situmorang, yang panggilan kerennya adalah Bang TJ. Wow....luar biasa sekali. Perlu berpikir untuk mencerna setiap pernyataan Bang TJ. Hi..hi..mungkin karena rasa penat juga yah...tapi beberapa point yang disampaikan oleh Bang TJ adalah bahwa kita ini turut serta dalam rangkaian Kerajaan Allah di muka bumi ini dan kita adalah carang yang hidup karena aliran yang mengalir dari pokoknya. Jangan tambahkan beban rohanimu dengan berbagai disiplin.
Cukup sudah membebani dirimu dengan kuk-kuk rohani tersebut. DIA datang untuk membebaskan kita. So...displin rohani menjadi tidak perlu? Well....bukan itu pertanyaannya, tetapi sejauhmana dalam menjalankan semua disiplin rohani itu kita melakukan bukan karena beban di hati, tetapi dasar dari melakukan semua itu sudah seharusnya kita selangkah lebih maju, yaitu kita melakukan karena kita rindu dan haus untuk selalu bertemu dengan DIA. Gali dan gali lah Alkitab bukan karena disiplin yang mengikat diri tetapi gali dan galilah Alkitab karena kerinduan dan rasa haus untuk bertemu dan mengenal DIA lebih dalam dan lebih dalam lagi. Mak jleb.....dalam banget.....teguran dan sapaan DIA melalui Bang TJ.

Pelatihan PSMP, UC-UGM.

Wow.....mumpung belum lupa momentnya, mari kita tuliskan apa yang teringat dengan moment indah ini. Yup...ini adalah pelatihan untuk PSMP yang dilaksanakan dari hari Senin-Jumat, tanggal 14-18 Agustus 2017 di UC, UGM. Oh iya PSMP itu adalah Perilaku Sosial Masyarakat Petani. Wow....panjang ya. Tapi gampang ingatnya, yaitu SMP, ditambahkan di depannya P. Ha..ha..biasanya aku susah mengingat nama program, tapi yang satu ini easy to remember:) 
Hm...asyik banget dengan pelatihan ini karena pendekatannya lebih banyak kerja kelompok, diskusi dan presentasi, tapi isi materinya bisa dipahami dan diingat dengan baik. Selain karna trainernya, Mbak Putri oke punya, dilihat dari semangat, penguasaan atas materinya, dan banyak hal lainnya. Senang sekali bisa mengenal mbak yang satu ini. Easy going banget...dan welcome banget sama orang baru, serasa sudah kenal lama deh. 
Belum lagi ketemu teman-teman dari Prov. Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat. Wow...menyenangkan bertemu dengan orang-orang baru nan menarik. Jadi ingat sama teman kuliah dulu yang berasal dari Makasar. Keterbukaan menjadi salah satu karakter yang menarik dari teman-teman ini. Tidak sabar rasanya untuk turun ke lapangan dan bertemu lagi dengan mereka. Sayang, nanti hanya ketemu dengan teman-teman dari Provinsi Sulawesi Selatan saja:) So....sampai ketemu di Kab. Luwu, Luwu Utara dan Luwu Timur ya, guys...Mari kita jadikan moment pelatihan bersama kader menjadi moment yang menyenangkan. Bekerja sambil bersenang-senang:) Hm..sepertinya itu motto yang perlu dijalani sekarang. Bekerja smart dan menikmati setiap prosesnya. Yipppeeee.....

10 Agustus 2017

Hati yang Gembira adalah Obat

Trimakasih Tuhan untuk hari ini. Hatiku dipenuhi dengan ucapan syukur. Berawal dari bermain gitar, kemudian mengirimkan video bermain gitar ke sahabatku, menuliskan cerita tentang proses bermain gitar, kemudian ingat dengan sang kakek dan nenek yang luar biasa, kemudian ingat dengan Ahok yang bersinar luar biasa. Dari proses pagi ini, hatiku penuh dengan sukacita dan ucapan syukur. Hati yang gembira adalah obat. Itu benar, Tuhan. Hati yang gembira sesungguhnya adalah ketika menyadari siapa aku di hadapanMu, ketika kemudian aku melihat segala situasi dengan ucapan syukur. Siapakah aku sehingga Engkau menjadikan aku ada sampai saat ini. Siapakah aku sehingga Engkau selalu memberkati hidupku? Siapakah aku sehingga Engkau menghadirkan banyak orang yang mendukung aku? Bapak, mamak, abang, kakak, adik, ponakan, ipar, sahabat, teman, dan suami. Wah...betapa luar biasa perjalanan kehidupanku sampai saat ini ketika aku mengingat semua itu. Tak putus hati mengucap syukur kepadaMu ya, Tuhan. Trimakasih....segala Puji, Hormat, dan Syukur hanya kepadaMu. Kau menjadikan aku ada sampai saat ini. 

Ahok yang Tetap Bersinar

Maaf...fotonya pak Ahok aku ambil dari satu tulisan di salah satu media online, yaitu Seword. Semoga tidak keberatan ya. Jika menulis tanpa ada foto, rasanya gimana gitu..:) Nah..kali ini aku terinspirasi menulis terkait Ahok dan mengkaitkannya dengan pembelajaran/pengingat bagi diriku sendiri. Foto ini diambil dari tulisan "Ahok Dipercaya Administrasi oleh Kepala Rutan Mako Brimob, Yusuf Modern!". 
Isi dari tulisan ini tentang bagaimana Ahok yang berada di penjarapun tetap bisa bersinar. Ahok dalam menjalani hari-hari nya di penjara tidak dengan bersedih, bermuram durja, terlena sebagai korban atas peristiwa yang terjadi. TIDAK...sekali-kali TIDAK. Ahok tetaplah menjadi Ahok yang bersinar. Yah...memang di penjara dia tidak melakukan banyak kegiatan seperti kesibukan dia selama ini. Justru luar biasanya, bagaimana perubahan situasi yang sangat tidak mengenakkan itu berhasil dia lalui. Dia justru menjadikan waktu di dalam penjara untuk banyak hal yang tetap positif. Apa saja hal positifnya? 
Hm...beberapa yang kuingat dari hasil tulisan orang adalah: belajar tulisan mandirin, belajar lebih banyak diam, menuliskan pengalaman hidup dan pikirannya, membaca surat-surat pengagumnya dan membalasnya, mengambil banyak waktu refleksi di hadapan-NYA, disuruh nyangkul....dia kerjakan dengan hati riang, membangun staminanya dengan berolah raga, bahkan Ahok pun mengerjakan tugas-tugas administrasi di dalam rumah tahanan Mako Brimob. Wow....suatu kepercayaan yang luar biasa. 
So...apa pembelajaran dari hidup Ahok di penjara? Penjara tidak membuat dia berdiam, tetapi tetap melakukan bagian yang dapat dia lakukan. Begitu juga dengan hidupku saat ini. Ketika aku merasa semua terlihat samar-samar, bahkan gelap....tapi itu lebih karena dipengaruhi cara berpikirku saja. Bukankah dengan banyaknya waktu, maka aku bisa melakukan banyak hal? Lakukanlah apa yang bisa dilakukan dengan semangat dan kepercayaan. Semangat dan kepercayaan mengalahkan segalanya, mengalahkan segala situasi yang ada. Lihat....bagaimana Ahok dari hidup yang penuh kesibukan dan pelayanan, dia memasuki kehidupan yang "sunyi". Dia menjalani kehidupan "sunyi" itu dengan tetap semangat...dengan cara aktifitas yang berbeda. Aktifitas boleh berbeda, tetapi semangat dan keyakinan itu tetap sama, bahkan bisa jadi lebih dari yang ada sebelumnya. 
Bagaimana dengan diriku, dirimu? Bisakah tetap memiliki semangat dan keyakinan dalam situasi apapun itu? Yuk...lihatlah Ahok...dan ikutilah semangat dan keyakinannya itu!!!

