16 Februari 2017

Lembaran Transferan Lima Puluh Reboooo !!!

Yes....melanjutkan kesepakatan antara aku dan Emma dalam merajut our biggest wish is to...adalah seperti foto di samping ini:). Yes...ini satu langkah "iman" kami bahwa mimpi itu akan terwujud. Yes...kami sepakat untuk menabung setiap bulannya Rp 50.000,-. Jika Tuhan memberi usia panjang pada kami, maka kami sudah mengambil bagian dalam mewujudkannya. Dengarkan doa kami ya, Tuhan. Amin....!!!


Catettt ya....Sepertinya itu jumlah yang kecil di zaman ini:) tetapi bagi kami berdua adalah kami bersepakat untuk mewujudkan mimpi itu dari sekarang. Ya...sekarang, tidak nanti, tidak besok, tidak bulan depan, tidak tahun depan. Yah...SEKARANG! Lha...koq hanya selembar transfer 50 rebo? Waw...itu bukan hanya sekedar selembar kertas transferan 50 rebo, tetapi bukti nyata kami mengambil langkah mewujudkan impian kami. Kami akan menabung sampai uang itu  "menggunung" dan saatnya tiba nanti (setelah kau besar ya, Ben sayang....) tante dan emak akan jalan-jalan mewujudkan mimpi kami. Yipppeee.....

Kemana kira-kira kami akan pergi? Kami belum menentukan dimana tepatnya lokasinya. Yang pasti kami ingin berada di suatu tempat yang membaur dengan alam. Memandang bintang malam, main air di danau atau laut. Mandi hujan di halaman rumput yang luas. Tidak lupa...tidur nyenyak di hotel nyaman. Tapi teringatnya, Em...ndak nyaman pun hotelnya, selama masih bidang datar, nyenyaknya aku...:) tapi kalau dirimu....diragukanlah bisa tidur nyenyak. Jadi memang kita harus searching hotel nyaman lah nantinya. Ha..ha...dengan semua kondisi itu, kita bisa ngobrol lama...dan panjang....dan melupakan sejenak segala pergumulan yang ada. Tapi semoga saat itu tiba, kita ndak berada dalam pergumulan berat lagi ya...Tapi kalaupun iya...Tuhan pasti jaga kita dalam segala pergumulan kita.

Yes....mari bersama kita merajut mimpi kita ya...

13 Februari 2017

Ponakanku yang hebat

Hallo Binsar !!!
Dirimu hadir di tengah keluarga yang luar biasa. Mamakmu dalam segala kelebihan dan kekurangannya menghadirkanmu  sebagai anak yang penuh tawa di antara kesulitan yang mereka alami. Kamu juga memiliki seorang bapak yang luar biasa. Dalam segala kelebihan dan kekurangannya, dia sangat menyayangimu. Itu terlihat bagaimana dia memperlakukanmu dengan sangat lembut dan halus. Istrinyapun dimarahi ketika nada suara istrinya keras kepadamu. Ach...engkau sungguh bersyukur memiliki bapak yang luar biasa. Percayalah...dalam segala keadaannya, dia adalah bapak yang luar biasa, Binsar. Saat kau besar, kau akan semakin melihat betapa luar biasanya bapakmu. Bou sebagai adiknyapun sangat bersyukur memiliki abang yang luar biasa.
Tawamupun memberikan sukacita di kedua ompungmu yang semakin menua. Kehadiranmu menjadi warna yang mencerahkan hidup mereka. Sepertinya tawa ompung borumu menurun padamu. Tidak ada yang dapat membuatmu bersedih berlarut-larut, sama seperti ompung borumu:) Belum lagi boumu yang kelihatannya tak perduli, tetapi sangat perduli padamu dan pada siapapun yang dia kasihi. Matamu berbinar ketika melihat boumu berjalan di depanmu. Wajahmu langsung terangkat dan tersenyum dan tubuhmu menggeliat untuk dipeluk dan digendong oleh boumu:) Walau baru beberapa hari bou di sana, tetapi bou dapat merasakan "kehidupan" yang kau hadirkan di tengah hidup mereka. Bou bersyukur sekali akan kehadiranmu di tengah mereka. Jadilah anak dan pahompu yang selalu membawa tawa menyukakan hati semua orang.
Di tengah rasa sakit yang bou derita, tak sabar rasanya ingin menggendongmu, tetapi apa daya...bou belum bisa menggendongmu, hanya bisa memegangmu dan melihat tawamu yang terus melekat di wajahmu. Semoga Juni ini bou jadi datang ya...bou tak sabar untuk memeluk dan menggendongmu. Trimakasih untuk kehadiranmu yang memberi warna begitu indah dalam hidup keluarga besar kita....Bertumbuhlah terus dengan tawamu dan keceriaanmu. Sampai ketemu Juni 2017....tak sabar menanti rasanya:)

Malam Penuh Berkat :)

Wah...Engkau tau aja isi hatiku, Lord. Sejak menerapkan tahun penghematan, maka di bulan February ini baru satu kali makan di luar. Waw...amazing...:) Di bulan Januari, 50% berkurang dari waktu-waktu sebelumnya, tetapi di bulan February....emang masih pertengahan sehhh, tetapi bagiku itu amazing, sudah beberapa kali mengatakan tidak makan di luar karena di rumah makanan berlimpah. Hm...kemudian, sore ini kami sengaja keluar untuk rencana makan malam (boleh dunk..kan memang ada anggaranya:), tetapi Tuhan punya cara yang ajaib untuk memberikan berkatnya. Ha..ha..mau tau jalan cerita malam yang penuh berkat itu?

Jadi, ceritanya setelah seharian kerja di rumah, tubuh dan pikiran lelah nih. Lalu abang mengajak, "Yuk..malam ini kita makan di luar ya. Kan besok ndak bisa rayakan valentine (beuhhh) karena besok malam ada kegiatan KOMPAS di GKI. Jadi malam ini aja kita makan di luar ya".  Asyekkkk. Lalu aku bilang, "Bang, sebelum makan malam, kita ke hotel Atrium dulu  ya. Mau lihat kamar dan ruang meetingnya dulu, memastikan tempatnya nyaman dan asyik untuk meeting Migunani Jumat Sabtu ini, daripada besok harus keluar rumah lagi". Ok....kami pun meluncur ke hotel tersebut. Tidak jauh, sekitar 20 menit dengan mobil.

Well...kami diajak melihat ruang kamar dan meeting room. Hm...not bad. Lumayan lah. Hotel baru...Kemudian kami diajak ke ruang makan. Beuh...kupikir ketika dibilang food test, maka memang sudah ada makanan sebelumnya, kita tinggal nyicip-nyicip. Weleh...ini malahan diberikan daftar menu makanan, seperti pesan makanan di restoranlah. Namanya pengalaman pertama food test, ya...nanya dulu dunk, ini akan dibayar apa tidak. Ha..ha...Lha, beberapa kali datang ke hotel untuk showing room, ndak pernah ada moment food test. Jadi ngajuin pertanyaan dunk dan jawaban oleh pelayannya bahwa mungkin discount 50%. Hm...baiklah...ra po po...karena memang rencana mau makan di luar, tapi kalo ndak ada rencana dan mendapat jawaban discount 50%, ya ngedumel juga sehhh....maka kami mencari dan menentukan pilihan. Kemudian salah satu lelaki di situ yang berinisial A mengajak kami keliling, ke ruang terbuka, mini bar, dan lokasi kolam renang. Saat berjalan, dia mengatakan, pesan saja apa yang ibu dan bapak mau. Boleh dibawa pulang juga lho. Gpp koq. Tapi aku jawab, makasih, mas. Dah cukup apa yang kami pesan tadi, kebanyakan ndak habis nanti. Bagiku perkataannya itu menyatakan nanti menu pesananku pasti "ra sah mbayar":) Ruangannya asyik...tenang dan nyaman dan kebetulan tidak ada pengunjung lain, jadi serasa itu ruangan milik kami berdua:)

