22 Agustus 2017

Retret Kompak GKI Gejayan, 19-20 Agustus 2017

Wow...baru aja selesai pelatihan di hari Jumat, eng..ing...eng....Sabtu dan Minggu sudah beracara dengan Retret Kompak GKI Gejayan, 19-20 Agustus 2017. Rasa penat selama seminggu mengikuti pelatihan terobati dengan keriuhan dan kehangatan teman-teman Kompak, apalagi dipandu dengan MC yang lucu abis, Kak Maria. Asyik...deh...plus...dengan Firman yang dibawakan oleh Bang Tuan Juniar Situmorang, yang panggilan kerennya adalah Bang TJ. Wow....luar biasa sekali. Perlu berpikir untuk mencerna setiap pernyataan Bang TJ. Hi..hi..mungkin karena rasa penat juga yah...tapi beberapa point yang disampaikan oleh Bang TJ adalah bahwa kita ini turut serta dalam rangkaian Kerajaan Allah di muka bumi ini dan kita adalah carang yang hidup karena aliran yang mengalir dari pokoknya. Jangan tambahkan beban rohanimu dengan berbagai disiplin.
Cukup sudah membebani dirimu dengan kuk-kuk rohani tersebut. DIA datang untuk membebaskan kita. So...displin rohani menjadi tidak perlu? Well....bukan itu pertanyaannya, tetapi sejauhmana dalam menjalankan semua disiplin rohani itu kita melakukan bukan karena beban di hati, tetapi dasar dari melakukan semua itu sudah seharusnya kita selangkah lebih maju, yaitu kita melakukan karena kita rindu dan haus untuk selalu bertemu dengan DIA. Gali dan gali lah Alkitab bukan karena disiplin yang mengikat diri tetapi gali dan galilah Alkitab karena kerinduan dan rasa haus untuk bertemu dan mengenal DIA lebih dalam dan lebih dalam lagi. Mak jleb.....dalam banget.....teguran dan sapaan DIA melalui Bang TJ.

Pelatihan PSMP, UC-UGM.

Wow.....mumpung belum lupa momentnya, mari kita tuliskan apa yang teringat dengan moment indah ini. Yup...ini adalah pelatihan untuk PSMP yang dilaksanakan dari hari Senin-Jumat, tanggal 14-18 Agustus 2017 di UC, UGM. Oh iya PSMP itu adalah Perilaku Sosial Masyarakat Petani. Wow....panjang ya. Tapi gampang ingatnya, yaitu SMP, ditambahkan di depannya P. Ha..ha..biasanya aku susah mengingat nama program, tapi yang satu ini easy to remember:) 
Hm...asyik banget dengan pelatihan ini karena pendekatannya lebih banyak kerja kelompok, diskusi dan presentasi, tapi isi materinya bisa dipahami dan diingat dengan baik. Selain karna trainernya, Mbak Putri oke punya, dilihat dari semangat, penguasaan atas materinya, dan banyak hal lainnya. Senang sekali bisa mengenal mbak yang satu ini. Easy going banget...dan welcome banget sama orang baru, serasa sudah kenal lama deh. 
Belum lagi ketemu teman-teman dari Prov. Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat. Wow...menyenangkan bertemu dengan orang-orang baru nan menarik. Jadi ingat sama teman kuliah dulu yang berasal dari Makasar. Keterbukaan menjadi salah satu karakter yang menarik dari teman-teman ini. Tidak sabar rasanya untuk turun ke lapangan dan bertemu lagi dengan mereka. Sayang, nanti hanya ketemu dengan teman-teman dari Provinsi Sulawesi Selatan saja:) So....sampai ketemu di Kab. Luwu, Luwu Utara dan Luwu Timur ya, guys...Mari kita jadikan moment pelatihan bersama kader menjadi moment yang menyenangkan. Bekerja sambil bersenang-senang:) Hm..sepertinya itu motto yang perlu dijalani sekarang. Bekerja smart dan menikmati setiap prosesnya. Yipppeeee.....

