14 Juli 2017

Wow....Liburan Bersama Sobat Lama: Nasi Uduk....Nasi "Guduk"

Waw….liburan yang menyenangkan yang tak direncanakan. Berawal dari menceritakan kepada sobatku perjalanan ke Hutan Pinus Pengger, eh…malahan menjadi suatu rencana liburan bersama tahun ini. Wow…luar biasa….baiklah…mari kita menyimak perjalanan kami yang sangat menyenangkan. Dalam edisi ini, aku menceritakan “Welcome to Yogyakarta, Ben…”  Tanggal 3 Juli 2017, sore hari, jam 16.30 WIB, kami menjemput Emma dan Ben di Stasiun Kereta Api Tugu. Tepat kami sampai parkir mobil, tepat pula mereka tiba dengan selamat. Capeks….kata Ben…J  Perjalanan yang lumayan menyita waktu dari Stasiun Kereta Api Gambir, Jakarta menuju ke Stasiun Tugu, Yogyakarta.  Karena Lelah, maka kami langsung pulang ke rumah, tidak mampir di Bakmi Pele atau Nasi Uduk Palagan seperti rencana. Ha..ha…dalam liburan ini, banyak rencana yang tidak kesampaian. Hm…sebelum cerita lebih lanjut, kemarin kami berdua sudah membuat beberapa daftar perjalanan wisata dan kuliner, diantaranya daftar wisata: Kali Biru, Kulon Progo; Hutan Pinus Pengger;  Candi Ratu Boko;  Tebing Breksi; Salatiga; Solo; Kaliurang;  Malioboro. Kemudian untuk kuliner: Nasi Uduk Palagan, Kopi Klotok, Kaliurang; Wedang Kampoeng, Bakmi Pele, Soto, Ice Cream, Bakso Klenger.  So…mari kita lihat apa saja yang terealisasi. Ha..ha… Duh…kelamaan nih menulisnya, jadi lupa deh urutannyaJ Ya udah deh…ndak urutan, yang penting setiap momentnya tertuang dalam tulisan blog ini.
Hm…yang pertama, ingin cerita tentang nasi uduk. Ndak dinyana, ternyata Ben baru beberapa waktu ini senang dengan nasi uduk. Nah..kesempatan nih ajak Ben makan Nasi Uduk Palagan, andalan kuliner ajak teman/sodara/keluarga kalau datang berkunjung ke Yogya. Bagiku, Nasi Uduk Palagan, enak…..mak nyus…dan harga masih terjangkau deh…J Sepanjang liburan ini, nasi uduk berubah nama menjadi Nasi Guduk. Hi..hi…itu nama berubah Karena Ben menyebut nasi uduk menjadi nasi guduk….Ah Ben…sense of humor mama mengalir dalam dirimu ya….:) Seperti ponakan yang terkaget-kaget dengan harga di Yogya, maka mama Ben pun terkaget-kaget mendengar biaya kami makan berempat hanya Rp 85.000,- Hi..hi…Yah…pesanannya makanannya ndak heboh banget…jadi harganya miringJ tanpa kehilangan kenikmatan makannyaJ  Dalam moment ini, mari belajar dari Ben….melihat hal sederhana dan membuat itu sesuatu yang lucu. Hidup itu perlu dijalanni dengan tawa dan canda. Jangan serius banget deh….termasuk, jangan serius banget makannya lhoJ

0 komentar:

 
blog template by suckmylolly.com : header image by Vlad Studio