Meraih Impian Bermain Gitar

video
Wow...ini namanya nekad nih. Publish permainan gitar yang jauh dari sempurna. Ha..ha..tapi aku tidak malu, bahkan bangga sekali dengan diriku. Aku mendadak ingin menulis hal ini dengan suatu video agar jelas terlihat perbedaannya sampai nanti aku mahir bermain gitar. Semoga DIA memberikan usia yang panjang untuk aku semakin mahir dalam bermain musik gitar. 
Nah, pertanyaannya koq mendadak mau mengupload video ini? Awalnya, aku semakin menikmati misua yang semakin rajin latihan gitar. Semakin sering kudengar, semakin aku jadi pengen bisa main gitar. Hm...sebenarnya kami berdua sudah latihan gitar berbulan-bulan. Belajar dari nol, bahkan belajar dari tidak yakin sama sekali menjadi yakin aku pasti bisa. Semua itu berkat kebaikan, ketekunan dan kepercayan dari pelatih gitar kami, yaitu Bang Ricky Nadeak. Di pertemuan pertama, dia bukan mengajari bagaimaan bermain gitar, tetapi justru "berfilosofi" dan meyakinkan kami berdua bahwa kami bisa pandai bermain gitar. Ini bukan masalah bakat, tetapi kemauan dan keyakinan. Kita bisa karena kita percaya. Dia bercerita punya murid yang dari menekan senar gitar aja menjerit karena merasa sakit, tapi sekarang....jangan tanya bagaimana murid manjanya itu sudah mahir bermain gitar. Sang pelatih berhasil meyakinkan aku secara pribadi bahwa aku yang tidak bisa bermain gitar sama sekali (tahunya hanya pegang gitar lho..:) pasti bisa as long as...ada kemauan dan keyakinan. 
Lalu latihan pun dimulai. Dari pertemuan pertama, kedua, ketiga, keempat, dan ke sekian puluh kali.....sekali dalam seminggu, tetapi rasanya kemajuannya lambat. Tetapi semangat dari bang Ricky selalu menginspirasi setiap latihan. Sungguh...aku merasakan bahwa dia sangat mencintai musik dan sangat menikmati mengajari setiap muridnya. Tidak terlihat sedikitpun rasa bosan melihat ketidaktahuan dan juga kemalasan kami. Lha....selama ini latihan hanya dalam ruang kelas doang, setelah sampai rumah lupa deh...:) Tentu sebagai seorang pelatih, dia mengetahui hal itu, tetapi dengan sabar dia mengikuti langkah-langkah kami. Dan akhir-akhir ini misua rajin berlatih dan itu menarik aku juga untuk berlatih. Awalnya aku hanya mengabaikannya, tetapi kemudian lama-lama aku senang mendengar permainan gitarnya yang masih biasa-biasa saja tetapi semakin asyik mendengar perkembangan permainan gitarnya. Dan itu...mendorong aku untuk ambil gitar dan berlatih di rumah secara perlahan-lahan apa yang telah diajarkan oleh bang Ricky. 
Dan pagi ini, aku memberanikan diri mengambil video bermain gitar dengan judul lagu "Si Semut". Lagu sederhana, tetapi untuk bisa jreng..jreng...aku perlu latihan berbulan-bulan bersama bang Ricky. Yang diajarkan bang Ricky tidak langsung bermain lagu, bahkan berfilosofi dulu :) kemudian latihan ini dan itu yang kesannya sangat kecil....(dulu dalam hati berkata, huh...kek gini aja diajarin:) berbulan-bulan...belum sebuah lagupun:) Dengan sabar dia mengajari aku yang tak tahu sama sekali tentang bermain gitar:) 
Nah, pagi ini aku mengirim vidoe bermain musik ke sahabatku sebagai pengingat bahwa aku punya mimpi sejak dulu bahwa aku bisa bermain gitar dan aku ingin meraihnya dengan sisa waktu yang DIA berikan. Untuk apa bersusah-susah latihan lagi? Untuk meraih sebuah mimpi...
Aku ingat seorang kakek dari China yang di usia 40-an dia baru belajar bahasa inggris dan dia berhasil:) dan dia kembali belajar menjadi binaragawan di usia 40-an atau 60-an? dan berhasil, malahan dia menjadi peragawan mendunia. Luar biasakan? Jadi tidak ada yang tidak mungkin dalam meraih impian. Selama masih ada waktu, selama masih ada nafas kehidupan....pergunakanlah untuk dijalani dalam meraih impianmu. Apa impianmu selama ini yang kau rasa tidak yakin kau raih? Hayo...ambil langkah dan lakukanlah. Pasti impianmu akan kau capai. Satu hal lagi, ingat tentang seorang nenek yang sudah diultimatum sakit kanker dan usianya hanya beberapa bulan lagi. Dia tidak berhenti menyesali nasib, bahkan dia ambil keputusan untuk menjalani mimpinya, keliling dunia. Dan dia melakukannya. Hm...sayang nama kedua orang tersebut aku tidak catat. Nanti jika ketemu beritanya, aku update deh tulisan ini, sebagai pengingat bahwa impian itu dapat kita raih dengan kemauan dan keyakinan.

08 Agustus 2017

Masa Muda yang Menggembirakan

Dulu...waktu masih kecil....pengennya cepat remaja, pengennya cepat remaja...pengennya cepat dewasa. Nah...setelah menua begini...pengennya menjadi anak kecil yang nggak mikir apa-apa selain main. Hi..hi...dulu kayaknya asyik main terus sama teman. Nah...ini contoh betapa senangnya masa muda. Masa muda setengah dewasa kali ya..:) Soalnya ini foto adalah Komisi Dewasa Muda di Gereja GKI Gejayan. Sepertinya masa yang menyenangkan. Iyah....menyenangkan koq. Punya teman-teman yang luar biasa, banyak aktifitas positif di masa muda. Tapi....hm...eits...jangan lupa lho, sebenarnya ada juga koq pergumulannya. Masa muda itu menyenangkan, tapi tetap ada ada pergumulan. Hm...jadi ingat apa saja pergumulannya dan semua itu berlalu lho. Percayalah.....semua berlalu..:) Oh ya...di sini aku bertemu dengan teman hidup yang diberikanNYA. Teman hidup yang menemaniku sampai saat ini dalam suka duka perjalanan hidup. Ruar biasa....Thanks you, Lord...!!! Tapi....dia juga teman hidup yang lama kunantikan lho. Saat menanti kehadirannya terasa lama....dan di antara waktu itu ada masa putus asa dan hilang pengharapan. Tapi percayalah Tuhan sudah sediakan yang terbaik pada kita. Hayooo.....siapa yang percaya itu?
Kembali ke satu point tulisan sebelum ini untuk tidak lupa menjalani hidup saat ini dan di sini, jangan terlalu fokus pada masa depan dengan dilingkupi kekhawatiran. Nah..ini salah satu kenangan di masa lalu, mengingatkan bahwa semua berjalan baik sampai sekarang. Saat sekarang mengingatnya, bukankah masa-masa itu indah, walaupun ada pergumulan tetapi indah terasa saat mengenangnya. Hm...satu peringatan lagi nih agar bersukacita selalu. Jadi benarlah ya Firman Tuhan mengatakan bahwa "Bersukacitalah Senantiasa". Hm..dari ayat mana ya? Lupa deh...tetapi aku ingat kata-kata itu, "Bersukacitalah Senantiasa" So...mari bersukacita ya....