10 Agustus 2017

Hati yang Gembira adalah Obat

Trimakasih Tuhan untuk hari ini. Hatiku dipenuhi dengan ucapan syukur. Berawal dari bermain gitar, kemudian mengirimkan video bermain gitar ke sahabatku, menuliskan cerita tentang proses bermain gitar, kemudian ingat dengan sang kakek dan nenek yang luar biasa, kemudian ingat dengan Ahok yang bersinar luar biasa. Dari proses pagi ini, hatiku penuh dengan sukacita dan ucapan syukur. Hati yang gembira adalah obat. Itu benar, Tuhan. Hati yang gembira sesungguhnya adalah ketika menyadari siapa aku di hadapanMu, ketika kemudian aku melihat segala situasi dengan ucapan syukur. Siapakah aku sehingga Engkau menjadikan aku ada sampai saat ini. Siapakah aku sehingga Engkau selalu memberkati hidupku? Siapakah aku sehingga Engkau menghadirkan banyak orang yang mendukung aku? Bapak, mamak, abang, kakak, adik, ponakan, ipar, sahabat, teman, dan suami. Wah...betapa luar biasa perjalanan kehidupanku sampai saat ini ketika aku mengingat semua itu. Tak putus hati mengucap syukur kepadaMu ya, Tuhan. Trimakasih....segala Puji, Hormat, dan Syukur hanya kepadaMu. Kau menjadikan aku ada sampai saat ini. 

Ahok yang Tetap Bersinar

Maaf...fotonya pak Ahok aku ambil dari satu tulisan di salah satu media online, yaitu Seword. Semoga tidak keberatan ya. Jika menulis tanpa ada foto, rasanya gimana gitu..:) Nah..kali ini aku terinspirasi menulis terkait Ahok dan mengkaitkannya dengan pembelajaran/pengingat bagi diriku sendiri. Foto ini diambil dari tulisan "Ahok Dipercaya Administrasi oleh Kepala Rutan Mako Brimob, Yusuf Modern!". 
Isi dari tulisan ini tentang bagaimana Ahok yang berada di penjarapun tetap bisa bersinar. Ahok dalam menjalani hari-hari nya di penjara tidak dengan bersedih, bermuram durja, terlena sebagai korban atas peristiwa yang terjadi. TIDAK...sekali-kali TIDAK. Ahok tetaplah menjadi Ahok yang bersinar. Yah...memang di penjara dia tidak melakukan banyak kegiatan seperti kesibukan dia selama ini. Justru luar biasanya, bagaimana perubahan situasi yang sangat tidak mengenakkan itu berhasil dia lalui. Dia justru menjadikan waktu di dalam penjara untuk banyak hal yang tetap positif. Apa saja hal positifnya? 
Hm...beberapa yang kuingat dari hasil tulisan orang adalah: belajar tulisan mandirin, belajar lebih banyak diam, menuliskan pengalaman hidup dan pikirannya, membaca surat-surat pengagumnya dan membalasnya, mengambil banyak waktu refleksi di hadapan-NYA, disuruh nyangkul....dia kerjakan dengan hati riang, membangun staminanya dengan berolah raga, bahkan Ahok pun mengerjakan tugas-tugas administrasi di dalam rumah tahanan Mako Brimob. Wow....suatu kepercayaan yang luar biasa. 
So...apa pembelajaran dari hidup Ahok di penjara? Penjara tidak membuat dia berdiam, tetapi tetap melakukan bagian yang dapat dia lakukan. Begitu juga dengan hidupku saat ini. Ketika aku merasa semua terlihat samar-samar, bahkan gelap....tapi itu lebih karena dipengaruhi cara berpikirku saja. Bukankah dengan banyaknya waktu, maka aku bisa melakukan banyak hal? Lakukanlah apa yang bisa dilakukan dengan semangat dan kepercayaan. Semangat dan kepercayaan mengalahkan segalanya, mengalahkan segala situasi yang ada. Lihat....bagaimana Ahok dari hidup yang penuh kesibukan dan pelayanan, dia memasuki kehidupan yang "sunyi". Dia menjalani kehidupan "sunyi" itu dengan tetap semangat...dengan cara aktifitas yang berbeda. Aktifitas boleh berbeda, tetapi semangat dan keyakinan itu tetap sama, bahkan bisa jadi lebih dari yang ada sebelumnya. 
Bagaimana dengan diriku, dirimu? Bisakah tetap memiliki semangat dan keyakinan dalam situasi apapun itu? Yuk...lihatlah Ahok...dan ikutilah semangat dan keyakinannya itu!!!