Hm...pesanan kami cukup lama juga. Jadi aku dan abang ngobrol tentang hasil apa yang telah kami kerjakan hari ini. Trus....hasil obrolan kami aku catat, ada sesuatu yang penting untuk aku catat. Tuh...lihat gayanya, serius bingits...(padahal action aja tuh....:) Lalu kamipun menikmati makanannya dengan perlahan. Sangat menikmati. Bagaimana tidak...kami berada di ruang makan yang sangat nyaman dan hanya kami berdua lagi. Wah...tinggal pasang lilin aja sudah serasa valentine deh. Ha..ha...Aku benar-benar sangat menikmati moment itu. Moment sebelum makan, kami ngobrol tentang pekerjaan kami dan menikmati moment makannya. Nikmat sekali...Kebetulan rasa makananya memang istimewa, beda dengan yang lain. Hm....enak....enak...dan suasananya...mak nyes...seperti yang kuharapkan. Lha...dari sebelum berangkat ke Atrium, sudah berulang kali ngomong, "Bang, kita makan dimana?" Lah dilalah bertanya pada orang yang pilihannya cuma dua, mall atau pecel lele langganannya. Huh....kalo pecel lele mah, nggak makan di luar namanya itu, tapi makan di warteg..Kalau di mall...sudah biasa lageee....(dulu....saat belum bertobat dari hidup boros).

Nah...begitulah cerita malam penuh berkat itu. Pekerjaan selesai, perut kenyang, hati tenang dan sukacita.....Trus pamit deh tapi sebelumnya "pura2" nanya, "Berapa yang harus saya bayar?" Ha..ha..bisa juga aku acting. Lalu jawabnya, " Ndak bayar, bu...ini food test koq". Oh..happy day....oh..happy day...when blessing come..:)

Jadi, apa yang mau kusampaikan adalah...sepertinya hal kecil...makan enak tidak perlu bayar, gratis..tis...tetapi lebih dari sekedar makan enak dan gratis...Aku melihat itu sebagai berkat yang luar biasa dari Tuhan. Dulu, mungkin aku tidak melihat itu sebagai berkat. Yah...ok oc...makanan enak dan gratis. Tapi sekarang...semakin belajar mengelola uang yang DIA percaya dengan bijak, maka aku juga semakin belajar untuk bersyukur untuk setiap berkat-berkat "kecil" yang dulu kuabaikan, tetapi sekarang aku  melihat menjadi berkat-berkat "yang luar biasa". Tidak hanya dari makanan enak dan gratis, tetapi sampai ke suasananyapun aku melihat sungguh moment itu luar biasa....So...Thank you, Lord for your wonderfull blessing....


10 Februari 2017

Menabung, Asuransi, dan Income Passive! Percaya??

Selama ini aku dan abang selalu bersebrangan dalam "berinvestasi" dan jika kulihat sejarah ke belakang, maka kebanyakan karena aku tidak memahami apa yang dia maksud dengan "berinvestasi". Dari dulu dia bilang, "Yuk, kita investasi di reksadana....di saham....di logam mulia...di forex..." Hampir sebelas tahun kami menikah, dan penyesalan di awal adalah ketika tidak mendengarkan ajakannya berinvestasi di reksadana. Coba kalau dari awal kami menikah sudah investasi di reksadana, lambat...tapi pasti ada peningkatan jumlah uang yang ditabung di reksadana (14-20%).

Belum lagi logam mulia. Masih mending, ketika diajak diawal aku setuju "dengan berat hati" tetapi jumlahnya seupil sementara dulu dapat bonus dari kantor lama "ajuibileh". Tapi nasi telah menjadi bubur bukan? Tidak perlu disesali. Lha..pembelajaran untuk hidup dengan mengelola keuangan dengan bijak alias hemat saja baru dijalankan, itupun setelah "getak" dari kakak yang awalnya aku bilang "nyiyir" tetapi saking sayang dan pedulinya padaku, tak putus "nyiyir"nya sampai akhirnya adiknya sadar diri. Terlambat? Tidak ada kata terlambat dalam hidup. Sepanjang napas masih berhembus dari lobang hidung:) maka selalu ada jalan yang dibukakanNYA.

Nah...baru kali ini kami sepakat untuk "berinvestasi" dari keberhasilan mengelola keuangan dengan bijak. Ha...ha...Iyah...kami diberitahu oleh salah satu teman di KOMPAK tentang peluang yang baik dalam Menabung/Investasi, Asuransi Jiwa, dan Pendapatan. Istilah kerennya menjadi nasabah di CAR3I Network/ bit.ly/Ssii337 . Klik linknya jika ingin segera tahu:) 

Secepat kilat kami mengambil peluang baik itu? Ada apa gerangan? Yup...sebelum dia menawarkan peluang itu, kami sudah sepakat perlu menabung untuk membangun rumah kami sendiri. He..he..sekarang kami masih tinggal di "villa mewah", tapi masih numpang. Atas kebaikan dari adik ipar dan adik yang luar biasa, kami menikmati nyamannya di rumah dan indahnya alam pedesaan. Tapi menabung dimana??? Lha, nek nabung di bank dengan jumlah setoran bulanan ndak sampai sejut...apa kelihatan tuh bunganya? bukan malahan tabungannya tergerus dengan biaya administrasi yang tinggi? Bagaimana kalau deposito? Lah..kalau depo minimal 5 jut atau 10 jut? Lha..jadi jut..jut...genjut deh nanti:).

Ada satu teman KOMPAK juga menginformasikan...bukan menawarkan yah:) Itu beda maksudnya lho. Dia menginformasikan kalau di salah satu bank swasta ada program A, dengan menabung minimal 250 rebo setiap bulan dan ndak bisa diambil dalam jangka 5 tahun, kalau diambil kena penalti, tetapi asyiknya di awal kita bisa dapat berbagai hadiah promo dari  HP mahal, TV layar lebar, motor, sampai mobil.  Hm..sudah tergoda untuk bersegera melangkahkan kaki ke sana, tetapi ada aja yang membuat tertunda.

Dilalah....abang menginformasikan tentang penggabungan 3 hal, yaitu menabung/investasi, asuransi jiwa dan pendapatan. Hm..aku tidak tertarik bagian ketiga. Aku tertariknya menabung setiap bulan dan tidak ada biaya administrasinya, kapan aja bisa ditarik uangnya, tidak kena penalti, asal ditinggal minimal sejuta, dan ada asuransi jiwa nya. Stop....sampai disitu...aku berpikir sebentar. Tabungan apa? Lalu kami berdua sama-sama belajar tentang CAR3I Network. Waw...semakin mempelajari semakin tertarik untuk bergabung karena akhirnya bisa melihat manfaat ketiga itu, menambah pendapatan. Hm....searching dong di om google...benda apakah CAR31 Network itu? Oh..ini toh dia....Apaan tuh? Yuk...kita buka, baca dan pertimbangkan isi tulisannya di web yang satu ini: bit.ly/Ssii337 . Monggo dibuka, dibaca, dan pertimbangkan. Jika ada yang mau ditanyakan, mari...bersama-sama kita membahasnya.

Bagaimana? Menarik kan? Silahkan kontak saya di No WA:  0813-7614-5379. Lha...ini koq jadi promo seh? Yup...berlari bersama sang upline, Peter Dendi, yang sebelum launching web yang dia buat sendiri, dia sudah melakukan research selama sebulan tentang bit.ly/Ssii337 . Salah satu kelebihannya adalah dia sebelumnya adalah selain dosen, dia juga internet marketing. Piuh...kudu belajar banyak dari dia untuk semangat dan keyakinan dirinya.  Semangat...!!!Semangat!!!Apes-apesnya nih nggak ada yang percaya ma aku tentang bit.ly/Ssii337, maka...kami sudah menabung dan berinvestasi yang dikelola oleh CAR ini dan ada asuransi jiwanya. Tidak banyak, tetapi layak untuk dijalani. bit.ly/Ssii337  .