Hidup Saat Sekarang dan Di Sini

Ini ada kata-kata yang bagus banget buatku pagi ini. Salah satu teman FB menuliskan kalimat singkat ini tapi menjadi peringatan padaku. "Too much thoughts, focus and worries about future.. will make us forget to live our life now". Yep...beberapa waktu terakhir ini, aku fokus pada masa depan, sehingga aku menjadi khawatir, lupa untuk menjalani hidup saat ini, lupa bagaimana mensyukuri hidup yang ada selama ini, lupa siapa yang berotoritas dalam hidupku, lupa bagaimana melihat seisi rumah, lingkungan tempat tinggal, teman-teman, keluarga yang mendatangkan sukacita. Hidup dengan menghirup udara alam pedesaan yang segar, pemandangan yang indah dan hijau, tempat tinggal yang sangat nyaman, suami yang selalu hadir mendukung dan menghibur, sahabat yang luar biasa, teman-teman yang menghibur, sodara yang saling memperhatikan. Semua itu seakan terlupakan karena terlalu fokus pada masa depan yang disertai kekhawatiran, bukan disertai rasa percaya pada otoritas DIA. Hm...luar biasa ya..fokus masa depan itu menghilangkan sukacita dalam menjalani hari-hari saat ini dan di sini. Jadi jangan tunggu berlama-lama lagi...pikirkan masa depan, tetapi jangan lupa untuk menjalani hari ini dan di sini dengan penuh ucapan syukur. 
Mari minum segelas juice buah yang menyegarkan pagi hari ini. Lihatlah...bukankah luar biasa, masih bisa minum juice buah yang segar setiap hari, sementara orang lain sarapan aja belum tentu bisa. Dengarlah kicauan burung yang bernyanyi...bukankah luar biasa indahnya? Tidak setiap orang mendapat kesempatan mendengarkan kicauan burung setiap pagi. Lihatlah betapa hijaunya pemandangan sawah di samping rumah. Bukankah luar biasa? Tidak setiap orang mendapat kesempatan melihat hijaunya alam sekitar. Jadi...jangan lupa untuk menikmati hari ini dan di sini. Thanks kakak...untuk statusmu di FB yang mengingatkan aku untuk hidup saat ini dan di sini.

04 Agustus 2017

Perjamuan Kasih by Kompak

Wow...ini foto sudah tahun tiga tahun lalu. Sekarang sudah tahun 2017, jadi kalau dikurangi 3 tahun, menjadi tahun 2014 ya. Hm...tidak terasa waktu berlalu. Benaran....waktu itu seperti bunga yang mekar di pagi hari dan layu sebelum matahari terbenam. Cepat sekali...Dulu ketika muda aku tidak mempercayai itu, makanya serasa masih muda terus...:) 
Ini adalah kegiatan pengucapan syukur atas dibabtisnya Gladyzt dan Dewi. Dua teman yang mengambil keputusan untuk menerima Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat pribadinya. Bersyukur menyambut keluarga baru dalam komunitas Kompak ini. Sebagai ucapan syukur bersama, masing-masing kami membawa makanan, istilah kerenya perjamuan kasih. Iyah...memang perjamuan kasih karena kita masing-masing membawa sesuatu sebagai ungkapan syukur bersama. Jadi yang punya acara juga tidak berat bukan? Malahan makanan dan minuman berlebih, bisa bawa pulang lagi. Ha..ha..Nih...lihat begitu banyak jenis dan porsi makanannya. Jika melihat ini lagi, jadi laper deh....
Sayang, sekarang kami tidak tahu kabar dari Gladyzt dan Dewi. Dimanakah kalian berdua? Semoga terus bertumbuh dan sehat dan sukacita selalu ya.

01 Agustus 2017

Kasih Sayang Emak yang Besar

Nah ini dia mamak tersayang yang sedang memasak ikan mas arsik yang akan dibawa untuk acara syukuran menantu pertamanya yang telah selesai menunaikan pelayanannya sebagai hamba Tuhan di Gereja HKBP sampai batas umur yang ada. Trimakasih mamakku yang cantik dan baik hati. Tak pernah lepas pernyataan kasih sayangmu pada anak, menantu dan cucu mu. Entah bagaimana kami membalas kasih sayangmu yang besar. Bersyukurlah kami memilikimu sebagai mamak dalam hidup kami. Hiks...air mata mau menetes membayangkan dirimu, mak. Engkau sungguh mamak yang luar biasa. Aku merindukanmu...!!
Hari ini, Selasa, 1 Agustus 2017, mamak, bapak dan kak Eldi berangkat menuju si borong-borong, ke rumah kakak pertama yang cantik dan luar biasa. Sehat-sehat di jalan ya, mak...Kiranya Tuhan melindungi perjalanan kalian dan kita ketemu di minggu ketiga Agustus ya, mak...Aku sudah kangen pada mamak dan bapak, juga kangen sama masakan mamak yang tiada duanya. Arsiknya....terutama naniuranya. Hm....membayangkannya saja sudah tarhirim aku sama masakan mamak:) Tubuhmu yang semakin menua tidak mengurangi semangat mamak memasak ikan mas yang enak untuk menantu pertama mamak itu ya. Bersyukur untuk karunia yang diberikan Tuhan dalam keluarga kita, satu menantu mamak sudah menyelesaikan tugasnya sebagai hambaNya di gereja HKBP. Tapi kita percaya ya, mak...menantu mamak yang satu ini pasti akan terus melayani dimana dan kapan saja:) Sampaikan salamku kepada abang pertama yang baik itu ya, mak...

Kerjasama Team bersama 3i-Networks

Kak Peter in action dalam arisan ibu-ibu RT dari salah satu mitra Menabung Cerdas. Luar biasa semangat dari mitra dan leader kami yang cakep.
Leader yang satu ini mengambil keputusan seperti teman sekamarnya di Jakarta dulu untuk totalitas dalam Menabung Cerdas. Dua tahun yang lalu, temannya sudah mendahului bahkan sudah menawarkan kepadanya, tetapi dia tidak mau dan akhirnya temannya jalan terus dengan usaha Menabung Cerdas. Dengan jarak dua tahun lebih, pada akhirnya dia menyesal kenapa tidak  sejak awal. Nasi sudah jadi bubur, tetapi hal itu tidak menghalanginya untuk mengambil keputusan Januari 2017 yang lalu untuk Menabung Cerdas. Akhirnya saat ini dia dapat menuai manisnya buah  dan bekerja smart dalam menjalankan bisnisnya.Totalitasnya terlihat ketika dia mengambil keputusan untuk resign dari pekerjaanya sebagai dosen dan kemudian bagaimana setiap waktu dia membantu mitra dalam memperkenalkan Menabung Cerdas dan usaha bisnisnya ini. Luar biasa!
Salah satu bantuann yang dia berikan adalah presentasi tentang  kepada para ibu dalam arisan RW dari salah satu mitra dan mitraku. Trimakasih Kak Peter....Semangat terus Menabung dan mengajak orang menabung karena ketika orang mau menabung untuk masa depannya itu adalah suatu kebaikan. Jangan kayak aku yang telat banget belajar menabung untuk menyiapkan masa depan yang baik. Tapi seperti pengalaman Kak Peter....terlambat bukan berarti tidak bisa sama sekali. Mari...semangat menabung dan mengajak orang menabung untuk kebaikan bersama dan masa depan yang baik.