Meraih Impian Bermain Gitar

Wow...ini namanya nekad nih. Publish permainan gitar yang jauh dari sempurna. Ha..ha..tapi aku tidak malu, bahkan bangga sekali dengan diriku. Aku mendadak ingin menulis hal ini dengan suatu video agar jelas terlihat perbedaannya sampai nanti aku mahir bermain gitar. Semoga DIA memberikan usia yang panjang untuk aku semakin mahir dalam bermain musik gitar. 
Nah, pertanyaannya koq mendadak mau mengupload video ini? Awalnya, aku semakin menikmati misua yang semakin rajin latihan gitar. Semakin sering kudengar, semakin aku jadi pengen bisa main gitar. Hm...sebenarnya kami berdua sudah latihan gitar berbulan-bulan. Belajar dari nol, bahkan belajar dari tidak yakin sama sekali menjadi yakin aku pasti bisa. Semua itu berkat kebaikan, ketekunan dan kepercayan dari pelatih gitar kami, yaitu Bang Ricky Nadeak. Di pertemuan pertama, dia bukan mengajari bagaimaan bermain gitar, tetapi justru "berfilosofi" dan meyakinkan kami berdua bahwa kami bisa pandai bermain gitar. Ini bukan masalah bakat, tetapi kemauan dan keyakinan. Kita bisa karena kita percaya. Dia bercerita punya murid yang dari menekan senar gitar aja menjerit karena merasa sakit, tapi sekarang....jangan tanya bagaimana murid manjanya itu sudah mahir bermain gitar. Sang pelatih berhasil meyakinkan aku secara pribadi bahwa aku yang tidak bisa bermain gitar sama sekali (tahunya hanya pegang gitar lho..:) pasti bisa as long as...ada kemauan dan keyakinan. 
Lalu latihan pun dimulai. Dari pertemuan pertama, kedua, ketiga, keempat, dan ke sekian puluh kali.....sekali dalam seminggu, tetapi rasanya kemajuannya lambat. Tetapi semangat dari bang Ricky selalu menginspirasi setiap latihan. Sungguh...aku merasakan bahwa dia sangat mencintai musik dan sangat menikmati mengajari setiap muridnya. Tidak terlihat sedikitpun rasa bosan melihat ketidaktahuan dan juga kemalasan kami. Lha....selama ini latihan hanya dalam ruang kelas doang, setelah sampai rumah lupa deh...:) Tentu sebagai seorang pelatih, dia mengetahui hal itu, tetapi dengan sabar dia mengikuti langkah-langkah kami. Dan akhir-akhir ini misua rajin berlatih dan itu menarik aku juga untuk berlatih. Awalnya aku hanya mengabaikannya, tetapi kemudian lama-lama aku senang mendengar permainan gitarnya yang masih biasa-biasa saja tetapi semakin asyik mendengar perkembangan permainan gitarnya. Dan itu...mendorong aku untuk ambil gitar dan berlatih di rumah secara perlahan-lahan apa yang telah diajarkan oleh bang Ricky. 
Dan pagi ini, aku memberanikan diri mengambil video bermain gitar dengan judul lagu "Si Semut". Lagu sederhana, tetapi untuk bisa jreng..jreng...aku perlu latihan berbulan-bulan bersama bang Ricky. Yang diajarkan bang Ricky tidak langsung bermain lagu, bahkan berfilosofi dulu :) kemudian latihan ini dan itu yang kesannya sangat kecil....(dulu dalam hati berkata, huh...kek gini aja diajarin:) berbulan-bulan...belum sebuah lagupun:) Dengan sabar dia mengajari aku yang tak tahu sama sekali tentang bermain gitar:) 
Nah, pagi ini aku mengirim vidoe bermain musik ke sahabatku sebagai pengingat bahwa aku punya mimpi sejak dulu bahwa aku bisa bermain gitar dan aku ingin meraihnya dengan sisa waktu yang DIA berikan. Untuk apa bersusah-susah latihan lagi? Untuk meraih sebuah mimpi...
Aku ingat seorang kakek dari China yang di usia 40-an dia baru belajar bahasa inggris dan dia berhasil:) dan dia kembali belajar menjadi binaragawan di usia 40-an atau 60-an? dan berhasil, malahan dia menjadi peragawan mendunia. Luar biasakan? Jadi tidak ada yang tidak mungkin dalam meraih impian. Selama masih ada waktu, selama masih ada nafas kehidupan....pergunakanlah untuk dijalani dalam meraih impianmu. Apa impianmu selama ini yang kau rasa tidak yakin kau raih? Hayo...ambil langkah dan lakukanlah. Pasti impianmu akan kau capai. Satu hal lagi, ingat tentang seorang nenek yang sudah diultimatum sakit kanker dan usianya hanya beberapa bulan lagi. Dia tidak berhenti menyesali nasib, bahkan dia ambil keputusan untuk menjalani mimpinya, keliling dunia. Dan dia melakukannya. Hm...sayang nama kedua orang tersebut aku tidak catat. Nanti jika ketemu beritanya, aku update deh tulisan ini, sebagai pengingat bahwa impian itu dapat kita raih dengan kemauan dan keyakinan.