09 Februari 2017

Resep Bubur Manado

    Wah, lagi-lagi lihat di facebook teman. Jadi teringat bubur manado di GKI Gejayan. Kangen dan pengen. Ngences deh...!! Yuk, coba resep ini.
    Bahannya adalah:
  • 250 gram beras
  • 2 buah jagung manis dipipil
  • 100 gram singkong/ubi kayu potong dadu
  • 100 gram ubi kuning, potong dadu
  • 300 gram labu kuning, potong dadu
  • 1 1/2 liter air
     
  • Bahan sayur:
  • 1 lembar daun kunyit, rajang halus.
  • 1 ikat kecil kangkung, ambil daun dan pucuk mudanya, rajang kasar
  • 1 ikat kecil bayam, ambil daun dan pucuk mudanya, rajang kasar
  •  Bumbu:
  • 3 batang serai memarkan
  • 1 sendok makan garam
  • 1 sdt lada
  • 1 sdt gula
  • 4 lembar daun jeruk
  • 1 lbr daun pandan
  • 1 lbr daun kunyit
  • 2 genggang daun kemangi
  • 1 ruas jahe
  • 4 pcs bawang merah slice
  • 1 pcs bawang putih geprek
  •  Pelengkap :
  • Ikan asin jambal

    Cara Memasak:
    1. Masukkan air, beras, sereh daun salam, jahe dan lengkuas aduk, lalu tambahkan garam, lada serta gula aduk kembali hingga hampir mendidih.
    2. lalu setelah hampir mendidih masukan singkong ubi kuning labu kuning aduk masak kembali selama 1 jam.
    3. setelah hampir matang masukan bahan sayuran masak kembali hingga semua bahan matang, sajikan dengan hidangan pendamping

Resep Bakso Tahu Kuah


Hujan deras disertai angin kencang. Jadi pengen makan bakso, tetapi kembali dalam rangka penghematan, mari otak atik dapur dengan segala kelengkapan yang ada untuk membuat bakso dengan bahan utama daging babi:)  Tentu resep ini lagi-lagi diambil dari om google dan ketemulah resep dari Lie Kioen.

Bahan-bahan

  1. 150 gr daging babi cincang
  2. 5 bh tahu putih
  3. 1 siung bawang putih, parut atau cincang kecil
  4. 1 btg daun bawang
  5. 1 btr telur
  6. 1,5 sdm terigu
  7. 1,5 sdm tepung sagu/ tapioka
  8. 1 sdt gula pasir
  9. 1/2 sdt garam
  10. 1/4 sdt merica
  11. 1/2 sdt minyak wijen
  12. bahan kuah:
  13. 1,5-2 ltr air/kaldu
  14. 4 sdm kecap ikan/kecap asin
  15. secukupnya garam, gula, merica
  16. 1 btg daun bawang

Langkah

  1. Belah dua tahu, keruk bagian tengahnya, sisihkan. Bagian tengah tahu dihancurkan dan nanti ditambahkan ke dalam adonan bakso
  2. Masukkan semua bahan bakso, jangan lupa tambahkan bagian tengah tahu yg sudah dihaluskan. Aduk rata
  3. Masukkan adonan bakso ke dalam tahu. Sisihkan
  4. Didihkan air/kaldu, masukkan bakso tahu. Masak hingga bakso tahu mengapung semua.
  5. Setelah mengapung, masukkan semua bumbu kuah dan daun bawang. Tunggu mendidih. Bakso tahu kuah siap disajikan

Resep Ikan Bandeng

Keaktifan melihat dan membaca facebook membuatku menemukan resep untuk ikan bandeng. Selama ini di pasar selalu menemukan ikan bandeng, tetapi tidak pernah membeli karena katanya banyak duri dan belum tahu bagaimana cara masak ikan bandeng yang enak. So, terimakaih Mbak Delia karena sudah mengupload resep ikan bandeng ini. So, mari...kita lihat bagaimana resep ikan bandeng yang enak dan mari kita praktekan:)

Tapi sebelumnya perlu diketahui cara membersihkan ikan bandeng dengan baik:

  1. Gunakan pisau atau sendok untuk mengerik sisik ikan dan sisik hingga bersih secara merata. Setelah itu, bilas kembali ikan dengan air bersih untuk menghilangkan sisik ikan yang masih tersisa. 
  2. Selesai membersihkan bagian sisik ikan, lanjutkan dengan membersihkan bagian jeroan ikan. Caranya, belah bagian perut ikan dengan menggunakan pisau. Jika bagian perut ikan sudah terbelah, silahkan masukkan jari kedalamnya dan jangkau bagian jeroan ikan dengan jari tangan hingga bersih secara merata. 
  3. Selesai membersihkan bagian jeroan ikan, kita akan pula membersihkan bagian insang yang ada di kepala ikan. Caranya, buka bagian kepala ikan dan bersihkan lapisan insang ikan dengan menggunakan tangan hingga bersih secara merata. Setelah itu, bersihkan kembali bagian kepala ikan hingga bersih. Kemudian potong-potong ikan sebanyak dua potongan pada masing-masing ikan. 
  4. Terakhir, silahkan lumuri ikan bandeng dengan garam dan air jeruk nipis untuk menghilangkan bau amis yang menempel pada ikan. Setelah itu, diamkan ikan selama kurang lebih 10 menit agar bumbu ini meresap pada ikan secara merata.
Ikan Bandeng Kuah Asam yang Lezat, Enak dan Gurih

Bahan dan Bumbu Ikan Bandeng:
750 gram ikan bandeng
1/2 sendok teh garam
1 sendok makan air asam jawa
4 buah cabai merah, dipotong
1 1/4 sendok teh gula pasir
4 buah tomat, dipotong-potong
2 buah cabai hijau, dipotong
2 1/4 sendok teh garam
1 tangkai daun kemangi
25 ml air asam jawa
1.200 ml air
2 sendok makan minyak goreng
 

Bumbu Ikan yang Dihaluskan:
3 siung bawang putih
10 butir bawang merah
4 cm kunyit
Cara Membuat Ikan Bandeng Kuah Asam yang Lezat, Enak dan Gurih

Cara Membuat Ikan Bandeng Kuah Asam:
  1. Panaskan minya dan tumis bumbu yang telah dihaluskan hingga bumbu mengeluarkan aroma yang harum dan sedap. 
  2. Masukkan cabai merah bersama dengan tomat dan cabai hijau. Lalu aduk-aduk hingga merata sampai bahan ini layu.
  3. Tuangkan air kedalamnya bersama dengan garam, gula pasir dan ais asam jawa dan rebus kuah ini hingga mendidih. 
  4. Setelah kuah bumbu mendidih, silahkan masukkan ikan kedalamnya dan masak ikan hingga matang secara merata. 
  5. Menjelang matang dan akan diangkat, silahkan masukkan daun kemangi kedalamnya untuk menambah rasa dan selera.




Ikan Bandeng Bumbu Bali yang Enak, Gurih dan Spesial

Bahan Utama Ikan Bandeng:
500 gram ikan bandeng
2 sdm air jeruk nipis
gula merah secukupnya
1 batang serai dimemarkan
air secukupnya
2 buah tomat dibelah 4 bagian
4 sdm kecap manis
2 sdt kunyit bubuk
garam secukupnya
minyak goreng secukupnya
 

Bumbu Ikan Bandeng yang Dihaluskan:
4 siung bawang putih
4 buah cabai keriting
2 butir kemiri disangrai
6 buah cabe merah segar
6 siung bawang merah
1 cm jahe

Cara Membersihkan Ikan Bandeng Sebelum Diolah:

  1. Siapkan wajan dan goreng ikan bandeng hingga matang dan garing. Lalu angkat ikan yang telah matang dan sisihkan ikan sementaa. 
  2. Kembali panaskan wajan dengan diberikan 3 sdm minyak goreng dan tumis bumbu yang telah dihaluskan hingga bumbu ini mengeluarkan aroma yang harum dan sedap. 
  3. Lalu masukkan tomat, kecap manis, serai, gula, garam dan garam. Lalu aduk-aduk bumbu ini hingga airnya mendidih secara merata. 
  4. Setelah mendidih, masukkan ikan bandeng kedalamnya yang telah digoreng sambil diaduk-aduk merata sampai bumbu ini meresap pada ikan secara merata Silahkan masak ikan dengan menggunakan api yang kecil.