29 Juli 2017

Pengusaha Tempe, Menabung Cerdas bersama 3i-Networks

Ini seru...!! Bersama dengan salah satu mitra Menabung Cerdas , niatnya untuk membantu satu mitra yang sudah bergabung tiga bulan, eh...malahan dapat 5 bungkus tempe dari calon mitra yang dipresentasi tentang Menabung Cerdas. Itu namanya barokah/rejeki/berkat dan berkat itu semakin menjadi luar biasa karena sang pengusaha tempe itu juga dapat melihat pentingnya menabung. 
Wow...dia malahan dengan bangga bercerita bagaimana dia sedang membangun rumah lantai dua dengan menabung juga. Banyak jenis tabungannya:) Jadi dia mengerti benar pentingnya menabung. Walaupun dia sudah menabung di beberapa jenis tabungan, tetapi belum ada yang mengcover asuransi jiwanya jika terjadi sesuatu dengan dirinya. Maka sang pengusaha tempe itupun terbuka untuk mendengarkan presentasiku tentang Menabung Cerdas bersama di 3i-Networks. 
Wow....mitra yang minta bantuanku untuk mendampingi presentasi ke sang pengusaha tempe..."pecah telor" deh...Wajahnya penuh dengan sumringah dan hatiku juga berbunga melihatnya. Senang jika bisa membantu mitra dan mendapatkan keuntungan dari sisi bisnisnya. Dengan pecah telor itu, maka mitra ku inipun akan mendapat bonus sponsor setiap bulan Rp 50.000,- (itu baru dari satu mitra lho...:) dan belum lagi bonus level yang dia akan dapatkan karena satu group sudah berkembang.
Wah..koq bisa dapat bonus level sementara dia kan hanya dapat satu mitra. Lha iya...itulah enaknya kerja di Menabung Cerdas bersama 3i-Networks karena ini adalah kerja tim besar. Yang penting kita mau kerja maka para leader juga pasti akan membantu. Ini bukti satu hasilnya, aku mengatakan bahwa aku tempatkan satu mitra di bawah dia dan Puji Tuhan, mitra yang aku tempatkan di bawahnya berkembang sehingga dia perlu berusaha seoptimal mungkin untuk group satunya. Dengan dua group ini, maka dia sudah dapat bonus levelnya disamping dari bonus referensinya.  Luar biasa yah..:) Itulah kenapa aku dan suami bergabung di Menabung Cerdas bersama 3i-Networks ini. Banyak keuntungannya, seperti:
1. Mau tidak mau kita menabung untuk persiapan masa depan kita. Menabung itu HARUS/WAJIB, bukan karena menunggu uang kita banyak atau bersisa di akhir bulan, tetapi justru menyisihkan lebih dulu di awal bulan (10 tahun lalu sudah membaca buku tentang hal ini, tetapi tidak menerapkan dan penyesalannya bok...:(
2. Bonus dari menabung adalah kita dapat asuransi jiwa.
3. Jika kita mau menjalankan bisnisnya, kita mendapatkan bonus dari perusahan PT AJ CAR (enak kan? Menabung tapi malahan dapat bonus).
4. Hati kita senang sekali ketika dapat membantu mitra dan mitra kita mendapatkan pendapatan dari Menabung Cerdas  bersama 3i-Networks. Katanya semakin kita menebar kebaikan, jiwa kita semakin sehat. 
Senang lho melihat mitra kita menjadi orang yang mempersiapkan masa depannya dengan rutin menabung dan kemudian mendapatkan pendapatan dari Menabung Cerdas. Seperti sang pengusaha tempe ini, dia mengatakan bahwa dia bergabung karena niatnya menabung saja, belum melihat potensi bisnisnya :) tapi tidak mengapa. Menabung saja sudah sangat bagus, tapi aku percaya, pada saatnya, dia akan melihat peluang bisnis yang bisa dikerjakannya dengan Menabung Cerdas .
Jadi....mari kita nikmati tempe goreng pemberian dari sang pengusaha tempe ini. Kamsia Bapak Abdur...:) dan Selamat untuk Mama Agni ya...Berdoa dan bekerja! Selamat menikmati bonus pertama dan bonus bonus yang akan terus menyusul :)

24 Juli 2017

Hari Minggu: Home Sharing Menabung Cerdas

Hari Minggu siang, tanggal 23 Juli 2017, Kak Asther mengadakan home sharing di rumahnya. Setelah bergabung di Menabung Cerdas 3i-Networks ini (bisa klik link di sini Menabung Cerdas), maka dia setting ruang tengahnya menjadi tempat pertemuan untuk groupnya. 
Wow...keseriusan dan komitmentnya menghasilkan buah, dalam 4 bulan dia sudah mendapatkan bonus bulanan sebesar kurang lebih 3 juta. Wow...koq enak? Enak sekarang ini:) tetapi sebelumnya, pada saat di awal juga dia berjuang dalam mengerjakan bisnis Menabung Cerdas ini. Kami yang awalnya hanya berniat menabung kemudian melihat peluang bisnisnya, hm...sebenarnya tadinya malahan hanya ingin tabungan gratis saja, tetapi ternyata peluangnya tidak hanya tabungan gratis, tetapi malahan mendapatkan income lho. Maka kami pun semakin termotivasi untuk menjadi pemain dalam bisnis Menabung Cerdas-nya. Saat ini baik suami dan saya sudah melewati tahapan tabungan gratis. Sekarang bergerak untuk meningkatkan income dari Menabung Cerdas ini. Semangat....!!

Badan yang Memberat

Satu lagi permohonan dipenuhiNYA. Tahun ini aku ingin memiliki lebih banyak waktu istirahat dan DIA memberikan waktu yang sangat banyak untuk istirahat:) Sayang aku tidak menambahkan permohonan lainnya agar dalam banyak istirahat aku tidak semakin memberat. Ha..ha.. Aku belum timbang sih berapa berat badanku sekarang ini, tetapi yang pasti, daging sudah bertambah di beberapa bagian yang terlihat dengan jelas, ya perut...ya lengan...ya pipi...ya...semuanya bertambah. Kata teman malahan lebih bagus seperti ini, wajah lebih segar, tidak terlihat tua. Jika dibandingkan dengan tubuh yang mengurus saat mau operasi dan pasca operasi beberapa minggu, katanya saat itu aku terlihat lebih tua. Hm...sekarang pilih mana? tampil lebih segar tetapi badan memberat? Hm..kayaknya lebih memilih tubuh yang ringan saja deh. So, sepertinya sudah perlu memulai menjaga pola makan dengan cukup ketat lagi. Yah...tidak perlu ketat banget kayak dulu, tetapi mari mulai dijaga pola makannya ya...Hm...koq jadi terasa lapar ya? Ha..ha...jika serius, maka minggu ini adalah minggu yang berat, apalagi kalau mau dengan detoks ala food combining, tiga hari makan buah saja. Hm...bisa nggak ya? Dulu sih bisa ketika berdua dengan abang, kalau sendirian? Mari....ingat badan yang memberat...:)