08 Agustus 2017

Masa Muda yang Menggembirakan

Dulu...waktu masih kecil....pengennya cepat remaja, pengennya cepat remaja...pengennya cepat dewasa. Nah...setelah menua begini...pengennya menjadi anak kecil yang nggak mikir apa-apa selain main. Hi..hi...dulu kayaknya asyik main terus sama teman. Nah...ini contoh betapa senangnya masa muda. Masa muda setengah dewasa kali ya..:) Soalnya ini foto adalah Komisi Dewasa Muda di Gereja GKI Gejayan. Sepertinya masa yang menyenangkan. Iyah....menyenangkan koq. Punya teman-teman yang luar biasa, banyak aktifitas positif di masa muda. Tapi....hm...eits...jangan lupa lho, sebenarnya ada juga koq pergumulannya. Masa muda itu menyenangkan, tapi tetap ada ada pergumulan. Hm...jadi ingat apa saja pergumulannya dan semua itu berlalu lho. Percayalah.....semua berlalu..:) Oh ya...di sini aku bertemu dengan teman hidup yang diberikanNYA. Teman hidup yang menemaniku sampai saat ini dalam suka duka perjalanan hidup. Ruar biasa....Thanks you, Lord...!!! Tapi....dia juga teman hidup yang lama kunantikan lho. Saat menanti kehadirannya terasa lama....dan di antara waktu itu ada masa putus asa dan hilang pengharapan. Tapi percayalah Tuhan sudah sediakan yang terbaik pada kita. Hayooo.....siapa yang percaya itu?
Kembali ke satu point tulisan sebelum ini untuk tidak lupa menjalani hidup saat ini dan di sini, jangan terlalu fokus pada masa depan dengan dilingkupi kekhawatiran. Nah..ini salah satu kenangan di masa lalu, mengingatkan bahwa semua berjalan baik sampai sekarang. Saat sekarang mengingatnya, bukankah masa-masa itu indah, walaupun ada pergumulan tetapi indah terasa saat mengenangnya. Hm...satu peringatan lagi nih agar bersukacita selalu. Jadi benarlah ya Firman Tuhan mengatakan bahwa "Bersukacitalah Senantiasa". Hm..dari ayat mana ya? Lupa deh...tetapi aku ingat kata-kata itu, "Bersukacitalah Senantiasa" So...mari bersukacita ya....