Ikan Bandeng Kuah Kuning yang Enak, Segar dan Lezat

Bahan Utama Ikan Bandeng:
2 ekor ikan bandeng
1/2 sdt bawang putih bubuk
1 sdt garam
2 sdt air jeruk nipis
 

Bahan dan Bumbu Ikan Bandeng:
1 ikat daun kemangi
2 lbr daun salam
1 sdt air asam Jawa
1 sdt kecap ikan
2 btg serai, memarkan
500 ml kaldu ikan
1 sdt garam
1 1/2 sdt gula pasir
2 sdm minyak goreng
10 bh cabai rawit merah
5 bh belimbing wuluh, potong dadu
 

Bumbu Ikan yang Dihaluskan:
3 bh bawang merah
2 cm kunyit
8 siung bawang putih
6 bh cabai merah
3 cm lengkuas, iris halus

Cara Membuat Ikan Bandeng Kuah Kuning:

  1.   Panaskan minyak goreng dalam wajan dan tumis bumbu yang telah dihaluskan bersama dengan daun salam dan serai hingga tercium bau harum yang lezat dan nikmat. 
  2. Setelah itu, masukkan kaldu ikan bersama dengan air asam jawa. garam, gula pasir, kecap ikan dan ikan bandeng yang sudah dipotong-potong dan masak ikan hingga mendidih. 
  3. Masukkan daun kemangi kedalam rebusan ikan bersama dengan belimbing wuluh dan cabai rawit merah yang telah dipotong-potong.
  4.  Terakhir ketika ikan menjelang matang, masukkan potongan daun bawang dan tomat kedalamnya dan masak ikan hingga matang.
  
Ikan Bandeng Goreng Kering, Renyah yang Gurih dan Spesial

Bahan Utama Ikan Bandeng:
Ikan bandeng 500 gram
2 sdm air jeruk nipis
1/2 sdt garam dapur
Minyak sayur untuk menggoreng
Air putih 50 mililiter
 

Bumbu Ikan yang Dihaluskan:
Bawang putih 4 siung
Lada putih secukupnya
Kunyit 2 sentimeter
Garam secukupnya
Ketumbar 1 sendok teh
 

Bahan Pelengkap Ikan Bandeng:
Daun seledri 1 utas dicincang halus
Lalapan
Sambal terasi
Bawang goreng untuk taburan

Cara Membuat Ikan Bandeng Goreng:

  1. Sambil menunggu ikan direndam dengan bumbu tadi, anda bisa menghaluskan bumbu yang harus dihaluskan dengan menggunakan ulekan hingga bumbu ini halus secara merata. 
  2. Setelah bumbu halus, silahkan larutkan bumbu tersebut dengan air putih yang sudah disiapkan sambil diaduk-aduk. 
  3. Kemudian, gunakan larutan bumbu ini untuk melumuri ikan bandeng secara merata. Setelah itu, diamkan ikan selama beberapa saat agar bumbu meresap kedalamnya. 
  4. Panaskan minyak dalam wajan dan goreng ikan bandeng kedalamnya hingga ikan matang dan kering secra merata. Anda bisa menggorengnya dengan menggunakan api sedang agar ikan matang secara merata. 

Penyakit yang diangkat!!

Well....19 Desember adalah satu  masa dalam hidupku yang "menggetarkan". Menggetarkan dari sisi kesehatan, keuangan, masa depan, kekeluargaan, pertemanan. Iyah...aku sakit miom yang sudah menahun. Salah satu kebandelan dan tidak mendengarkan apa kata orangtua ya....sakit miom ini. Sudah lama emak mengingatkan untuk periksa ke dokter ketika masih juga belum hamil-hamil. Hm..karena terlalu menikmati masa berdua atau juga ada unsur ketidaksiapan, maka enjoy aja dalam kondisi berdua, tidak resah dengan situasi itu. Tetapi memang perlu belajar mendengarkan apa kata orang tua dengan lebih baik lagi. Ternyata salah satu penyebabnya adalah adanya si miom dalam rahim. Sudahlah tahu, tetapi masih saja merasa tidak apa-apa karena memang tidak menyebabkan keluhan sakit apapun. Akan tetapi si miom semakin membesar dan akhirnya dia mendesak di bagian dalam dan sudah saatnya diangkat:( Sayangnya diangkat bersamaan dengan anugeraha Allah dalam hidup seorang wanita.

Nah...ini satu moment yang menggetarkan ketika memilih antara kesehatan dan terselipnya kerinduan yang justru semakin nyata ketika dia mau diambil:(. Tidak ada pilihan lain karena sudah menyebabkan resiko nyawa. Kesiapan hati sangat diperlukan. Dukungan abang, keluarga dan sahabat sangat menolong untuk melalui semua itu. Doa dan dana mengalir, bahkan ponakanku yang memiliki kepekaan rasa juga mendoakan aku dengan sangat detil. Hiks..terharu mendengar ketika mboknya menyampaikan cerita itu.

Terharu dengan dukungan keluarga, dukungan doa yang tiada putus dan juga dana, dari yang memiliki hidup banyak berkat sampai yang cukup berkat, semua berkontribusi mendukung biaya operasiku ini. Luar biasa....!! Belum lagi dukungan dana dari rekan kerja yang tak terduga. Betapa tak menyangka akan dukungan mereka. Ach...semua mendukung. Orang tua yang sangat khawatir dan akhirnya bisa merasa lega setelah melihat borunya sampai di rumah:). Sungguh menggetarkan pengalaman ini. Mungkin bagi orang lain berkata, "Aih....biasa lagi operasi seperti itu". Yah...memang biasa karena banyak perempuan yang mengalami, tetapi bagaimana perjalanan dari bandelnya, kemudian mengetahui, dan berusaha dengan cara sendiri dan akhirnya menjalani dengan berbagai cerita dukungan yang mengharukan. Semua itu menjadi tidak biasa bagiku.

DIA yang sangat paham dengan kebandelanku tetap menyatakan kasihNYA dengan memenuhi segala yang kuperlukan untuk operasi ini dengan cara-caranya yang tak terduga. Aku hanya bisa berkata,"Trimakasih untuk kasihMU, pemberianMu melalui kasih dan kepeduliaan orang-orang yang Engkau hadirkan dalam hidupku". Satu penutupan kejadian tak terduga adalah saat mendapatkan berita bahagia dari si M:) Siapakah dia? Yang pasti kami percaya dia dikirim oleh tangan TUHAN:)

Belum lagi dengan moment ini menjadi ada moment indah lainnya. Betapa tidak, yang harusnya tidak bisa pulang dan "berdamai" dengan masa lalu, akhirnya diberi kesempatan untuk "berdamai" dengan masa lalu. Doa yang terjawab, walaupun secara logika rasanya tidak mungkin terjadi. Tuhan buat semuanya baik sekali.

Jadi, dengan semua pengalaman yang "menggetarkan" ini, apakah aku masih perlu bersedih? Yah...ada masa berduka atas kehilangan anugerah itu, tetapi akan sampai berapa lama? Dengan doa dari Cici yang baik hati, aku disadarkan arti rasa di relung hati akan masa berduka atas kehilangan anugerah itu. Trimakasih, Ci..:) Akan tetapi aku juga bersukacita dengan semua moment yang luar biasa itu. Tak terceritakan satu persatu:) 

Jadi, terimakasih untuk kalian semua yang memberi warna dalam momentku ini, terkhusus buat abang sayang yang terus mendukung walaupun dirimu berduka atas kehilangan itu.

08 Februari 2017

The Mattrury: Syukuran Memasuki Rumah Baru

Wah...luar biasa sharing yang disampaikan oleh Pak Mattruty pada awal Februari 2017 dalam acara kebaktian syukur memasuki rumah baru mereka. Dia menyatakan bahwa rumah ini adalah mimpi kami bersama dan keindahan bangunan ini jauh dari mimpi kami. Bangunan rumah ini adalah bangunan dari banyak tangan-tangan Tuhan melalui banyak orang yang menyalurkan berkat mereka dalam proses pembangunan rumah mereka ini.