22 Juli 2017

Satu Penyesalan lagi dari Mitra 3i-Networks

Wow....setelah sebulan lebih berdiam diri karena keasyikan liburan, ini muncul lagi semangatnya untuk mengontak teman-teman lama untuk menyampaikan kabar baik tentang menabung cerdas di 3i-Networks. Ini salah satu percakapan dengan satu teman yang menjadi mitra dalam menabung cerdas di 3i-Networks terkait untuk mengajak jalan dan presentasi. Di sini, kita bekerjasama sebagai tim kerja lho. 
Semangat ini muncul lagi juga karena dukungan dan motivasi dari para leaderku. Wow...BOP, Hotel POP Tugu, Rabu kemarin memang memberi inspirasi, apalagi mendengar kembali testimony dari Pak Cahyadi, Konsultan IT, tetapi kemudian serius juga menjalankan 3i-Networks. Even di awal, dia hanya bersifat pasif, menjadi penabung saja. Selama beberapa bulan dia hanya penabung pasif, karena niat di awal memang maunya menabung saja. Dan...itu dia SESALI. Ha..ha..kata Pak Cahyadi, tak ada satupun yang dia SESALI selama bergabung di 3i-Networks ini selain dari pada menunda menjadi pebisnis di 3i-Networks ini. Wow...Critanya koq bisa?
Ternyata Pak Cahyadi ini berubah pikiran ketika dia sedang ada tugas dari pekerjaannya sebagai Konsultan IT. Dia sedang di awan-awan nan indah alias sedang berada dalam pesawat dan kebetulan terjadi turbelensi yang membuat dia berpikir, "Alamak...bagaimana nasib anak-anak dan istriku jika aku  mendadak dipanggil ya? Anak-anak masih kecil dan istri sebagai ibu rumah tangga. Ini pekerjaan tidak bisa diwariskan kepada keluargaku". Untunglah akhirnya pesawat dapat landing dengan baik, dan kemudian dia mendapat pencerahan tentang peluang bisnis dalam menabung cerdas di 3i-Networks ini. Sejak itu dia mempelajari apa sih peluang bisnis dalam menabung cerdas di 3i-Networks ini? Lalu diapun menyadari bahwa tidak ada ruginya sama sekali jika menjalankan peluang bisnisnya tanpa dia harus meninggalkan pekerjaannya sebagai konsultan IT. 
Sekarang dia dapat bernafas lega karena dia sudah menjalankan bisnis di 3i-Networks ini dan mendapatkan hasil yang dapat menutupi biaya sekolah anak-anaknya, dan istrinya pun dapat menjalankan bisnis ini di tengah kesibukannya sebagai ibu rumah tangga. Dia senang karena istrinya senang mendapatkan pendapatan sendiri diluar dari kewajibannya sebagai suami. Di atas semua itu, dia sangat senang dan percaya, jika terjadi sesuatu pada dirinya, maka bisnisnya di 3i-Networks ini dapat diwariskan kepada istri dan anaknya.
Wow...luar biasa sekali bukan? Dia menjalankan bisnis 3i-Networksnya dan sudah mendapatkan hasil yang membuat dia tenang hatinya:) Jadi siapa yang mau ikut? Yuk...mari menabung bersama di 3i-Networks bersama sama. Kontak saya by SMS/Telp/WA di 0813 7614 5379. Atau silahkan klik di sini Menabung Cerdas 3i-Networks .

Juice Campursari: Nenas, Pepaya, dan Salak

Psssttt....jangan ketahun suamiku kalau segelas juice ini ada campuran buah pepaya ya. Iyah..dia lebih senang makan buah Pepaya dari pada dijuice, sementara aku lebih senang dijuice. Hm...walaupun sebenarnya lebih sehat buah-buahan dimakan lho...bukan diminum dalam bentuk juice. Tapi apapun itu....enak dan menyegarkan (psst...pastinya sehat juga dong) segelas juice di pagi hari. Iyah...sejak kedatangan sobatku dan Ben baik...kami semakin rutin sarapan juice buah, apalagi saat buah Naga Merah murah meriah....tiap hari juice buah Naga Merah:) Hm..senang sekali mendengar Ben biasa minum juice di pagi hari, sebelum sarapan yang lain. Lebih luar biasanya, kebiasaan kami sama, juice buah-buahan tanpa dicampur gula. Yes....itu juice yang jauh lebih sehat....juice tanpa gula. Jika ada buah yang asem, maka tinggal campur dengan buah yang manis, seperti pagi hari ini, juice campursari nenas, pepaya dan salak. Rasanya? Hm....nikmat dan segar. Yuk...coba deh...
Tapi apa ya kira-kira manfaat dari ketiga buah tersebut? Yuk...cari di mbak google.....Mbah...apa seh manfaat buah-buahan ini? Ini lho manfaatnya, nduk..
1. Nenas
  • Mengandung vitamin A dan C sebagai antioksidan. Juga mengandung kalsium, fosfor, magnesium, besi, natrium, kalium, dekstrosa, sukrosa, dan enzim bromelain.
    Bromelain berkhasiat sebagai antiradang, membantu melunakkan makanan di lambung, serta menghambat pertumbuhan sel kanker. Kandungan seratnya dapat mempermudah buang air besar pada Penderita sembelit. 
  • Pencernaan protein akan bertambah lancar. Mengandung enzim bromelain yang bermanfaat sebagai pelega tenggorokan dan memperlancar proses pencernaan --> mencerna protein sehingga dapat diserap oleh tubuh.
  • Proses penyembuhan luka semakin cepat. Enzim bromelain juga berfungsi untuk mempercepat proses penyembuhan luka, serta mengurangi peradangan atau pembengkakan dalam tubuh --> baik sekali bagi yang baru saja selesai melakukan operasi.
  • Nanas berfungsi sebagai pembersih. Enzim bromelain membantu menjaga keseimbangan kadar asam dalam darah. Nanas juga memiliki manfaat untuk mengurangi kadar air dalam tubuh bila berlebihan, oleh karena itu nanas juga dapat mencegah penyakit edema. Ada zat lain yang terkandung didalam nanas selain enzim bromelain, yaitu asam aspartic. Asam ini berfungsi untuk mengeluarkan asam amonia yang merupakan racun dalam tubuh.
Wow...ada efek sampingnya lho, yaitu:
  • Nanas muda berpotensi sebagai abortivum yang dapat menggugurkan kandungan.
  • Memicu rematik. Di dalam saluran cerna, buah nanas terfermentasi menjadi alkohol. Ini bisa memicu kekambuhan rematik gout.
  • Meningkatkan gula darah. Nenas masak mengandung kadar gula yang cukup tinggi.
  • Menimbulkan rasa gatal. Untuk menghindarinya, sebelum dimakan, rendamlah potongan buah nanas dengan air garam.
2. Pepaya
  • Kaya nutrisi antioksidan seperti karotenoid (provitamin A), vitamin C,  E, berperan sebagai antioksidan dalam tubuh, mampu menyingkirkan radikal bebas penyebab kanker.
  • Mengandung banyak mineral, kalium, magnesium dan serat
  • Kadar vitamin C 48 kali lipatnya dari Apek.
  • Kandungan Enzim Papain, mempercepat proses pencernaan protein, obat sakit perut seperti diare, sakit maag, dan sembelit, membantu pengaturan asam amino dan mengeluarkan racun tubuh. Juga mampu memecah serat-serat daging, sehingga daging lebih mudah dicerna.  
  • Kadar protein tidak terlalu tinggi, hanya 4-6 gram per kilogram berat buah, tetapi jumlah yang sedikit ini hampir seluruhnya dapat dicerna dan diserap tubuh. Hal ini disebabkan enzim papain  mampu mencerna zat sebanyak 35 kali lebih besar dari ukurannya sendiri. 
  • Rendah gula, sehingga baik untuk dikonsumsi oleh penderita diabetes.