Hidup Saat Sekarang dan Di Sini

Ini ada kata-kata yang bagus banget buatku pagi ini. Salah satu teman FB menuliskan kalimat singkat ini tapi menjadi peringatan padaku. "Too much thoughts, focus and worries about future.. will make us forget to live our life now". Yep...beberapa waktu terakhir ini, aku fokus pada masa depan, sehingga aku menjadi khawatir, lupa untuk menjalani hidup saat ini, lupa bagaimana mensyukuri hidup yang ada selama ini, lupa siapa yang berotoritas dalam hidupku, lupa bagaimana melihat seisi rumah, lingkungan tempat tinggal, teman-teman, keluarga yang mendatangkan sukacita. Hidup dengan menghirup udara alam pedesaan yang segar, pemandangan yang indah dan hijau, tempat tinggal yang sangat nyaman, suami yang selalu hadir mendukung dan menghibur, sahabat yang luar biasa, teman-teman yang menghibur, sodara yang saling memperhatikan. Semua itu seakan terlupakan karena terlalu fokus pada masa depan yang disertai kekhawatiran, bukan disertai rasa percaya pada otoritas DIA. Hm...luar biasa ya..fokus masa depan itu menghilangkan sukacita dalam menjalani hari-hari saat ini dan di sini. Jadi jangan tunggu berlama-lama lagi...pikirkan masa depan, tetapi jangan lupa untuk menjalani hari ini dan di sini dengan penuh ucapan syukur. 
Mari minum segelas juice buah yang menyegarkan pagi hari ini. Lihatlah...bukankah luar biasa, masih bisa minum juice buah yang segar setiap hari, sementara orang lain sarapan aja belum tentu bisa. Dengarlah kicauan burung yang bernyanyi...bukankah luar biasa indahnya? Tidak setiap orang mendapat kesempatan mendengarkan kicauan burung setiap pagi. Lihatlah betapa hijaunya pemandangan sawah di samping rumah. Bukankah luar biasa? Tidak setiap orang mendapat kesempatan melihat hijaunya alam sekitar. Jadi...jangan lupa untuk menikmati hari ini dan di sini. Thanks kakak...untuk statusmu di FB yang mengingatkan aku untuk hidup saat ini dan di sini.

04 Agustus 2017

Perjamuan Kasih by Kompak

Wow...ini foto sudah tahun tiga tahun lalu. Sekarang sudah tahun 2017, jadi kalau dikurangi 3 tahun, menjadi tahun 2014 ya. Hm...tidak terasa waktu berlalu. Benaran....waktu itu seperti bunga yang mekar di pagi hari dan layu sebelum matahari terbenam. Cepat sekali...Dulu ketika muda aku tidak mempercayai itu, makanya serasa masih muda terus...:) 
Ini adalah kegiatan pengucapan syukur atas dibabtisnya Gladyzt dan Dewi. Dua teman yang mengambil keputusan untuk menerima Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat pribadinya. Bersyukur menyambut keluarga baru dalam komunitas Kompak ini. Sebagai ucapan syukur bersama, masing-masing kami membawa makanan, istilah kerenya perjamuan kasih. Iyah...memang perjamuan kasih karena kita masing-masing membawa sesuatu sebagai ungkapan syukur bersama. Jadi yang punya acara juga tidak berat bukan? Malahan makanan dan minuman berlebih, bisa bawa pulang lagi. Ha..ha..Nih...lihat begitu banyak jenis dan porsi makanannya. Jika melihat ini lagi, jadi laper deh....
Sayang, sekarang kami tidak tahu kabar dari Gladyzt dan Dewi. Dimanakah kalian berdua? Semoga terus bertumbuh dan sehat dan sukacita selalu ya.

