08 Februari 2017

Kelas Berakar, Februari 2017

Welcome!! Kelas Berakar KOMPAK GKI Gejayan sudah dimulai kemarin, Selasa, 7 Februari 2017. Luar biasa, walaupun hujan deras, tetapi peserta yang datang lebih dari 75 persen dari yang mendaftar. Bagiku itu amazing. Seperti yang terlihat dalam foto di bawah ini:)

Luarbiasa ya!! Tugas yang menantang menanti bagi kakak pendamping dalam kelas ini. Ya....menjadi kakak pendamping dalam kelompok merupakan suatu hal yang menantang karena bukan karena kita dituntut untuk lebih pandai dan menguasai materi, tetapi lebih menjadi teman bertumbuh bersama. Akan tetapi kita sebagai kakak pendamping sudah lebih dulu bertumbuh jadi "kudune" kita bisa menjadi teman yang "asyik". Kalau istilah Bu Rimma, kita bisa menjadi murid yang memuridkan orang lain:) Terlalu berat istilahnya ibu Rimma, tetapi secara prinsip dan gamblang memang tugas dan panggilan kita sebagai pengikut Kristus memang menjadi Murid lebih dulu baru memuridkan orang lain.

Jadi pertanyaannya sebelum menjadi kakak pendamping adalah apakah kita sudah menjadi murid sebelumnya? Yup...menurutku aku sudah menjadi murid-Nya dan masih terus berproses untuk menjadi murid-Nya, sampai Dia datang kembali atau kita dipanggilNya lebih dulu. Lha, kalau begitu, mosok murid menjadi memuridkan sih. Kudune tamat dulu menjadi murid donk! Seperti persyaratan sekarang, dosen S2 mengajar mahasiswa S1. Nah itu dia...di sini, kita sebagai kakak pendamping bukanlah orang yang sok tahu dan harus mengajarkan materi a, b, c sampai z:) Tidak...! Kita bukanlah pengajar yang sudah mengetahui segalanya, tetapi kita adalah kakak pendamping yang mau belajar bersama-sama untuk bertumbuh. Kebetulan kami sebagai kakak pendamping bertumbuh lebih dulu di kelas Kompak ini. Maka mari sama-sama kita bertumbuh, menjadi murid dan memuridkan orang lain. Waw....menjadi murid lagi pasti menyenangkan bukan? Bukan menjadi mahasiswa lho:)

So, welcome teman-teman peserta kelas berakar yang baru bergabung. Yakinlah...banyak tantangan yang menarik:) Tetapi komitmen dan kesetiaan diperlukan untuk kita bisa bertumbuh menjadi murid dan memuridkan orang lain. Sama seperti Yesus meminta kita untuk setia dalam perkara-perkara kecil. Dengan setia di kelas Berakar, Bertumbuh, dan Berbuah....teman-teman akan melihat buah yang berlipat kali ganda. Berlipat kali ganda bukan tentang jumlah saja, tetapi karakter yang semakin menyerupai Kristus. Berat? Yup...namanya bertumbuh pasti penuh dengan tantangan. Bandingkan saja dengan pohon di rumah kita. Ada banyak hal yang dialami dalam bertumbuh kan?
Mari...kita berproses bersama dalam pertumbuhan ini.

0 komentar:

 
blog template by suckmylolly.com : header image by Vlad Studio