3. Salak
  • Menjaga kesehatan mata, mengandung beta karoten 
  • Membantu mencegah dan mengobati diare, mengandung serat yang tinggi
  • Membantu diet, mengandung serat yang tinggi yang membuat cepat kenyang dan rasa kenyang lebih tahan lama
  • Baik untuk otak, kaya akan Kalium dan Pektin, yang bermanfaat bagi otak.
  • Mengontrol tingkat gula darah, mengandung pterostilbene yang merupakan agen penurun glukosa darah yang membantu dalam mengendalikan diabetes.
  • Menjaga kesehatan jantung, mengandung Kalium yang dapat membuat jantung sehat. Tinggi antioksidan dan mineral menjaga fungsi sistem kardiovaskular dan membantu dalam pengaturan air dalam tubuh.
  • Meningkatkan kesehatan tubuh secara keseluruhan, kaya akan nutrisi, yang terdiri dari vitamin dan mineral yang membantu dalam menjaga fungsi tubuh tetap sehat.

Panen Pertama Buah Jeruk Bali

Ini adalah panen buah pertama dari pohon Jeruk Bali yang tumbuh di depan halaman rumah. Sangat senang dengan panen pertama ini. Sebelumnya panen pertama buah Alpokat dan sekarang panen pertama buah Jeruk Bali. Teringat kembali ucapan salah seorang sahabat kalau kami punya karunia menikmati. Ha..ha...ada-ada aja deh sobatku itu. Tetapi memang benar kalau aku sangat menikmati memetik buah Jeruk Bali dari pohon sendiri. Walaupun yang menanam bukan aku, tetapi yang memetik buah pertama adalah aku. Sungguh sangat menyenangkan. Dulu bermimpi memetik buah dari pohon langsung yang tumbuh di depan rumah. Hm...satu doa lagi dipenuhi. Doa yang sepertinya sederhana, tetapi bagiku bermakna. Lalu setelah memetik dan menimbang beratnya, maka aku pun mengirimkan kepada keluarga dimana tuan yang menanam pohon Jeruk Bali ini juga ada di dalamnya. Semoga dengan melihat foto itu, hatinya juga turut bergembira menikmati petikan buah pertama dari pohon Jeruk Bali yang ditanamnya:) 
Kebetulan ada timbangan kue di rumah. Jadilah kita penasaran berapa sih berat satu buah Jeruk Bali ini? Wow...hampir tiga Kg. Luar biasa....Tidak sabar menikmatinya. Baru kemarin sore dipetik, tapi rasanya koq sayang ya mau dikupas. Pengennya sih tetap ada di pohon nya:) Indah melihat ada buah Jeruk Bali bergelantungan di pohonnya. Setelah dipetik, masih dipandang dan dilihat saja, belum dikupas. Jadi belum tahu deh rasanya, manis apa asem. Tapi aku percaya....manis ataupun asem....akan kami nikmati buahmu, Jeruk Bali...:) Jika manis, maka aku akan menggigit buahmu dengan perlahan, tetapi jika rasamu asem, maka aku akan menjadikan dagingmu menjadi bagian dari juice di pagi hari. Pasti enak dan segar....:)

Mengapa Chester Bennington, Vokalis Linkin Park, Bunuh Diri?

RIP Chester Bennington, 10 Potret Perjuangan Karir Vokalis Linkin ParkBerita sedih datang lagi dari dunia musik. Yah, Chester Bennington, vokalis Linkin Park bunuh diri pada hari Jumat, tanggal 21 Juli 2017 meninggal dengan cara gantung diri di kediaman pribadinya yang terletak di Palos Verdes Estates, Los Angeles. Sebelum ini juga mendengar kabar artis lain yang bunuh diri, Robin Williams. Sedih...dan tak bisa mengerti kenapa mereka bunuh diri. Bukankah mereka memiliki segalanya dalam hidup mereka? Bahkan, Chester Bennington bukan hanya memiliki kekayaan, ketenaran, tetapi juga memiliki cinta kasih anaknya, Tyler Lee Bennington. Cinta kasih putri kecilnya yang masih berusia sebelas tahun terlihat dari bagaimana dia peduli dan sayang pada ayahnya, sehingga dia menyadari beberapa gejala ayahnya akan bunuh diri. Tanggal 2 Juni 2017, sekitar satu setengah bulan sebelum kepergian Chester Bennington, dia menulis sebuah pesan yang sangat luar biasa, "Ayah, nikmati apapun apa yang kau lakukan hari ini. Cintai hidupmu karena ini seperti "Castle of Glass". Luar biasa sekali pesan yang disampaikan putri kecilnya.
Kenapa orang yang memiliki segalanya kekayaan dan ketenaran harus menghabisi hidupnya dengan menggantung diri, sementara orang lain di luar sana berjuang untuk terus hidup. Kenapa? Ketika melihat kilas balik kehidupannya, Chester Bennington mengalami masa-masa sulit dalam hidupnya. Dia adalah anak dari keluarga yang bercerai, dia adalah korban kekerasan seksual dari salah satu temannya yang lebih tua dan baru bisa menyampaikan kepada ayahnya mengenai pengalaman mengerikan itu ketika dia sudah berusia 13 tahun. Akan tetapi dia mengurungkan niatnya melanjutkan kasus itu ke ranah hukum karena ternyata orang yang melakukan kekerasan seksual terhadapnya juga mengalami hal yang sama. "Tidak ada guna dendam" kata Chester. Walaupun dia menyadari bahwa dampak dari pengalaman itu adalah menjadi bagian yang dia bawa dalam kehidupan berikutnya, bahwa dia kehilangan kepercayanan diri, takut berbicara. Tidak hanya pengalaman kekerasan seksual, dia juga mengalami bullying karena fisiknya kurus dan berpenampilan berbeda. Cerita sedih kemudian adalah dia sebagai pengonsumsi narkoba.
Dalam perjalananya menghadapi semua trauma-trauma itu, dia meniti karir dalam dunia musik dan kita mengenal dia sebagai vokalis Linkin Park. Bahkan di awal tahun 2017, album Linkin Park sukses bertengger di puncak Billboard 200, yang berjudul One More Light. Dia berhasil dan sukses dalam dunia musik.
Jadi pertanyaan mengapa Chester Bennington bunuh diri? Aku tidak tahu jawaban pastinya, hanya dia yang mengerti kenapa dia mengambil keputusan itu. Akan tetapi ketika melihat kilas balik hidupnya, dia adalah anak yang bertumbuh dalam trauma-trauma yang menyakitkan dan dia melarikan diri dari rasa sakit itu pada hal yang positif (musiknya yang sukses), tetapi pasti juga pada hal yang negatif. Kekosongan hatinya tidak dapat diisi oleh kekayaan, kesuksesan, dan ketenaran. Semua itu tidak dapat mengisi kekosongan hatinya. Bahkan seorang putri kecilnya, Tyler Lee bisa melihat betapa kosong hidup ayahnya, sehingga dia memberikan pernyataan yang memberi dukungan kasih sayang dan perhatian kepada ayahnya dan itu tidak cukup.
Bagaimana dengan hidup kita? Yah...kita pasti bersedih mendengar kabar duka itu, tetapi apakah kita melihat diri kita? Apakah kita juga sebenarnya hidup penuh dengan kekosongan hati? Kemana kita selama ini mengisi kekosongan hati kita? Kemana? Mari, kita renungkan kilas balik hidup kita dan semoga kita sampai pada keputusan bahwa kita mengambil keputusan untuk terus hidup dan menghargai, mensyukuri hidup yang diberikan kepada kita, seperti apapun situasi dan kondisi hidup. Mari kita juga belajar untuk memiliki rasa peduli pada orang sekitar kita, seperti Tyler Lee perduli pada ayahnya. 
Selamat jalan Chester Benington....Biarlah karya-karyamu terus diingat dan dinikmati oleh penggemarmu, pecintamu dan anak keturunanmu. Turut berduka atas kepergianmu....
Info sekilas Chester Benington:
Lahir di Phoenix, 20 Maret 1976 berakhir pada 21 Juli 2017 (41 tahun)
Pengalaman traumatis: perceraian orangtua, kekerasan seksual dan bullying juga mulai mengonsumsi ganja, opium, kokain, sabu hingga LSD sejak usia muda
Karir:
Mengenal musik menjelang akhir SMA di Phoenix
Bergabung dengan Band Grey Daze, sempat menghasilkan tiga album (1993-1997)
Bersama Band Sean Dowdell dan His Friends
Bersama Linkin Park, album perdana Hybrid Theory pada 2000. Album One More Light. Rilis video musik terbaru berjudul "Talking to Myself".
(Note: dari berbagai sumber)