01 Agustus 2017

Kasih Sayang Emak yang Besar

Nah ini dia mamak tersayang yang sedang memasak ikan mas arsik yang akan dibawa untuk acara syukuran menantu pertamanya yang telah selesai menunaikan pelayanannya sebagai hamba Tuhan di Gereja HKBP sampai batas umur yang ada. Trimakasih mamakku yang cantik dan baik hati. Tak pernah lepas pernyataan kasih sayangmu pada anak, menantu dan cucu mu. Entah bagaimana kami membalas kasih sayangmu yang besar. Bersyukurlah kami memilikimu sebagai mamak dalam hidup kami. Hiks...air mata mau menetes membayangkan dirimu, mak. Engkau sungguh mamak yang luar biasa. Aku merindukanmu...!!
Hari ini, Selasa, 1 Agustus 2017, mamak, bapak dan kak Eldi berangkat menuju si borong-borong, ke rumah kakak pertama yang cantik dan luar biasa. Sehat-sehat di jalan ya, mak...Kiranya Tuhan melindungi perjalanan kalian dan kita ketemu di minggu ketiga Agustus ya, mak...Aku sudah kangen pada mamak dan bapak, juga kangen sama masakan mamak yang tiada duanya. Arsiknya....terutama naniuranya. Hm....membayangkannya saja sudah tarhirim aku sama masakan mamak:) Tubuhmu yang semakin menua tidak mengurangi semangat mamak memasak ikan mas yang enak untuk menantu pertama mamak itu ya. Bersyukur untuk karunia yang diberikan Tuhan dalam keluarga kita, satu menantu mamak sudah menyelesaikan tugasnya sebagai hambaNya di gereja HKBP. Tapi kita percaya ya, mak...menantu mamak yang satu ini pasti akan terus melayani dimana dan kapan saja:) Sampaikan salamku kepada abang pertama yang baik itu ya, mak...

Kerjasama Team bersama 3i-Networks

Kak Peter in action dalam arisan ibu-ibu RT dari salah satu mitra Menabung Cerdas. Luar biasa semangat dari mitra dan leader kami yang cakep.
Leader yang satu ini mengambil keputusan seperti teman sekamarnya di Jakarta dulu untuk totalitas dalam Menabung Cerdas. Dua tahun yang lalu, temannya sudah mendahului bahkan sudah menawarkan kepadanya, tetapi dia tidak mau dan akhirnya temannya jalan terus dengan usaha Menabung Cerdas. Dengan jarak dua tahun lebih, pada akhirnya dia menyesal kenapa tidak  sejak awal. Nasi sudah jadi bubur, tetapi hal itu tidak menghalanginya untuk mengambil keputusan Januari 2017 yang lalu untuk Menabung Cerdas. Akhirnya saat ini dia dapat menuai manisnya buah  dan bekerja smart dalam menjalankan bisnisnya.Totalitasnya terlihat ketika dia mengambil keputusan untuk resign dari pekerjaanya sebagai dosen dan kemudian bagaimana setiap waktu dia membantu mitra dalam memperkenalkan Menabung Cerdas dan usaha bisnisnya ini. Luar biasa!
Salah satu bantuann yang dia berikan adalah presentasi tentang  kepada para ibu dalam arisan RW dari salah satu mitra dan mitraku. Trimakasih Kak Peter....Semangat terus Menabung dan mengajak orang menabung karena ketika orang mau menabung untuk masa depannya itu adalah suatu kebaikan. Jangan kayak aku yang telat banget belajar menabung untuk menyiapkan masa depan yang baik. Tapi seperti pengalaman Kak Peter....terlambat bukan berarti tidak bisa sama sekali. Mari...semangat menabung dan mengajak orang menabung untuk kebaikan bersama dan masa depan yang baik.

 
blog template by suckmylolly.com : header image by Vlad Studio