Aku tertarik menulis dalam blog ini, dengan dua alasan, pertama adalah sebagai pengingat ada satu moment dalam hidupku untuk memasuki rumah baru ini. Kedua adalah kata-kata dari Pak Mattruty membuat aku menyadari betapa cara kerja Tuhan itu tak terpikirkan oleh kita. Pak Mattruty bercerita bagaimana selama beberapa minggu mereka harus menyediakan dana 5 juta untuk membayar para pekerja dan Tuhan sediakan itu dengan berbagai caranya yang ajaib. Belum lagi bahan-bahan yang tadinya sederhana menjadi bahan yang lebih baik karena berkat dari orang lain.

Satu cerita dari Ibu Mattruty bagaimana saat mereka membutuhkan 5 juta dalam suatu minggu, Pak Mattruty berdoa khusyuk saat tengah malam, saat istrinya sedang tertidur. Saking khusyuknya tak menyadari kalau istrinya terbangun dan terharu dengan iman suaminya. Ruar biasa....

Tak ada kata lain selain aku berkata, ruar biasa iman mereka dan ruar biasa cara kerja Tuhan dalam memenuhi keperluan hidup kita. Aku menjadi teringat bagaimana Tuhan juga sediakan yang aku perlu dalam proses operasi yang kujalani akhir tahun 2016. Wah..jadi ingat kalau aku belum menuliskan pengalaman ruar biasa itu. Baiklah....akan kucatat akan kutuliskan dalam blog ini pengalamanku bersama DIA dalam memenuhi keperluan kami dalam proses operasi itu.

Sekali lagi....ruar biasa...:)

Resep Kue Bolu Panggang Sederhana

Awalnya berpikir menerapkan tahun penghematan tahun 2017, lah...dampak dari komitmen itu menjadi lebih kreatif dalam mengelola keuangan. Ternyata, jika kita menerapkan mengelola keuangan dengan bijak, maka tidak hanya berpengaruh pada bagaimana kita mengatur uang yang ada, tetapi juga dalam aspek-aspek lainnya. Misalnya nih, saat akan memasak, benar dipikir apakah masak sayur cukup segini, segini atau segini? Ha..ha...istilahnya segini itu tak terukur ya. Pengalamanku dulu, saat masak sayur ya masak aja tanpa mikir panjang mengenai jumlahnya. Kalau berlebih bisa untuk besok, masukan kulkas saja, dan ternyata...besoknya didiamkan dan besoknya juga begitu dan akhirnya dibuang:) Nah, sekarang sebelum memasak, dipikir dengan bijak untuk menunya dari segi kualitas dan kuantitasnya sehingga tidak berlebih.

Ada contoh sederhana lainnya, dalam memasak bubur kacang ijo, sebelumnya tidak berpikir apakah bubur kacang ijo akan habis dimakan hari itu atau tidak. Lagi-lagi andalannya adalah kulkas. Benar sih bisa masuk kulkas, selain kemungkinan seperti di atas terbuang lagi, maka vitaminnya dah berkurang karena dimasak berulang kali, kayak makanan padang aja ya...dimasak berulang kali:) Nah, sekarang ini, saya mikir dengan baik, apakah kacang ijo yang kumasak akan dimakan hari ini dan akan habis? Kemudian berdampak pada yang lain, apakah menu pagi hari, siang hari, malam hari dan snack sehatnya:)

Terkait dengan snack sehatnya, maka jadi terinspirasi lagi untuk membuat sendiri, tidak perlu jajan di luar kan. Bagaimanapun, tetap lebih sehat dan murah. Wah...makanya saya bilang bahwa ketika kita menerapkan komitmen hidup dengan mengelola keuangan dengan bijak, maka berdampak pada banyak aspek, salah satunya adalah memasak sendiri untuk makanan ringan. Ha...ha...

Nah, untuk menu pertama terinspirasi oleh tanteku, adiknya bapak. Dulu sekali, dia suka buat kue bolu panggang sederhana. Saking sederhananya, sempat berpikir, gampang ya membuat kue:) Padahal bagiku dari dulu membuat kue bolu itu rumit.....Tapi melihat si tante koq kayaknya mudah ya. Tapi tetap dong tidak pernah membuat kue bolu....sampai tadi malam, terjadi suatu keajaiban ruar biasa....aku teringat kue bolu panggang si tante dan terinspiraslah untuk membuat kue bolu panggang sederhana. Lah, tapi resepnya? Jangan-jangan ditanya si tante pun, dia sudah lupa karena itu 20 tahun lalu? Iyah, sudah 20-an tahun lalu:) So, tanya om google aja donk. Nah, ketemu deh resepnya. Ini dia resep yang sepertinya sederhana dan tidak rumit. Sebelum mencoba, saya tuliskan dulu resepnya biar "terekam" dalam pikiran untuk membuat bolu panggang sederhana itu:)

Bahan:
5 butir telur ayam, 100 gram tepung terigu serbaguna, 125 gram gula pasir, 1/2 sendok teh vanili bubuk, 1 sendok makan cake emulsifie (SP/TBM), 50 gram margarine (dilelehkan), 1/4 sendok teh baking powder.

Cara membuat:

  1. Kocok telur, gula pasir dan cake emulsifies menggunakan mixer dengan kecepatan tinggi sampai mengembang pucat dan kental.
  2. Masukan vanili bubuk, baking powder dan tepung terigu sedikit demi sedikit, aduk sampai adonan bercampur rata.
  3. Tuang margarine yang sudah dilelehkan, aduk lagi sampai rata.
  4. Tuang adonan ke dalam loyang ukuran 25 cm yg sudah dioles mentega dan ditaburi tepung terigu supaya tidak lengket.
  5. Panggang dalam oven selama 30 menit atau sampai matang dan berwarna kecoklatan.
  6. Keluarkan dari oven lalu bolu panggang siap disajikan.
Horee....jadi deh bolu panggang sederhananya. Kalau di carefour, bolu seperti ini seharga 20-an ribu bukan? Jadi dengan buat sendiri, kira-kira akan menghemat berapa ya? Ha..ha..nggak perlu mikir hematnya dulu, tapi bagaimana menikmati proses pembuatan kue bolu panggangnya dulu deh....

Siap???? Tarik mang.....kerja...kerja..kerja...(buat kue bolu panggang:)

Kelas Berakar, Februari 2017

Welcome!! Kelas Berakar KOMPAK GKI Gejayan sudah dimulai kemarin, Selasa, 7 Februari 2017. Luar biasa, walaupun hujan deras, tetapi peserta yang datang lebih dari 75 persen dari yang mendaftar. Bagiku itu amazing. Seperti yang terlihat dalam foto di bawah ini:)

Luarbiasa ya!! Tugas yang menantang menanti bagi kakak pendamping dalam kelas ini. Ya....menjadi kakak pendamping dalam kelompok merupakan suatu hal yang menantang karena bukan karena kita dituntut untuk lebih pandai dan menguasai materi, tetapi lebih menjadi teman bertumbuh bersama. Akan tetapi kita sebagai kakak pendamping sudah lebih dulu bertumbuh jadi "kudune" kita bisa menjadi teman yang "asyik". Kalau istilah Bu Rimma, kita bisa menjadi murid yang memuridkan orang lain:) Terlalu berat istilahnya ibu Rimma, tetapi secara prinsip dan gamblang memang tugas dan panggilan kita sebagai pengikut Kristus memang menjadi Murid lebih dulu baru memuridkan orang lain.