21 Juli 2017

Menulis Sebagai Peluang Mendapatkan Pendapatan

Wow....judul tulisannya menarik ya! Aku setuju judul tulisan itu menarik lho dan aku pengen jalanin itu kayaknya, tapi mulai dari mana ya? Aku kan bisanya menulis cerita kehidupanku aja, bukan cerita yang heboh, fantastis, dasyat, bla...bla...Hm...kira-kira apa ada yang membaca tulisan tentang perjalanan kehidupanku? Kan ya nggak ada toh. Lha ini blog ini aku buat untuk diriku sendiri koq, dengan tujuan agar setiap moment perjalanan hidupku tertuang dalam tulisan dan boleh melihat lagi dan mengingatnya kembali kapan saja dan dimana saja aku berada, as long as ada internet:) Dan kalaupun ada yang membacanya dan mendapatkan manfaat, berkah, berkat...Puji Tuhan! Haleluyah!
Aku jadi semangat lagi menulis karena salah satu tulisan dari salah satu blog orang yang kukenal. Tulisan keseharian dia memberikan satu motivasi bagiku. Jadi aku berpikir...kenapa tidak menulis perjalanan hidup? Apapun itu..semoga bermanfaat seperti aku membaca tulisan dalam blognya. Tapi yang pasti, ada saat aku senang sekali menulis perjalanan hidupku. Hm..masih tergantung mood sih, tapi dari apa yang kutulis, salah satu fan ku alias misua sendiri mengatakan bahwa aku punya kemampuan menulis dan dia menyarankan untuk aku terus menulis dan jika mau serius bisa lho mendatangkan uang dari menulis. Katanya tulisanku enak dibaca. Dulu juga ada satu kenalan yang cukup dekat mengatakan bahwa tulisan kakak enak dibaca ya. Hm...enaknya dimana ya?
Back to pertanyaan....Gimana dong caranya??? Hm....disimpan dulu jawabannya, tapi yang pasti...saran abang untuk menulis itu boleh juga...Aku menikmati menulis, tapi kalau menulis laporan hasil penelitian koq ndak senang ya? Ha..ha..Stop....mari fokus ke satu kalimat yang perlu ditindaklanjuti, "Kau punya bakat menulis jadi bisa koq kau kembangkan untuk menjadikan itu suatu peluang dalam mendapatkan pendapatan". Hm...baiklah..sampai di sini, kusimpan dulu kata-katanya dan kuaminkan.

BPK Ola Kisat, Yogyakarta

Well..setelah berita sedih di hari ini, maka aku melihat satu foto yang menarik untuk dituliskan sebagai bekal di masa tua untuk mengenang perjalanan kehidupanku ini:) Ha..ha...Jadi ingat satu tulisan dalam...hm...lupa baca dimana, tetapi dikatakan bahwa suatu penelitian pada para biarawati selama puluhan tahun dimana hasil penelitiannya adalah bahwa biarawati yang menulis diary mereka dengan hal-hal yang positif, mereka lebih besar kemungkinan tua dengan bahagia dan lanjut umur. Semakin positif kita mengisi "diari" perjalanan hidup kita, maka semakin besar kemungkinannya kita lanjut usia. Wow...jadi mari setelah berita sedih di hari ini, mari kita menulis satu tulisan lagi sebagai bagian perjalanan kehidupan. Apa tuh...?? Hm...apalagi kalau bukan...makan enak di BPK Ola Kisat. Dapat info dari satu teman di Medan. Katanya nih...salah satu temannya menceritakan bahwa BPK paling enak yang pernah dia makan adalah BPK Ola Kisat Yogya, kalah deh BPK di kampung asalnya. Ha..ha...Benaran nih? Kan jadi penasaran deh.
Baiklah...mari kita coba makan makanan enak ini. Ini dia....seperti gambarnya. Ehm...maaf, lupa gambar ketika makanan masih dalam keadaan utuh:) Soalnya ndak terbiasa narsis makanan. Biasanya makan dulu baru ingat untuk ambil fotonya. Ha..ha... Ini adalah paket BPK porsi besar, harganya Rp 35.000,- Ada pilihan kecil dan sedang. Yang sedang kalau tidak salah Rp 30.000,- kalau yang kecil lupa tuh berapa harganya:) Banyak pilihan menu lain, ada sangsang, ada ikan mas arsik, ada soup. Tapi berhubung tuan sukanya babi panggang, ya...pesannya BPK lah dan karena datang dalam keadaan lapar banget, jadi kalap pesan porsi besar untuk masing-masing. Setelah dimakan sampai klenger....(jadi tidak menyarankan makan porsi besar:) baru ngomong sama tuan,"Besok-besok ke sini lagi, jangan porsi besarlah...tak muat perut ini bah...(padahal maksudnya biar irit aja, mbok porsi kecil pilihannya, kan bisa nambah menu lain, soup kek...arsik kek. Yah..sama aja boros...pilih porsi kecil tapi pake menu tambahan lainnya:) 
Oh iya...ternyata BPK Ola Kisat ini adalah tadinya di Jln Damai...jadi dah pernah rupanya kami menikmati BPK Ola Kisat ini, hanya dia berpindah ke jln. Kledok ini. Tempatnya lebih besar. Rasanya....memang enak. Daging panggang tipis-tipis dan rasa bumbunya meresap ke daging dan sambelnya, mak oi....enak nian, pedas.....Tuan pun makan sambil berdesah bibirnya kepedasan dan tangan mulai menggaruk kepala sebagai tanda pedanya di atas batas. Ha..ha...tapi ya itu...karena enak maka tetap aja dicocol sambelnya. Hm...mak nyus....Mari makan di sini ya...dijamin nggak ngedumel deh...Enak...dan harga masih terjangkau koq. Yang bikin ngedumel itu, harga mahal (tak terjangkau) dan tak enak...Ha..ha...(Pst...saat nulis ini, jadi "ngences" deh bayangin pedasnya sambelnya). Ha..ha.

