26 Januari 2017

Berubah Melalui Pengondisian

Baca buku Mr. James sudah halaman ke sekian, bab sekian, tetapi tertarik untuk membaca ulang mengenai langkah dalam proses perubahan (bab 1), karena ingin lebih memahmi yang dikatakan Mr. James bahwa perubahan itu melalui pengondisian. Hm...jadi ingat salah satu teori psikologi yang mengatakan bahwa perubahan melalui pengondisian. Teori siapa ya? Lupa aku....asli dah lupa, tapi ingatnya konsep bahwa perubahan terjadi melalui pengondisian. Teori behavioristik??? Embuh lah...

Sebelumnya Mr. James mengatakan bahwa konsep yang salah ketika dikatakan bahwa kita berubah karena tekad kita. Kita berubah karena ada proses pengondisian. Lebih jauh Mr. James megnatakan bahwa "Menurut konsep Yesus, kita berubah melalui pengondisian.Yesus memahami bagaimana cara seseorang berubah. Itulah mengapa Dia mengajar melalui perumpamaan. Yesus menggunakan narasi untuk menjelaskan pemahaman-Nya mengenai Allah dan dunia ini. Jadi kita berubah bukan dengan cara membulatkan tekad namun dengan mengubah cara kita berpikir, yang artinya kita juga mengubah sikap dan lingkungan sosial kita. Kita melakukan apa yang dapat kita lakukan sekarang agar kelak kita dapat melakukan apa yang tidak dapat kita lakukan secara langsung. Kita berubah melalui proses pengondisian. Kita tidak otomatis berubah hanya dengan mengatakan, "saya mau berubah." Kita harus mengevaluasi cara berpikir kita (konsep kita), bagaimanakah sikap kita (disiplin rohani kita), dan bagaimanakah kita berinteraksi (lingkungan sosial kita). Jika kita mengubah salah satu dan memang hal itu mungkin--maka perubahan tersebut akan datang dengan sendirinya. Inilah mengpa Yesus mengatakan bahwa "kuk"-Nya ringan. Jika kita memikirkan apa yang Yesus pikirkan, melakukan apa yang Yesus lakukan, dan menghabiskan waktu dengan orang-orang yang pikirannya sama dengan Yesus, maka kita akan menjadi sama seperti Yesus pula, dan hal itu ternyata tidaklah sulit.

Jadi kesimpulannya: ada 4 elemen mendasar, yaitu (1) mengubah konsep pikiran kita, (2) melakukan latihan praktis yang baru, (3) melalui refleksi dan berdialog dengan orang lain yang menginginkan hal yang sama, (4) di bawah pimpinan Roh Kudus. (Plek..aku kutip tulisan Mr. James:)

Hm....jadi bisa melihat satu perbedaan mendasari dari teori psikologi adalah proses pengondisian itu terjadi dengan mengubah konsep dimana konsep yang diadopsi adalah Konsep Yesus dan kuasa dari di bawah pimpinan Roh Kudus. Teori psikologi lebih kepada kekuatan kemampuan manusianya:) tetapi perubahan yang dimaksud Mr. James adalah pengondisian bersama dengan Yesus (konsep-konsep Yesus) dan menyertakan kuasa dari Pimpinan Roh Kudus.

Lanjut?? Mari kita fokus...cukup dulu sesuai dengan keputusan:) Satu pengondisian yang sedang diproses, fokus pada apa yang sudah diputuskan.

0 komentar:

 
blog template by suckmylolly.com : header image by Vlad Studio