Jadi pertanyaannya sebelum menjadi kakak pendamping adalah apakah kita sudah menjadi murid sebelumnya? Yup...menurutku aku sudah menjadi murid-Nya dan masih terus berproses untuk menjadi murid-Nya, sampai Dia datang kembali atau kita dipanggilNya lebih dulu. Lha, kalau begitu, mosok murid menjadi memuridkan sih. Kudune tamat dulu menjadi murid donk! Seperti persyaratan sekarang, dosen S2 mengajar mahasiswa S1. Nah itu dia...di sini, kita sebagai kakak pendamping bukanlah orang yang sok tahu dan harus mengajarkan materi a, b, c sampai z:) Tidak...! Kita bukanlah pengajar yang sudah mengetahui segalanya, tetapi kita adalah kakak pendamping yang mau belajar bersama-sama untuk bertumbuh. Kebetulan kami sebagai kakak pendamping bertumbuh lebih dulu di kelas Kompak ini. Maka mari sama-sama kita bertumbuh, menjadi murid dan memuridkan orang lain. Waw....menjadi murid lagi pasti menyenangkan bukan? Bukan menjadi mahasiswa lho:)

So, welcome teman-teman peserta kelas berakar yang baru bergabung. Yakinlah...banyak tantangan yang menarik:) Tetapi komitmen dan kesetiaan diperlukan untuk kita bisa bertumbuh menjadi murid dan memuridkan orang lain. Sama seperti Yesus meminta kita untuk setia dalam perkara-perkara kecil. Dengan setia di kelas Berakar, Bertumbuh, dan Berbuah....teman-teman akan melihat buah yang berlipat kali ganda. Berlipat kali ganda bukan tentang jumlah saja, tetapi karakter yang semakin menyerupai Kristus. Berat? Yup...namanya bertumbuh pasti penuh dengan tantangan. Bandingkan saja dengan pohon di rumah kita. Ada banyak hal yang dialami dalam bertumbuh kan?
Mari...kita berproses bersama dalam pertumbuhan ini.

Faktor Penyebab Sakit ??

Ini ada tulisan yang menarik dari salah satu teman yang diuploadnya di facebooknya. Namanya bang Darma, dia salah satu teman kerja yang luar biasa saat aku bekerja di Medan. Hm...berapa tahun yang lalu ya? Sekitar 10 tahun yang lalu. Terakhir ketemu, kami bertemu di hotel di salah satu Jln Malioboro saat dia ada kerjaan di kota Yogya. Tulisan ini menarik, maka aku copas apa yang ada dalam tulisannya. Ingin rasanya menulis ulang dengan gaya bahasaku sendiri:) Akan tetapi sementara ini, aku tulis apa adanya ya...
Tahukah Anda, penyakit yang berasal dari sifat kita sendiri?

  1. Jika *maag* bukan hanya diakibatkan karena kesalahan pola makan, tapi justru lebih didominasi karena *stress*
  2. Jika *hypertensi* bukan hanya diakibatkan oleh terlalu banyak konsumsi makanan yang asin, tapi lebih dominan karena kesalahan dalam memanage *emosi*
  3. Jika *kolesterol* bukan hanya diakibatkan oleh makanan berlemak, tapi rasa *malas berlebih* yang lebih dominan menimbun lemak.
  4. Jika *asthma* bukan hanya karena terganggunya suplai oksigen ke paru-paru, tapi sering merasa *sedih* yang membuat kerja paru-paru tidak stabil.
  5. Jika *diabetes* bukan hanya karena terlalu banyak konsumsi glucousa, tapi sikap *egois dan keras kepala* yang mengganggu fungsi pankreas.
  6. Jika penyakit *liver* bukan hanya karena kesalahan pola tidur, tapi sifat *suudzon* kepada orang lain yang justru merusak hati kita.
  7. Jika *jantung koroner* bukan hanya diakibatkan oleh sumbatan pada aliran darah ke jantung, tapi *jarang berbagi* membuat jantung kita kurang merasakan ketenangan, sehingga detaknya tidak stabil.
Jadi temans, dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa penyebab penyakit adalah karena masalah:
- *Spiritual* 50%
- *Psikis* 25%
- *Sosial* 15%
- *Fisik* 10%

Bagaimana? Apakah Anda sedang mengalami salah satu penyakit di atas? Yuk, kita cek diri kita  dan Mari... perbaiki diri ke arah yang lebih positif + + + .

My Biggest Wish Is To....

Hari ini adalah hari Rabu, tanggal 8 February 2017. Ini adalah hari special buatku dan sahabatku, Emma. Tadi, saat membuka facebook, aku membaca pesan yang disampaikan Emma kepadaku. Iyah...seperti yang ada dalam foto tersebut. Impiannya untuk kami jalan-jalan bersama. Someday !! Sudah lama dia menyampaikan impiannya itu padaku dan kami sempat membicarakannya, tetapi berlalu seiring dengan waktu. Akan tetapi impian itu tidak hilang dan kemudian muncul lagi hari ini.

Dengan bersegera aku menghubungi Emma melalui WA dan hasil pembicaraan kami sangat menarik dan menantang. Kami bersepakat bahwa "someday" kami akan mewujudkan mimpi kami itu. Kami akan jalan-jalan bersama di suatu tempat di suatu  masa. Kapan dan dimana dan bagaimana? Kami belum membahas secara rinci, tetapi satu langkah kami ambil untuk mewujudkan mimpi kami itu, yaitu kami bersepakat untuk menabung setiap bulan. Tidak banyak, hanya Rp 50.000,- tiap bulan dan itu kami mulai bulan ini. Kami percaya dengan menabung itu, tidak akan menggangu keuangan keluarga. Ha..ha...Jadi bagaimana pandai-pandai mengatur uang belanja lha ya..Waw....suatu langkah iman:) Dan kami bersepakat bahwa mimpi kami ini menjadi satu pokok doa kami.Tuhan berkenan untuk mimpi kami ini. Amin...

Kenapa muncul mimpi ini? Dulu...saat kami masih muda sekali:), kami pernah melakukan perjalanan bersama ke kampung masa kecilku dimana ada lokasi yang asyik, perbukitan yang luas dan banyak pohonnya. Kami sangat menikmati moment itu. Kami duduk-duduk dan ngobrol bersama tentang banyak hal. Wah...luar biasa sekali. Sayang perbukitan itu sudah dijual kepada pihak lain:) Moment itu begitu indah, karena itulah Emma punya mimpi itu dan itu juga menjadi bagian dari mimpiku. Kami jalan bersama di masa tua kami. Tentu setelah Ben besar.  Yang pasti setelah Ben tamat SMA ya, nak..:)

Sebelum jauh mimpi kami berjalan, maka aku juga minta ijin pada si abang dan Puji Tuhan, dia memberi ijin walau sambil berkerut wajahnya memikirkan dia akan sendirian beberapa saat ketika nanti aku dan Emma jalan-jalan. Ha..ha..Tapi aku percaya hatinya tidak mengkerut karena dia selalu memberi kebebasan padaku untuk melakukan sesuatu yang membuatku bahagia dan perjalanan bersama dengan Emma pasti sesuatu yang membuatku bahagia.

Waw...Luar biasa. Langkah yang kami ambil hari ini sangat konkrit. Salah satu yang aku lakukan untuk membuat itu semakin konkrit adalah menuliskan mimpi kami ini dalam blog ini karena dengan menuliskannya maka itu menjadi semakin nyata. Aku percaya ada masa dimana kami lupa akan hal ini karena kesibukan masing-masing kami, tetapi ketika ada yang tertulis, maka saat "lupa"nya tidak akan lama:).  Jadi mari kita bersama mewujukan mimpi kita ini ya, Emma, my dearest best friend!!!

06 Februari 2017

Siomayku Keren !!!