Kisah Sedih 3i-Networks

Hiks...ini benaran kisah sedih di hari ini, bukan hari Minggu:) Gimana nggak sedih...teman dekat yang sudah diajak sejak awal bergabung di 3i-Networks malahan bergabung dengan perusahaan lain, sementara di awal bilangnya ndak mau gabung karena ndak punya cukup uang untuk menabung setiap bulannya:) Sedih...deh...Kenapa di awal ndak jelasin bla..bla...bla..Hi..hi...ini mah nyalahin diri sendiri jadinya. Tidak baiklah. Memang di awal belum mengerti apa-apa sih, taunya e...e...dan e...Tapi sekarang dah nggak e...e...dan e...Sekarang sudah semakin mantap presentasi karena memang sudah mengerti isi dari 3i-Networks ini, bahwa dengan menabung/bayar premi setiap bulan di 3i-Networks ini, maka kita mendapat 3 manfaat yang luar biasa, yaitu uang kita bertumbuh, kita dapat asuransi jiwa dan peluang untuk mendapatkan income sangat mungkin terjadi.
Aku dan suami tertarik menabung tiap bulan di sini karena sudah saatnya serius dalam menyiapkan masa depan dalam bentuk mengelola uang dengan baik. Selama ini kan hidup dalam keborosan:) Ini peluang yang sangat baik, niat untuk menabung, tetapi ada kemungkinan untuk mendapatkan pendapatan dengan mengajak teman/saudara menabung setiap bulannya. Niat kita mengajak orang menabung adalah agar mereka mempersiapkan masa depannya dan memberikan peluang bagi mereka untuk mendapatkan pendapatan bukan? Jadi jika dia bisa melihat ini hal yang baik, maka dia pasti menerimanya dan jika dia belum bisa melihat ini peluang baik, maka dia nggak akan menerimanya. Sayang....untuk satu sobatku ini, ketika aku menjelaskan dengan e...e...dan e...by WA lagi, dia belum bisa memahami peluang baik yang ditawarkan. Yah..walau ini menjadi kisah sedih di hari ini...tapi tetap semangat untuk teman/sodara lain untuk menawarkan ini. Semoga dia bisa berkembang di tempat yang sudah dipilihnya:)
Tapi sebelumnya pembelajaran dari peristiwa ini adalah, jangan ragu untuk menyampaikan kabar baik ini dan tidak cukup hanya melalui WA saja, terus lakukan follow up dengan menelponnya. Dan ketika kau ambil bagianmu dan masih juga dia tidak bisa melihat peluang ini, maka itu adalah pilihan dia. Untuk kisah sedih di hari ini, aku merasa belum melakukan bagianku untuk memberikan penjelasan yang baik kepadanya. Jadi...itu satu pembelajaran yang baik, bahwa untuk tidak ragu dan menunda menyampaikan kabar baik ini. Mari terus maju untuk memberitakan kabar baik ini kepada sebanyak orang yang ditemui tanpa melihat siapa dia.  Go Crown...!!! Silahkan kontak saya by SMS/HP/WA di 0813.7614.5379 atau klik di sini Menabung Cerdas 3i-Networks.

20 Juli 2017

Mari (Belajar) Menyetir

Ha..ha...lucu juga deh melihat foto ini. Ini foto diambil di Hotel POP, dekat Tugu Yogya. Sebelumnya ikut pertemuan BOP 3i-Networks dulu. Iyah...itu menabung cerdas lho. Apa tuh...? Klik di sini Menabung Cerdas 3i-Networks. Sebelum berpisah, terjadi percakapan di lobby dan kemudian baru pada sadar kalau dekorasinya menarik menjadi latar belakang foto. Jadi bergantian deh aku, bang Ramses, Yulif, dan kak Asther berfoto ria sambil berkhayal suatu saat sudah bisa nyetir. Aih...kapanlah bisa nyetir, masak kalah dengan seorang kenalan  yang ndak bisa nyetir motor tapi sudah bisa nyetir mobil. Dulu "awak" yang ngajarin dia belajar naik motor, mosok...sekarang dia bisa nyetir "awak" belum bisa dan beranilah....Sekarang jadi memahami rasa takut dia saat belajar naik motor dulu, saat dia tinggalkan motornya di bundaran UGM karena mendadak keberaniannya hilang. Hi..hi...dulu aku tertawa geli melihat dia meninggalkan motornya dan menyerahkannya pada diriku. Sekarang gantian deh dia memberikan semangat padaku untuk belajar nyetir mobil. Hi..hi..Jadi kapan dong latihan ya? Hayo...semangat untuk latihan ya....Ini foto benaran narsis kali ini, buat pic yang lebih besar dari biasanya, soalnya lucu banget fotonya. Pstt.....tahu nggak ada yang aneh dalam foto itu? Nggak? Yo wis...dicari dulu deh:).

Goa Jepang

Hm....sudah berapa tahun tinggal di Yogya, tetapi belum pernah menginjakan kaki di Goa Jepang, Kaliurang. Wow....satu kata T E R L A L U !! Wisata alam yang sangat menyegarkan dan menghijau sepanjang mata memandang. Wisata ini terlewatkan selama tahun-tahun di Yogya. Syukurlah Sabtu, 15 Juli 2017 yang lalu abang mengajak ke Goa Jepang.  Sebenarnya Goa Jepangnya sih biasa aja kalau dilihat dari keindahannya. Ya namanya goa ya...ya tetap goa:) Tetapi yang menarik dari perjalanan ini adalah perjalanan dari bawah sampai menuju Goa Jepangnya. Mungkin masa libur sudah usai sehingga tidak banyak yang berkunjung pagi ini. Ketika naik ke atas, kami hanya menemui beberapa orang, bahkan salah satu pengunjung yang turun mengatakan bahwa, "Sepi, bu...tidak banyak yang dilihat, kemudian masih jauh lho dan biasa aja goa nya". Lalu aku mengatakan, "Oh...masih jauh ya? Ok, trimakasih atas informasinya, mas". 
Tetapi kami berdua tetap melanjutkan perjalanan karena kami menikmati pepohonan yang ada di kanan dan kiri jalan. Serasa melewati hutan, tetapi ada jalan setapak yang sudah dibuat. Coba lihat gambar di samping ini, bagus banget kan? Sejauh mata memandang yang terlihat kehijauan dan birunya langit. Udaranya segar sekali. Sampai-sampai si abang terinspirasi mengatakan, "Yuk..setiap minggu kita jalan ke sini, selain olah raga, juga menghirup udara segar dan pemandangan yang indah". Catetttt.....:)
Satu lagi hal yang menarik minat abang adalah ada monyet, yang namanya keren...."Macaca". "Bagus banget namanya ya", kata si abang. Dia sangat menikmati mengamati prilaku dari Macaca dan teman-temannya:). Ini jenis monyet yang berekor panjang. Piuh...sayang informasinya tidak kufoto sehingga hanya ingat namanya Macaca. Ok....Macaca....katanya ada yang akan kembali setiap minggu untuk bertemu dirimu. Semoga jumpa setiap minggu...ya apes-apesnya setiap bulan ya...:) Atau....seapes-apesnya..sekali lagi deh datang berjumpa dirimu, soalnya Bukit Plawang belum dijalani lho...So...nantikan kedatangan kami ya, Macaca...:)
Trus...cerita Goa Jepangnya apa dong? Oh iya...Goa Jepangnya sepanjang 200 meter terdiri dari...hm...lupa berapa banyak lobangnya, kalau tidak salah 25 kali ya. Tetapi kami hanya menjalani tiga lobang. Bapak yang jual minuman dan menyewakan senter menanyakan apakah kami tidak melanjutkan ke lobang-lobang lainnya? Kami akhirnya memutuskan untuk tidak lanjut karena gelap.....(oh...seram....) dan banyak kalilawar sehingga ruang goa bau tahinya kalilawar.

 
blog template by suckmylolly.com : header image by Vlad Studio