Niat untuk tahun penghematan semakin berhasil dilakukan di awal bulan Februari ini:) Dua kali jalan-jalan ke Hartono Mall dan waw...luar biasa, bisa mengatakan tidak makan di luar. Malahan kami baca-baca buku sales dari Gramedia. Kemudian, kami jalan-jalan, melihat-lihat, istilahnya "windows shopping". Tawaran discount dari Matahari pun tidak disambut karena mengingat tahun penghematan dan rasanya tidak ada lagi kebutuhan yang mendesak untuk dibeli di Matahari. Dari tas sampai sandal sudah beli di awal tahun:) yang mengakibatkan pembengkakan pengeluaran di awal tahun, tetapi masih bisa "dimaafkan" karena memang sudah menjadi kebutuhan. Bagaimana tidak kebutuhan? Wong sandal dan tas lama sudah rusak :) Semoga tidak menjadi alasan membeli tas yang muahaallll (Soalnya ta bandingkan dengan salah satu teladanku dalam hal penghematan, bagaimana dia yang sudah punya rumah dan mobil dan punya bisnis, belum pernah beli tas di atas 300 rebo...) Waw...luar biasa....sekalinya beli tas mahal karna sudah direncanakan, dititip, ada discount yang sebenar-benarnya, bukan hanya sekedar discount. Ha..ha...Luar biasa. Jadi aku banyak belajar dari dia. Dalam salah satu buku yang aku bacapun menjelaskan bahwa ketika ada tawaran discount, kita perlu melihat sejarah harganya, sehingga kita nggak tertipu...:).
Nah, tentang foto siomay dan sambalnya itu. Ada kisahnya lho. Salah satu strategi tahun penghematan adalah melakukan sesuatu bersama abang dengan tidak mengeluarkan biaya yang banyak. Nah, salah satu idenya adalah hari Sabtu tidak jalan ke mall, tetapi menggunakan waktu bersama membuat makanan/jajanan bersama dan menikmati prosesnya. Nah...inilah hasilnya..hari Sabtu yang lalu kami tidak jalan ke Mall, melainkan berada dengan manis di rumah sepanjang hari. Membaca buku, nonton film di TV, dan masak siomay dengan resep dari teman facebook. Dan hasilnya....Ha..ha...komen abang, "Hm...sambalnya bolehlah, sudah cocok dengan sambel siomay benaran, tetapi rasa siomaynya kurang, kemudian kekenyalannya rodo aneh ya...!!" Ha..ha...lucu juga abangku. Jujur...sejujur...jujurnya...Mbok ya, ada sedikit pemanisnya:) Walau rodo jengkel di hati, tetapi senang karena Tuhan beri suami yang jujur. Tapi bagiku sendiri, itu adalah prestasi. Bisa melakukan sesuatu yang tidak harus menghambur-hamburkan uang makan di luar dan tentunya aku menikmati proses pembuatannya. Dan tuh benarkan....dugaanku benar, abang hanya duduk manis dengan tabletnya menemaniku di dapur:) Walau tidak melakukan kegiatan bersama, tetapi berada di ruangan yang sama. Baiklah....Ha..ha..
Tapi ngomong-ngomong....enak juga lho siomayku (at least menurutku:) Mau coba??

02 Februari 2017

Cerita Dalam Dunia Facebookku

Aku melihat-lihat kembali facebookku dari awal. Ternyata sejak tahun 2009 aku sudah bergabung di facebook:) Luar biasa! Itu berarti sudah 8 tahun yang lalu. Banyak ceritaku dan juga cerita kawan-kawanku di sana. Dan aku dari tadi pagi membacanya! Dari aku melihatnya ada beberapa hal yang kulihat, yaitu:

  1. Apa yang aku tulis ternyata adalah hal-hal yang positif. Waw...jadi tidak menebarkan kebencian yah:)
  2. Hei, ternyata banyak teman yang mengucapkan selamat ulang tahun dan juga Natal kepadaku setiap tahunnya dan hiks...tidak tiap tahun aku merespon ucapan dan sapaan mereka. Teman yang bagaimanakah aku kepada mereka? Mereka peduli kepadaku tetapi aku tidak merespon balik. Even hanya di dunia maya, bukankah seharusnya juga merespon dengan baik sapaan mereka? Maafkan daku teman-temanku....
  3. Ada beberapa tahapan dalam hidupku di cerita facebook itu, yaitu:
  • Aku mengenal facebook saat aku berada di kantor Aquatic Consultant, Jakarta. Waw...banyak cerita di sana. Bagaimana aku sering pulang larut malam karena banyak pekerjaan lembur ketika akan hunting proyek plus nemani ibu bos yang pekerja keras atau bisa dikatakan workholic? Embuh...tapi yang pasti aku berada di sana dan mengingat bagaimana bekerja keras. Tetapi ada hari-hari kami menikmati suasana santai dan kekeluargaan dengan teman-teman kantor. Perayaan ulang tahun bersama baik di kantor maupun di luar kantor. Begitu juga makan siang bersama. Selalu kami makan siang bersama, apakah itu menu makan siang dimasak oleh Eko atau beli di luar atau ibu bos membawa masakan dia. Ada moment mengikuti acara-acara "besar"karena kebetulan pemiliknya adalah orang terpandang di dunia pemerintahan. Aku sempat traveling ke Aceh, Nias, Surabaya, dan Palembang:) Belum lagi dapat bonus yang luar biasa. Ha..ha...Tuhan punya cara untuk memenuhi segala keperluan kami. Dia tidak membiarkan kami hidup dalam kemewahan yang berlebihan, tetapi Dia juga tidak membiarkan kami hidup dalam garis yang membuat kami gigit jari:) Wah...jika ingat masa itu sekarang, maka itu adalah moment yang indah. Hm...siapa aja ya mereka? Ada Ibu Lisa, Ibu Lia, Pak Fauzan, Mbak Ririn, Mila, Mbak Eni, Toro, Desi Purba, Ana, Pak Kasino, Mas Dwipa, Endah, Eko, Pak Tarno. Belum lagi para bapak ibu konsultan yang timbul tenggelam seiring dengan proyek-proyek yang dijalankan. 
  • Selama di Jakarta (Februari 2007-Februari 2012),  kami juga bergabung dengan perkumpulan marga satu ompung Marbun. Sejenak menjadi "inang2" batak:) Menikmati berpakaian cantik ala ibu Batak:) Teringat dulu ketika menghadiri salah satu pemberkatan pernikahan di gereja, kami datang lebih awal dan pas pula memakai baju pengantin dulu....Lha...mosok aku dibilang yang jadi pengantin perempuannya:) Hi..hi...apa karena baju pengantinku yang kupakai ataukah karena aku masih secantik saat aku menjadi pengantin dulu ya?. Ada moment kami berkeliling Jakarta, dari Depok, Tangerang, Bekasi, Senayan, Taman Impian Jaya Ancol dengan motor suzuki biru pinjaman sodara ipar dan juga tentunya bis trans Jakarta. Belum lagi bertumbuh di Gereja Duta Injil. Para hamba Tuhan yang luar biasa.
  • Kemudian aku bekerja di Perkumpulan Migunani. Wah...banyak sudah perjalanan ke berbagai daerah di Indonesia. Aku menyadari betapa berkat Tuhan sungguh luar biasa. Aku bisa melakukan perjalanan ke berbagai daerah di Indonesia dengan tidak mengeluarkan biaya sedikitpun dari kocek sendiri, malahan dibayarin:) Dulu aku ingat, aku sempat berkata dalam hati, "Tuhan, mau dong aku pekerjaan yang bisa membuatku pergi ke berbagai daerah di Indonesia ini". Dia kabulkan melalui Aquatic sebelumnya dan kemudian di Perkumulan Migunani. Yah..aku sudah ke NTB, NTT, Aceh, Papua, Surabaya, Jakarta, Padang. Luar biasa ya....Sekarang aku meminta pada Nya, " Boleh ya Tuhan, aku bepergian ke beberapa negara dengan biaya dari pekerjaan." Hm...serasa tidak mungkin. Tetapi dulu juga rasanya tidak mungkin, tetapi Tuhan beri. Maka permohonan yang satu ini juga, boleh dong diajukan kepada Dia, sang Pemilik kehidupan:)
  • Ada moment pertemanan, persahabatan dan keluarga yang luar biasa. Dukungan dan semangat yang dinyatakan dan semangat yang dialirkan dengan kata-kata yang mereka update. 
Wah...ternyata luar biasa sekali perjalanan hidupku ya. Dalam masa-masa indah itu, ada masa letih, lesu, tak bersemangat, sedih, tak berpengharapan, khawatir, cemas. Semua ada di situ. Tetapi saat itu saja. Sekarang aku melihatnya dengan ucapan syukur untuk setiap tahapan perjalanan itu. Trimakasih atas penyertaanMU yang nyata:)

Resep Ikan Tuna

Ini ada tiga resep dari teman kantor dulu dan dapatnya dari facebooknya:) Berhubung ini menu yang menarik, maka aku tulis deh dalam blog ini. Jika dilihat banyak bahan dan proses pembuatannya, rasanya ribet yah, tetapi mari kita coba karena sepertinya enak deh.

1. Membuat Sup Ikan Tuna Kuah Asam Pedas:
Bahan Utama:

250 gram ikan tuna; 2 lembar daun jeruk, buang tulangnya; 4 buah belimbing wuluh, potong-potong
750 ml air; 1/2 sendok teh air jeruk nipis; 1 1/4 sendok teh garam; 1 cm jahe memarkan
1 lembar daun salam; 1 batang serai, ambil putihnya, memarkan
2 buah tomat hijau, potong-potong
1/2 sendok teh gula pasir
1 batang daun bawang, potong 1 1/2 cm
1 sendok makan minyak untuk menumis

Bumbu yang dihaluskan:

5 butir bawang merah
2 siung bawang putih
1 cm kunyit, bakar
2 butir kemiri, sangrai

Cara Membersihkan Ikan Tuna Sebelum Dimasak:

  • Bersihkan ikan tuna yang sudah anda beli dengan menggunakan air bersih. Cuci bersih ikan tuna dan pastikan jika kotoran atau lendir yang ada pada ikan bisa dibersihkan dengan benar.
  • Kemudian potong tebal ikan setebal 1 1/2 cm atau sesuai dengan potongan yang anda inginkan. 
  • Masukkan ke dalam wadah dengan ukuran sedang dan lumuri ikan dengan air jeruk nipis dan taburan sedikit garam untuk menghilangkan bau amis yang menempel pada ikan. 
  • Lalu setelah itu sisihkan dan diamkan selama kurang lebih 15 menit biarkan jeruk nipis meresap pada ikan.
Cara Membuat Bumbu Sup Ikan Tuna:
  • Panaskan minyak goreng pada wajan atau panci lalu tunggu hingga minyak menjadi panas secara merata. 
  • Setelah minyak panas, silahkan tumis bumbu yang telah dihaluskan bersama dengan serai, daun jeruk, salam dan jahe hingga tericum bau harum yang sedap dan bahan-bahan yang ditumis menjadi lebih layu dan matang secara merata. 
  • Setelah tercium bau harum sekarang, masukkan tomat hijau dan aduk-aduk hingga layu. 
  • Tuangkan air kedalam tumisan bumbu dan didihkan.
  • Lalu masukkan belimbing wuluh. Aduk-aduk belimbing wuluh hingga hampir layu dan biarkan sari asamya meresap bersama dengan kuah sup ikan. 
  • Lalu masukkan ikan tuna yang telah diberikan lumuran perasan jeruk nipis dan air. Aduk-aduk lalu berikan bumbu seperti garam dan gula pasir dan masak hingga ikan menjadi lebih matang secara merata. 
  • Menjelang diangkat, tambahkan daun bawang kedalamnya dan aduk-aduk merata sampai daun bawang yang baru saja dimasukkan menjadi lebih layu agar tidak tercium bau bawang yang menyengat.

2. Ikan Tuna Saus Asam Manis
Bahan Utama:
500 gram Fillet ikan Tuna, potong dadu;  1/2 sendok teh merica bubuk; 1 sendok teh garam; 1 sendok makan perasan air jeruk nipis/ lemon; 6 sendok makan tepung maizena

Bahan Saus:

1 buah wortel ukuran sedang, dipotong korek; 80 gram kacang polong; 1 buah bawang Bombay, ptong memanjang; 3 buah bawang putih, digeprek; 2 cm jahe, dicincang halus; 1 sendok teh garam
1 sendok teh gula pasir; 6 sendok makan saus tomat; 1 sendok teh kecap ikan; 1 buah cabe merah, diris-iris; 1 buah cabe besar hijau, diiris-iris; 1 sendok makan saus sambal pedas (sesuai selera)
150 ml air; 1 sendok makan tepung maizena untuk pengental

Cara Memasak

  • Cuci ikan hingga bersih kemudian lumuri dengan garam dan juga perasan air jeruk serta merica bubuk, lalu aduk hingga rata, diamkan sekitar 15 menit. 
  • Seteleh itu lumuri dengan tepung maizena, aduk hingga merata. 
  • Selanjutnya panaskan minyak goreng lalu masukan ikan hingga matang dan warnanya kecoklatan, angkat lalu tiriskan.
Cara Membuat Saus:
  • Panaskan minyak goreng untuk menumis bawang Bombay dan juga bawang putih hingga harum, lalu tambahkan jahe, lalu sayuran, aduk-aduk hingga rata dan sayur menjadi layu. 
  • Setelah itu tambahkan air, lalu masukan semuan sisa bahan bumbu terkecuali tepung maizena, aduk-aduk hingga rata dan mendidih. 
  • Setelah itu tambahkan tepung maizena yang sudah dicampur dengan air agar mengental, lalu masak hingga mendidih atau meletup-letup. 
  • Simpan ikan pada piring saji lalu siram diatasnya dengan saus hingga rata
3. Sup Ikan Tuna Kuah Pedas
Bahan Utama:

600 Gram ikan tuna; 1/2 lembar daun kunyit; 3 buah tomat, potong-potong; 1 batang serai, ambil putih dan memarkan; 15 tangkai kemangi, ambil daunnya; 1/2 sendok teh gula pasir; 1 1/2 sendok teh garam; 1.000 ml air

Bumbu yang Dihaluskan:
10 buah cabai merah; 1 cm lengkuas; 5 butir kemiri, disangrai; 8 butir bawang merah; 2 cm jahe bakar; 2 cm kunyit, bakar

Cara Mengolah Ikan Tuna Sebelum Diberikan Bumbu:

  • Cuci bersih ikan dengan menggunakan air bersih yang mengalir, lalu pastikan jika kotoran dan lendir yang menempel pada ikan bisa dibersihkan dengan baik. 
  • Potong-potong ikan dengan bentuk dan ukuran yang diinginkan. Hanya saja, jangan memotong ikan terlalu kecil agar sup ikan yang dibuat tidak hancur. 
  • Masukkan ikan kedalam wadah dan lumuri bagian permukaan ikan dengan air perasan jeruk nipis secara merata. Hal ini difungsikan untuk menghilangkan kotoran dan meminimalisir bau amis yang menempel pada ikan sehingga ketika ikan dimasak aromanya akan lezat dan rasanya nikmat. 
  • Lalu diamkan dan sisihkan ikan yang sudah diberikan lumuran jeruk nipis selama kurang lebih 10-15 menit dan biarkan jeruk nipis meresap kedalamnya.
Cara Membuat Bumbu:
  • Setelah ikan dilumuri dengan air jeruk nipis, sekarang siapkan wajan dan masukkan minyak kedalamnya, tunggu hingga minyak menjadi panas dan goreng ikan terlebih dahulu sampai ikan menjadi kecoklatan dan krispi. 
  • Setelah itu angkat dan tiriskan minyaknya sebentar. 
  • Pada wajan lain dengan memanaskan sedikit minyak, masukan semua bahan halus dan tumis hingga bahan tersebut mengeluarkan aroma sedap dan harum yang lezat. 
  • Setelah bumbu tumisan mengeluarkan aroma yang lezat, sekarang tungkan air kedalamnya dan biarkan air mendidih sementara. Lalu setelah itu, masukkan potongan tomat dan biarkan tomat mengeluarkan airnya. 
  • Masukkan ikan tuna yang telah digoreng kedalamnya dan rebus terus hingga air kuah sup ikan tuna menyusut dan masak dengan menggunakan api kecil hingga bumbu meresap pada ikan tuna. 
  • Tuangkan garam dan bumbu-bumbu lain kemudian masak kembali sampai bumbu meresap pada ikan tuna goreng yang sedang direbus.

 
blog template by suckmylolly.com : header image by Vlad Studio